Rekap 14-18 Nopember 2016: Data Fundamental Penting Pasca Kemenangan Trump

276171

Data dan peristiwa penting minggu ini diantaranya CPI AS, Inggris dan Canada, Retail Sales AS dan Inggris, testimoni ketua The Fed, GDP Jepang, Jerman dan Eurozone, indeks ZEW Jerman.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Selama dua minggu berturut-turut greenback terdepresiasi akibat ketidak pastian hasil pilpres AS, dan setelah ada kepastian siapa pemenangnya, greenback kembali menguat terhadap semua mata uang utama minggu lalu kecuali versus Pound Sterling. Isu kenaikan suku bunga The Fed bulan depan kembali merebak dan akan mendominasi pasar minggu ini seiring dengan data pendukung utama yang akan dirilis yaitu inflasi ditingkat konsumen (CPI), inflasi ditingkat produsen (PPI) dan penjualan retail AS bulan Oktober 2016.

Pengusaha real estate dan bintang televisi Donald Trump yang mengedepankan nasionalisme, patriotisme dan proteksionisme lebih dipercaya oleh sebagian besar warga negara AS, terutama kelas pekerja kulit putih yang secara tradisional seharusnya menjadi pendukung partai Demokrat. Rencana dan janji Trump untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan untuk warga negara AS dianggap lebih realistis untuk kondisi saat ini daripada kecam-mengecam email pribadi seseorang.

Seperti diketahui, selama kepemimpinan presiden Obama pertumbuhan ekonomi AS hanya dibawah 3%, terendah sejak masa depresi 1929-1933, dan sebagian besar pekerja di Silicon Valley adalah imigran. Mungkin mereka lebih kompeten dan lebih murah, tetapi dianggap telah merebut lahan pekerjaan warga negara AS.

                                                  Rekap 14-18 Nopember 2016: Data

Donald Trump dan Ronald Reagan
Slogan kampanye Trump ‘make America great again’ persis sama dengan slogan kampanye bintang film cowboy dan gubernur California Ronald Reagan ketika berhadapan dengan presiden incumbent dari partai Demokrat Jimmy Carter pada tahun 1980. Saat itu perekonomian AS juga sedang morat-marit yang ditandai dengan inflasi dan angka pengangguran yang tinggi, ditambah dengan kekecewaan rakyat AS akibat gagalnya Carter membebaskan puluhan diplomat AS yang disandera di kedutaan AS di Teheran, Iran.

Sejarah mencatat Ronald Reagan dengan ‘Reaganomics’-nya yang mengedepankan pemotongan pajak, pemotongan anggaran belanja pemerintah, kebijakan moneter yang anti inflasi dan deregulasi telah membuat perekonomian AS kembali booming. Akankah Donald Trump membuat ekonomi AS kembali berjaya?

Rekap 14-18 Nopember 2016: Data


Investor memperkirakan agenda ekonomi Trump dengan pemotongan pajak, penciptaan lapangan kerja dan pengembalian asset-asset AS dari luar negeri akan memacu pertumbuhan dan menaikkan inflasi di tahun depan, sementara perang dagang dengan China yang dikhawatirkan akan terjadi bisa dicari solusinya dengan cara negosiasi. Disamping data inflasi dan penjualan retail AS yang akan menjadi fokus minggu ini, pasar juga akan memperhatikan inflasi dan penjualan retail Inggris.

Data dan peristiwa penting lainnya adalah testimoni ketua The Fed Janet Yellen, GDP Jepang, Jerman dan Eurozone, dengar pendapat laporan inflasi di Inggris, indeks ZEW Jerman, tenaga kerja Inggris dan Australia, CPI Canada, Industrial Production China, data perumahan AS, Jobless Claims AS, pidato presiden ECB, gubernur RBA dan anggota FOMC James Bullard dan Esther George.

Senin, 14 Nopember 2016:
Jam 06:50 WIB
: data Preliminary Gross Domestic Product (GDP) Jepang kwartal ke 3 tahun 2016
Jam 09:00 WIB: data Industrial Production China bulan Oktober 2016
Jam 15:15 WIB: data Producer Price Index (PPI) Swiss bulan Oktober 2016
Jam 17:00 WIB: data Industrial Production kawasan Euro bulan September 2016
Jam 22:00 WIB: pidato presiden ECB Mario Draghi

Selasa, 15 Nopember 2016:
Jam 04:45 WIB
: data Retail Sales Selandia Baru kwartal ke 3 tahun 2016
Jam 07:30 WIB: notulen meeting RBA
Jam 14:00 WIB: data Preliminary GDP Jerman kwartal ke 3 tahun 2016
Jam 15:15 WIB: pidato gubernur RBA Philip Lowe
Jam 16:30 WIB: data CPI dan PPI Inggris bulan Oktober 2016
Jam 17:00 WIB: dengar pendapat laporan inflasi di Inggris
Jam 17:00 WIB
: data Flash GDP kawasan Euro kwartal ke 3 tahun 2016 (second estimate)
Jam 17:00 WIB: indeks ZEW Economic Sentiment Jerman dan kawasan Euro bulan Nopember 2016
Jam 16:00 WIB: data neraca perdagangan kawasan Euro bulan September 2016
Jam 20:30 WIB: data Retail Sales AS bulan Oktober 2016
Waktu tentative: indeks harga Global Dairy Trade (GDT) (Berdampak tinggi pada NZD)

Rabu, 16 Nopember 2016:
Jam 15:00 WIB
: pidato anggota FOMC James Bullard
Jam 16:30 WIB: indeks upah rata-rata di Inggris bulan September 2016 (3m/y)
Jam 16:30 WIB
: data Jobless Claims Inggris bulan Oktober 2016
Jam 16:30 WIB: data tingkat pengangguran di Inggris bulan September 2016
Jam 20:30 WIB: data PPI AS bulan Oktober 2016
Jam 20:30 WIB: data Manufacturing Sales Canada bulan September 2016
Jam 21:15 WIB: data Industrial Production AS bulan Oktober 2016
Jam 22:30 WIB: data persediaan minyak mentah untuk industri di AS per 11 Nopember 2016

Kamis, 17 Nopember 2016:
Jam 07:30 WIB
: data Employment Change dan tingkat pengangguran Australia bulan September 2016
Jam 16:30 WIB: data Retail Sales Inggris bulan Oktober 2016
Jam 17:00 WIB: data Consumer Price Index (CPI) kawasan Euro bulan Oktober 2016 (Final)
Jam 19:30 WIB: notulen meeting ECB
Jam 20:30 WIB: data CPI AS bulan Oktober 2016
Jam 20:30 WIB: data Building Permits dan Housing Starts di AS bulan Oktober 2016
Jam 20:30 WIB
: data Jobless Claims AS per 11 Nopember 2016
Jam 22:00 WIB: testimoni ketua The Fed Janet Yellen di Washington DC

Jum’at, 18 Nopember 2016:
Jam 15:00 WIB
: pidato presiden ECB Mario Draghi
Jam 16:00 WIB: data Current Account kawasan Euro bulan September 2016
Jam 17:30 WIB: pidato presiden Bundesbank Jerman Jens Weidmann
Jam 17:30 WIB
: pidato anggota FOMC James Bullard
Jam 20:30 WIB: data CPI Canada bulan Oktober 2016
Jam 21:30 WIB
: pidato anggota FOMC Esther George


Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 74.58 74.58 0
AUD/USD 0.6838 0.6838 -3
EUR/CHF 1.0905 1.0905 -27
EUR/USD 1.1011 1.1011 2
GBP/JPY 139.96 139.96 -7
GBP/USD 1.2833 1.2833 -11
NZD/USD 0.6396 0.6396 67
USD/CAD 1.3263 1.3263 26
USD/CHF 0.9904 0.9904 -27
USD/JPY 109.07 109.07 4
13 Nov 15:10