Advertisement

iklan

Rejection Di MA-5 Low, NZD/USD Menguat Lebih Jauh?

Penulis

+ -

Peluang Dolar AS didasarkan pada pasangan mata uang NZD/USD, dengan mengaplikasikan analisa Multi Time Frame BBMA OA serta Supply And Demand.

iklan

iklan

Analisa Time Frame 1-Hari: Rejection Di MA-5 Isyarat Kenaikan

Jika diamati dari time frame 1-harinya, harga pasangan mata uang NZD/USD sedang berada dalam tren turun. Hal tersebut dapat dilihat dari Death Cross antara Mid BB dan EMA-50 yang terjadi sejak akhir Juni lalu. Posisi harga saat ini berada pada bagian atas kedua garis dan baru saja membentuk Momentum Buy di Top BB time frame 1-harinya.

Kenaikan terjadi pasca terbentuknya Extrem Buy di Low BB. Jika dilihat dari urutan terjadinya Setup, maka harga kemungkinan besar akan turun terlebih dahulu ke Low BB untuk membentuk Setup Market Hilang Volume sebelum melanjutkan kenaikannya.

Di sisi lain, harga juga bisa saja turun terlebih dahulu untuk membentuk Setup Reentry Buy di sekitar MA-5/10 Low atau Mid BBnya. Peluang kali ini akan membahas kemungkinan kedua yaitu terbentuknya Reentry Buy di sekitar MA-5/10 Low time frame 1-hari. Hal ini diputuskan pasca terbentuknya Candlestick Doji tepat pada MA-5 Low. Untuk validasi dari Setup Reentry Buy, pada time frame 4-jam seharusnya terbentuk Extrem Buy di Low BB dan Setup Lengkap di time frame 1-jam.

nu-12-sept-2021-daily

Diamati dari sisi analisa Supply And Demand, peluang terbaik yang bisa didapatkan pada time frame 1-hari adalah menunggu harga Retest ke zona Demand Fresh yang terbentuk saat kenaikan harga. Zona Demand tersebut berhasil menelan 2 buah zona Supply harian dan membawa harga hingga ke posisinya saat ini. Peluang pada zona ini sesuai dengan skenario bahwa harga akan turun terlebih dahulu untuk membentuk Setup Market Hilang Volume di sekitar Low BB time frame 1-harinya.

 

Analisa Time Frame 4-Jam: Reentry Buy Pasca Momentum Di Setup Lengkap

Di time frame 4-jam, NZD/USD sedang berada dalam tren naik. Hal tersebut dapat dilihat dari Golden Cross antara Mid BB dan EMA-50 yang terjadi sejak akhir Agustus lalu. Posisi harga juga masih berada pada bagian atas kedua garis yang menandakan bahwa pergerakan jangka pendek masih dikuasai oleh Buyer.

Menengok dari peluang yang tercipta di time frame 1-hari, Doji pada Rejection harga di sekitar MA-5 Low time frame 1-hari telah tervalidasi dengan terbentuknya Extrem Buy di sekitar Low BB time frame 4-jam. Extrem tersebut juga berhasil membawa harga membentuk Setup Lengkap BBMA OA yang diikuti dengan MHV, Candlestick Arah Kukuh, Reentry CSAK, serta Momentum Buy di Top BB.

Harga saat ini sedang kembali turun ke MA-5/10 Low dan Mid BB pasca terbentuknya Extrem Sell pasca Momentum. Jika dilihat dari kondisi Setup Lengkap, maka harga berpeluang naik kembali untuk meneruskan Momentum Buy atau justru membentuk MHV dan kembali turun. Dalam hal ini, peluang penerusan kenaikan akan dimanfaatkan. Jika Reentry Buy valid, maka setidaknya akan terbentuk Extrem Buy di Low BB time frame 1-jam.

nu-12-sept-2021-h4

Peluang berlanjutnya kenaikan pada analisa BBMA OA juga didukung oleh analisa Supply And Demand. Di sekitar Mid BB dan EMA-50 time frame 4-jam saat ini terdapat zona Demand yang terbentuk saat Momentum Buy beberapa hari silam. Harga diperkirakan akan turun hingga ke zona tersebut sebelum mencoba kembali naik dan membentuk Setup Reentry Buy ataupun MHV-nya.

 

Saran Pembukaan Posisi

Sinyal: Buy

Dari hasil analisa beberapa time frame di atas, maka diputuskan untuk fokus mencari posisi Buy pada pasangan mata uang NZD/USD.

 

Entry: 0.71050

Entry pada analisa kali ini akan ditempatkan di batas atas zona Demand time frame 1-jam pada level 0.71050. Zona ini dipilih karena letaknyadi sekitar Low BB yang menjadi tempat strategis menunggu pembalikan harga. Bagi Anda yang tidak suka memasang Pending Order, maka bisa menunggu terbentuknya Extrem Buy di Low BB time frame 1-jam. Extrem ini juga berperan sebagai validasi peluang Reentry Buy yang terbentuk di time frame 4-jam.

nu-12-sept-2021-open

 

Stop Loss: 0.70850

Stop Loss pada analisa kali ini akan ditempatkan di batas bawah zona Demand time frame 1-jam. Dengan jarak sekitar 20 pips, Stop Loss akan ditempatkan pada level 0.70850. Apabila tidak suka memasang Stop Loss, Anda bisa menutup posisi jika terbentuk Momentum Sell di sekitar Low BB time frame 1-jam.

 

Take Profit: 0.71650

Dengan perbandingan Risk:Reward 1:3, maka jarak Take Profit akan diletakkan sejauh 3x jarak Stop Loss. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, Take Profit bisa ditempatkan pada level 0.71650 dengan jarak sekitar 60 pips dari Entry.

Perkiraan Waktu Trading: 1-2 Hari.

 


DI SCLAIMER ON:

Dalam analisa ini, segala keuntungan dan kerugian menjadi bagian dari risiko trading pribadi. Saya sebagai penulis tidak berhak menerima sedikitpun profit dari Anda maupun bertanggung jawab atas loss yang terjadi. Untuk itu, disarankan selalu menggunakan perhitungan Money Management yang baik dan ketat.

Saya sendiri hanya menggunakan sekitar 3-5% ekuitas akun untuk setiap posisi. Anda juga dapat menggunakan kalkulator MM untuk mempermudah perhitungan lot. Jangan lupa untuk memindahkan SL ke Breakeven Point untuk menghilangkan segala jenis risiko kehilangan modal yang mungkin terjadi.

Analisa ini utamanya disusun berdasarkan sistem trading dan indikator BBMA OA yang dipadukan dengan pengerahuan Supply And Demand. Jika Anda merasa kesulitan memahami materi yang disampaikan karena istilah-istilah yang asing, pertimbangkanlah untuk membaca artikel:

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Muhammad Nuzul
296394
Penulis

Meski berlatar belakang jurusan Biomedical Engineering, Muhammad Nuzul sudah menjadi trader forex sejak tahun 2013. Dengan dasar tekniknya, penulis ahli dalam membuat indikator dan Expert Advisor Metatrader. Hobi membaca dan menulis sejak kecil dan mulai aktif menulis di Seputarforex karena ingin membagikan pengetahuan selama menjadi trader.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini