iklan

Stimulus AS Dan Reshuffle Kabinet Tahan Pelemahan Rupiah

Sempat melemah akibat kabar varian baru COVID-19, Rupiah ditopang oleh kesepakatan stimulus AS dan reshuffle kabinet. Pekan ini, teknikal Rupiah masih cenderung melemah.

iklan

iklan

Analisa mingguan USD/IDR berikut ini dibuat berdasarkan harga penutupan tanggal 23 Desember 2020, serta dimaksudkan sebagai acuan untuk trading jangka menengah dan panjang.

 

Tinjauan Fundamental

Minggu lalu, Rupiah mengakhiri perdagangan pada harga 14200 per USD, atau melemah 0.85% dibandingkan harga penutupan minggu sebelumnya. Di akhir pekan, Rupiah sempat menyentuh level 14274 akibat sentimen negatif terkait varian baru COVID-19 di Inggris yang berpotensi menimbulkan risk aversion. Merosotnya pasar saham akibat kekhawatiran akan menyebarnya varian baru COVID-19 juga mendukung pelemahan Rupiah.

Namun, depresiasi nilai tukar Rupiah tertahan oleh kabar mengenai kesepakatan stimulus fiskal AS senilai USD900 miliar. Selain itu, sentimen positif juga datang dari dalam negeri setelah Presiden Jokowi melakukan reshuffle dengan mengganti 6 menteri. Pergantian tersebut diharapkan bisa meningkatkan kinerja perekonomian dan penanggulangan COVID-19.

Minggu ini tidak ada rilis data penting, baik dari dalam negeri maupun dari AS. Volume perdagangan diperkirakan cenderung rendah di tengan liburan akhir tahun. Secara teknikal, Rupiah masih cenderung melemah dengan resistance kuat pada kurva EMA55 hingga level 14300.

 

Jadwal Rilis Data Fundamental

Senin, 4 Januari 2021:

  • Jam 11:00 WIB: CPI total Indonesia bulan Desember 2020 y/y: bulan sebelumnya: +1.59% (trertinggi dalam 5 bulan). Perkiraan: +1.30%.
  • CPI total Indonesia bulan Desember 2020 m/m: bulan sebelumnya: +0.28%. Perkiraan: +0.10%.
  • CPI inti Indonesia bulan Desember 2020 y/y: bulan sebelumnya: +1.67%. Perkiraan: +1.50%.

Stimulus AS Dan Reshuffle Kabinet Tahan

Kamis, 7 Januari 2021:

  • Jam 10:00 WIB: Cadangan devisa (Cadev) Indonesia bulan Desember 2020 month over month (m/m): bulan sebelumnya: USD133.6 miliar. Perkiraan: USD135.0 miliar.

Stimulus AS Dan Reshuffle Kabinet Tahan

 

Tinjauan Teknikal

Stimulus AS Dan Reshuffle Kabinet Tahan
Chart Daily:

Dari penunjukan indikator trend dan momentum berikut ini, pergerakan USD/IDR masih cenderung bullish (Rupiah masih cenderung melemah):

  1. Harga berada di atas kurva upper band indikator Bollinger Bands.
  2. Kurva indikator MACD berada di atas kurva sinyal (warna merah), dan garis histogram OSMA berada di atas level 0.00.
  3. Kurva indikator RSI berada di atas center line (level 50.0).
  4. Garis histogram indikator ADX berwarna hijau yang menunjukkan sentimen bullish.

Level pivot mingguan: 14191.33

Resistance: 14223.39 (23.6% Fibo Retracement) ; 14302.00 ; 14365.47 (38.2% Fibo Retracement) ; 14440.00 ; 14481.05 (50% Fibo Retracement) ; 14550.00 ; 14599.04 (61.8% Fibo Retracement) ; 14675.00 ; 14741.12 (76.4% Fibo Retracement) ; 14800.00 ; 14879.00 ; 14974.00 ; 15190.00 ; 15400.00 ; 15580.00 ; 15640.00 ; 15785.00.

Support: 14160.00 ; 14080.00 ; 13992.00 ; 13900.00 ; 13577.00 ; 13248.00 ; 13082.00 ; 13000.00 ; 12834.00.

Indikator: Simple Moving Average (SMA) 200 dan EMA55 ; Bollinger Bands (20,2) ; MACD (12,26,9) ; OSMA ; RSI (14) ; ADX (14).

Fibonacci Retracement:

  • Titik Swing High: 14974.00 (harga tertinggi 11 September 2020).
  • Titik Swing Low: 13992.50 (harga terendah 10 November 2020).

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Martin
294873

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Perlu tukar mata uang ?

Konversi valas ke rupiah atau sebaliknya ?
bisa lebih mudah dengan kalkulator kurs. Temukan disini.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone