Proyeksi Bullish Emas Ketika Volatilitas Pasar Sedang Rendah

286750

Proyeksi emas jelang penutupan akhir tahun ini masih sangat bullish. Akan tetapi, mampukah emas bergerak lebih tinggi lagi di tengah rendahnya volatilitas pasar?

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Good morning to all fellow traders! Dan tak lupa juga, Merry Christmas saya ucapkan kepada seluruh trader yang sedang mempersiapkan dan merayakan Natal. Semoga Tuhan memberkati kita semua, dan tentu juga memberkati akun trading kita semua.

Pagi ini, kita melihat emas dibuka sedikit lebih tinggi dibandingkan penutupan akhir pekan lalu (Jumat, 21 Desember). Emas masih dalam koridor bullish meski ditutup melemah sebesar 0.9% pada perdagangan kemarin. Logam kuning ini sedikit terkoreksi akibat aksi profit-taking. Selain itu, pasar juga masih dalam kekhawatiran akibat Government Shutdown AS.

Traders, bias bullish emas jelang akhir tahun terlihat masih sangat kuat. Harga terlihat masih diperdagangkan di atas SMA 200, baik di time frameDaily maupun H4. Namun jika dilihat pada time frame H4, tampak bahwa bias bullish emas sedang tertahan pada zona resisten yang berada pada area 1261.08 hingga 1269.40.

Harga yang sedang berjalan saat ini terlihat sedang berusaha memasuki zona resisten tersebut. Proyeksi pergerakan bullish emas diperkirakan akan berlanjut jika dapat menembus resisten 1269.40. Namun jika gagal, dan emas justru diperdagangkan di bawah level 1261.08, maka logam kuning ini akan membuka jalur pergerakan korektif.

Selain itu, volatilitas pasar yang rendah bisa menjadi penghalang untuk kenaikan emas. Para pelaku pasar yang sedang mempersiapkan diri untuk libur panjang akhir tahun, tentu akan berpengaruh terhadap pergerakan pasar. Kedua hal tersebut diperkirakan akan menjadi penghambat untuk emas. Maka dari itu, proyeksi bullish emas agaknya akan sedikit melambat.


XAUUSD Daily

 

Analisa Dan Rekomendasi

Coba perhatikan level-level pada chart H4 berikut ini traders. Harga emas mengakhiri sesi perdagangan Jumat (21 Desember) kemarin dengan berada di sekitar level 1256.


XAUUSD H4

 

Berikut ini adalah beberapa skenario trading yang dapat digunakan sebagai acuan trading:

  1. Skenario kali ini akan mencoba membuka posisi BUY. Level acuan untuk entry poin berada di level 1269.40. Dengan kata lain, Anda dapat membuka order Buy sesaat setelah harga berhasil menembus dan bergerak di atas level tersebut. Stop Loss dapat diletakkan di level 1261.08, dan Take Profit diletakkan di level 1285.08.
  2. Traders, waspadai jika level 1261.08 tersebut tembus! Jika level ini dapat dilalui sehingga menggagalkan skenario di atas, maka peluang SELL dapat dibuka. Peluang entry Sell hanya dapat dibuka jika harga berhasil menembus ke bawah level 1261.08 dan stabil ditutup di bawahnya. Stop Loss dapat diletakkan pada swing high terdekat, sedangkan Take Profit ada pada level 1243.70


Selalu ingat dan pahami risiko serta money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

  • R3: 1285.08
  • R2: 1269.40
  • R1: 1261.08
  • Pivot: 1256.28
  • S1: 1250.06
  • S2: 1243.70
  • S3: 1238.76

 


*Penulis merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.


Bunali
Pak, saya pengen tau caranya OP yang benar
Erik Tri Cahyo
Untuk Bunali,

Membuka posisi trading yang baik tentu didasari oleh sistem atau strategi trading yang baik pula. Sistem atau strategi trading meliputi bagaimana cara menganalisa market secara teknikal (seperti penggunaan indikator teknikal, pembacaan price action, level-level support/resisten), setup entry/exit (seperti entry/exit berdasarkan cross MA atau divergensi, bedasarkan sinyal indikator teknikal, atau bahkan entry/exit berdasarkan price action), dan juga mengatur money management seperti penentuan TP atau SL berdasarkan risk:reward yang ditetapkan. Lalu bagaimana memilih dan membangun sistem atau strategi trading?

Anda dapat membangun dan mengembangkan sistem strategi trading mulai dari mencoba menganalisa market terlebih dahulu. Menganalisa market dapat menggunakan berbagai macam indikator teknikal yang tersedia. Namun yang terpenting, apapun indikator teknikal yang Anda gunakan, Anda harus mengetahui: 1. Keberadaan ada atau tidaknya tren saat ini, 2. Momentum entry/exit, 3. Range pergerakan harga (seperti zona support/resisten, zona overbought atau oversold). Dari ketiga kriteria tersebut, indikator yang umum digunakan adalah Moving Average (MA), ADX, MACD, Stochastic Oscillator atau RSI.

Setelah Anda dapat menganalisa market, selanjutnya Anda dapat mencoba trading dengan eksekusi buy atau sell berdasarkan sinyal dari indikator yang Anda gunakan. Tahap terakhir adalah pengaturan money management. Tentukan besaran risk:reward yang Anda harapkan untuk setiap posisi yang Anda buka. Hal ini sangat berpengaruh terhadap progress kemajuan akun trading Anda.

Uji sistem trading Anda pada akun demo terlebih dahulu. Dengan begitu Anda dapat mengetahui layak atau tidaknya sebuah sistem/strategi yang Anda gunakan. Sistem yang baik, adalah yang dapat menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka waktu tertentu. Namun, jika Anda belum dapat menghasilkan profit yang konsisten, alangkah baiknya Anda evaluasi kembali strategi trading Anda.

Semua hal tersebut jika diringkas, akan menjadi sebuah trading plan. Trading plan itulah yang menjadi landasan atau alasan trader untuk membuka posisi.

Semoga bisa membantu,

Terima Kasih.