Rekap 21-25 Mei 2018: Notulen FOMC Dan ECB, Inflasi Inggris, Pidato Powell

Data dan peristiwa penting minggu ini: notulen FOMC dan ECB, CPI, GDP dan Retail Sales Inggris, pidato Powell, Carney dan Lowe, Durable Goods Orders AS, Retail Sales, dsb.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

US Dollar tampak terus menguat sejak Jerome Powell menjabat sebagai ketua The Fed. Minggu lalu, Greenback ditutup menguat versus semua mata uang utama kecuali CHF. Penguatan terbesar terjadi terhadap EUR, safe haven JPY, dan emas. Investor melepas aset safe haven setelah imbal hasil obligasi (yield bond) pemerintah AS untuk jangka waktu 10 tahun mencapai 3.061%, tertinggi dalam 7 tahun terakhir.

Naiknya yield tersebut disebabkan oleh ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang bisa lebih agresif, setelah data penjualan retail bulan April menunjukkan kenaikan moderat dan masih di angka positif. Sementara itu, pelemahan EUR diperparah oleh ketidakpastian politik di Italia yang bisa mempengaruhi recovery ekonomi kawasan.


Rekap 21-25 Mei 2018: Notulen FOMC Dan

 

 

Secara teknikal, minggu ini US Dollar diperkirakan mengalami koreksi. Dari indikator, tampak beberapa mata uang yang berpasangan dengan USD (termasuk Rupiah) mengalami divergensi penguatan. Ini menunjukkan nilai tukar USD yang telah Overbought atau memasuki area jenuh beli. Namun dalam jangka menengah-panjang, USD masih cenderung menguat.

Fokus pasar minggu ini adalah notulen meeting untuk FOMC tanggal 2-3 Mei lalu, dan inflasi di Inggris bulan April. Pada pertemuan terakhirnya, FOMC tidak mengubah suku bunga. Ada kalimat dalam statement yang penting dicermati seperti target inflasi simetris, yang menimbulkan spekulasi The Fed akan mentolerir inflasi di atas target setelah sekian lama mengalami inflasi yang rendah. Fokus pelaku pasar adalah kepastian kenaikan suku bunga bulan depan dan prospek kenaikan berikutnya. Jika mayoritas anggota komite mengisyaratkan kenaikan lebih dari 3 kali dalam tahun ini, maka USD akan cenderung menguat.

Dari Inggris akan ada rilis data inflasi (CPI dan PPI) bulan April, juga dengar pendapat laporan inflasi antara gubernur BoE dan para anggota MPC. Kedua event ini bisa berdampak pada keputusan rapat bulan depan, mengingat CPI y/y bulan Maret lalu hanya naik 2.5%, terendah dalam setahun terakhir.

Data dan peristiwa penting lainnya adalah pidato ketua The Fed Jerome Powell dan gubernur BoE Mark Carney dalam panel diskusi di Swedia, notulen rapat ECB bulan lalu, Retail Sales dan GDP Inggris, Durable Goods Orders AS, Retail Sales dan perdagangan Selandia Baru, serta pidato gubernur RBA dan anggota FOMC.

 

Senin, 21 Mei 2018:

  • Hari libur bank-bank di Swiss, Perancis dan Jerman (Whit Monday).
  • Hari libur bank-bank di Kanada (Victoria Day).
  • Pertemuan OPEC
  • Jam 05:45 WIB: data Retail Sales Selandia Baru kuartal pertama tahun 2018.
  • Jam 06:50 WIB: data neraca perdagangan Jepang bulan April 2018
  • Jam 22:30 WIB: pidato anggota FOMC Raphael Bostic.

 

Selasa, 22 Mei 2018:

  • Jam 15:15 WIB: pidato anggota MPC BoE Gertjan Vlieghe.
  • Jam 15:30 WIB: data Public Sector Net Borrowing Inggris bulan April 2018.
  • Jam 16:00 WIB: dengar pendapat laporan inflasi di Inggris.
  • Jam 21:00 WIB: indeks Richmond Manufacturing AS bulan Mei 2018.

 

Rabu, 23 Mei 2018:

  • Jam 08:30 WIB: data Construction Output di Australia kuartal pertama tahun 2018.
  • Jam 14:30 WIB: indeks Flash Manufacturing PMI dan Flash Services PMI Jerman bulan Mei 2018.
  • Jam 15:00 WIB: indeks Flash Manufacturing PMI dan Flash Services PMI kawasan Euro bulan Mei 2018.
  • Jam 15:00 WIB: pidato gubernur RBA Philip Lowe.
  • Jam 15:30 WIB: data Consumer Price Index (CPI) dan Producer Price Index (PPI) Inggris bulan April 2018.
  • Jam 21:00 WIB: indeks kepercayaan konsumen kawasan Euro versi Eurostat bulan Mei 2018.
  • Jam 21:00 WIB: data New Home Sales AS bulan April 2018.
  • Jam 21:30 WIB: data persediaan minyak untuk industri di AS per 18 Mei 2018.

 

Kamis, 24 Mei 2018:

  • Eurogroup Meetings.
  • Jam 01:00 WIB: notulen rapat FOMC tanggal 2-3 Mei 2018.
  • Jam 05:45 WIB: data neraca perdagangan Selandia Baru bulan April 2018.
  • Jam 15:00 WIB: pidato gubernur BoE Mark Carney.
  • Jam 15:15 WIB: pidato anggota FOMC William Dudley.
  • Jam 15:30 WIB: data Retail Sales Inggris bulan April 2018.
  • Jam 18:30 WIB: notulen meeting ECB tanggal 26 April 2018.
  • Jam 19:30 WIB: data Jobless Claims AS per 18 Mei 2018.
  • Jam 21:00 WIB: data Existing Home Sales AS bulan April 2018.
  • Jam 21:35 WIB: pidato anggota FOMC Raphael Bostic.
  • Waktu Tentative: pidato gubernur BoE Mark Carney.

 

Jumat, 25 Mei 2018:

  • Ecofin Meetings.
  • Jam 15:00 WIB: indeks kepercayaan bisnis Jerman versi IFO bulan Mei 2018.
  • Jam 15:30 WIB: data Gross Domestic Product (GDP) Inggris kuartal pertama tahun 2018 (Second Estimate).
  • Jam 19:00 WIB: pidato asisten gubernur RBA Michele Bullock.
  • Jam 19:30 WIB: data Durable Goods Orders AS bulan April 2018.
  • Jam 20:20 WIB: pidato ketua The Fed Jerome Powell dan gubernur BoE Mark Carney.
  • Jam 21:00 WIB: indeks kepercayaan konsumen AS versi University of Michigan (UoM) bulan Mei 2018 (Final).
  • Jam 22:45 WIB: pidato anggota FOMC Raphael Bostic.

 

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 74.37 74.37 -21
AUD/USD 0.6858 0.6858 -18
EUR/CHF 1.1176 1.1176 -20
EUR/USD 1.1209 1.1209 15
GBP/JPY 136.71 136.71 52
GBP/USD 1.2607 1.2607 51
NZD/USD 0.6518 0.6518 -11
USD/CAD 1.3359 1.3359 -18
USD/CHF 0.9971 0.9971 -30
USD/JPY 108.43 108.43 0
19 Jun 21:10