Setelah IPO, Bagaimana Peluang Saham PURE?

290610

PURE baru bergabung di BEI sejak awal Oktober, namun harga saham terus mengalami kenaikan. Bagaimana peluang saham PURE? Berikut ulasannya.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE) resmi bergabung di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (09/Oktober). Perusahaan ini masuk dalam sektor industri pengolahan logam dan mineral, dengan produk utamanya adalah Pure Lead, Antimony Lead, Calcium Lead, Tin Lead, Pure Antimony, High Antimony.

Pengolahan logam dan mineral dilakukan dengan green mindest, yaitu dengan memanfaatkan teknologi hidrometalurgi di Indonesia. Teknologi hidrometalurgi mampu melakukan proses pemurnian berlapis, sehingga menghasilkan limbah padat yang sangat minim, hemat penggunaan air dan energi, serta menjaga proses manufaktur yang efisien dan bebas dari polusi.

Perusahaan dapat melakukan kapasitas produksi sebesar 39,700 MT. Rencana produksi pada tahun 2019 terdapat pada gambar berikut.

Harga Saham Naik, Bagaimana Peluang

 

Penggunaan Modal IPO

Dari harga yang ditawarkan sebesar Rp300 per lembar saham, emiten yang bergerak di bidang pengolahan logam dan bahan mineral ini mampu meraup dana segar dari Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp99.9 miliar.

Dana hasil IPO tersebut akan digunakan untuk belanja modal, yaitu membeli mesin dan peralatan untuk pengembangan kegiatan usaha, serta membeli lahan untuk perluasan pabrik di daerah Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Berikut tabel ringkasan rasio PT Trinitan Metals and Minerals Tbk.

 Harga Saham Naik, Bagaimana Peluang

Berdasarkan ringkasan rasio pada gambar di atas, perusahan berkembang dengan baik. Pada rasio EPS terdapat pertumbuhan dari Q1 sebesar Rp5.38 tumbuh menjadi Rp21.52. Sementara, valuasi saham bisa dibilang murah dengan PER dan PBV yang turun menjadi 29.51x dan 7.01x. Bagian DER perusahaan mengalami penurunan pada Q1 dari 4.66 ke 4.45, yang menunjukkan pengurangan risiko gagal bayar dan mengurangi penggunaan hutang sebagai modal kerjanya.

Pada bagian profitabilitas rasio ROA menunjukkan kenaikan dari 1.10% pada Q1 ke 4.39% dan ROE dari Q1 sebesar 6.21% ke 23.75%, yang menggambarkan bahwa perusahaan dapat menjalankan produksi secara efisien, sehingga dapat memaksimalkan penggunaan modalnya untuk mencetak laba.

Dengan demikian, terdapat pertumbuhan kinerja laporan keuangan dan emiten terus melakukan ekspansi, penulis berkesimpulan bahwa saham PURE memiliki peluang growth yang sangat besar dan saham ini tergolong memiliki PER yang cukup rendah.

Arsip Analisa By : Rifki Andi

Seorang mahasiswa yang aktif trading saham dengan menggunakan strategi analisa teknikal, tepatnya dengan memanfaatkan indikator MA dan Elliot Wave.