Advertisement

iklan

Terhalang Zona Supply Harian, USD/JPY Masih Konsolidasi

Peluang Sell Dolar didasarkan dari pasangan mata uang USD/JPY, dengan mengaplikasikan analisa Multi Time Frame BBMA OA serta Supply And Demand.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Analisa Time Frame 1-Hari: Kondisi BB Flat Dan Zona Supply Harian

Jika diamati dari time frame 1-harinya, harga pasangan mata uang USD/JPY saat ini sedang berada dalam trend naik yang sudah berlangsung cukup lama. Hal tersebut dapat dilihat dari posisi harga yang saat ini berada pada bagian atas Mid BB dan EMA-50. Golden Cross juga sudah memvalidasi trend sejak akhir September lalu.

Seperti yang dapat Anda perhatikan pada chart di bawah ini, harga naik pasca tidak mampu menembus EMA-50 time frame 1-jam. USD/JPY juga berada di sekitar Top BB. Namun jika diperhatikan lebih seksama, BB pada time frame 1-hari berada dalam kondisi yang cukup Flat. Keadaan ini dapat dilihat dari harga yang telah bolak-balik pada area Top dan Low BB. Rejection yang terjadi pada Top BB akan membawa harga kembali turun hingga setidaknya pada Mid BB, sedangkan penembusan Top BB akan membawa harga lebih tinggi lagi.

uj-daily-18-des-2019

Mondar-mandirnya harga di sekitar Top BB time frame 1-hari bertepatan dengan Rejection harga pada zona Supply. Posisi harga saat ini merupakan kali kedua zona Supply disambangi setelah akhir Mei lalu. Jika kembali terjadi Rejection pada zona ini, maka harga setidaknya akan kembali turun hingga zona Demand terdekatnya.

 

Analisa Time Frame 4-Jam: Momentum Harga Terhalang Zona Supply

Tidak jauh berbeda dari time frame 1-hari, harga saat ini juga sedang berada dalam trend naik di time frame 4-jam. Hal tersebut dapat dilihat dari posisi harga yang saat ini berada pada bagian atas Mid BB dan EMA-50. Golden Cross sendiri telah terjadi pada kedua garis sejak akhir pekan lalu.

Jika dilihat dari Setupnya, USD/JPY baru saja membentuk Momentum Buy di kisaran Top BB. Namun, harga belum mampu meneruskan Momentum pasca membentuk Reentry di sekitar MA-5/10 Low. Jika harga berhasil ditutup di bawah Mid BB, maka kemungkinan besar akan terjadi penurunan terlebih dahulu sebelum terbentuk Extrem Buy di area Low BB time frame 4-jam.

uj-h4-18-des

Ketidakmampuan harga meneruskan Momentum Buy di BBMA OA terlihat karena terhalangnya harga pada zona Supply time frame 4-jam. Harga yang berusaha naik kembali saat proses pembentukan Reentry Buy pun tetap tidak mampu untuk naik dan menelan zona Supply tersebut. Hal inilah yang menjadi dasar kuat analisa kali ini. Dari Rejection tersebut akan dicari peluang pada time frame 1-jam.

 

Saran Pembukaan Posisi

Sinyal: Sell

Dari hasil analisa beberapa time frame di atas, maka diputuskan untuk fokus mencari posisi Sell pada pasangan mata uang USD/JPY.

 

Entry: 109.550

Entry pada analisa kali ini akan ditempatkan di sekitar MA-5/10 High time frame 1-jam pada level 109.550. Perlu diperhatikan, Entry dilakukan dengan menunggu Setup Reentry pasca terbentuknya CSAK atau Momentum Sell di time frame 1-jam.

uj-18-des-open

Hal penting yang perlu diperhatikan adalah: jika terbentuk Extrem Buy di sekitar Low BB time frame 1-jam, jangan ragu untuk menutup posisi Anda.

 

Stop Loss: 109.750

Stop Loss pada analisa kali ini akan ditempatkan beberapa pips di atas zona Supply time frame 1-jam. Zona ini dipilih karena letaknya yang juga berdekatan dengan zona Supply di time frame 4-jam, sehingga diperkirakan akan menjadi penghalang yang cukup kuat. Dengan jarak sekitar 20 pips, Stop Loss akan ditempatkan pada level 109.750.

Selain menggunakan Stop Loss secara otomatis untuk membatasi risiko trading, Anda juga dapat menutup posisi secara manual jika terbentuk Momentum Buy di area Top BB time frame 1-jam.

 

Take Profit: 108.950

Dengan menggunakan Risk:Reward Ratio 1:3, maka Take Profit akan ditempatkan sejauh 3x jarak Stop Loss. Perhitungan tersebut menghasilkan Take Profit di level 108.950, dengan jarak sekitar 60 pips dari level Entry.

Perkiraan Waktu Trading: 2-3 hari.

 


DISCLAIMER ON:

Dalam analisa ini, segala keuntungan dan kerugian menjadi bagian dari risiko trading pribadi. Saya sebagai penulis tidak berhak menerima sedikitpun profit dari Anda maupun bertanggung jawab atas loss yang terjadi. Untuk itu, disarankan selalu menggunakan perhitungan Money Management yang baik dan ketat.

Saya sendiri hanya menggunakan sekitar 3-5% ekuitas akun untuk setiap posisi. Anda juga dapat menggunakan kalkulator MM untuk mempermudah perhitungan lot. Jangan lupa untuk memindahkan SL ke Breakeven Point untuk menghilangkan segala jenis risiko kehilangan modal yang mungkin terjadi.

Analisa ini utamanya disusun berdasarkan sistem trading dan indikator BBMA OA yang dipadukan dengan pengerahuan Supply And Demand. Jika Anda merasa kesulitan memahami materi yang disampaikan karena istilah-istilah yang asing, pertimbangkanlah untuk membaca artikel Panduan Memasang Indikator BBMA OAPanduan Analisa Multi Time Frame BBMA OAPanduan Trading Dengan Supply And Demand Basic, serta Trading Dengan Zona Supply And Demand Ala Trader Pro.

Arsip Analisa By : Muhammad Nuzul

Meski berlatar belakang jurusan Biomedical Engineering, Muhammad Nuzul sudah menjadi trader forex sejak tahun 2013. Dengan dasar tekniknya, penulis ahli dalam membuat indikator dan Expert Advisor Metatrader. Hobi membaca dan menulis sejak kecil dan mulai aktif menulis di Seputarforex karena ingin membagikan pengetahuan selama menjadi trader.