Advertisement

iklan

Trading EUR/USD Dengan Data NFP AS Februari 2020

Hari ini akan dirilis data NFP AS bulan Januari 2020 yang diperkirakan bertambah 163,000 jobs. Ada 5 skenario pergerakan EUR/USD jelang rilis data tersebut.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Latar Belakang

Data Non Farm Payrolls (NFP) dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS, mengukur perubahan jumlah tenaga kerja di luar sektor pertanian selama periode sebulan. Data ini merupakan indikator awal bagi pengeluaran konsumen dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Sebagai salah satu bahan pertimbangan penting bagi The Fed dalam menentukan suku bunga acuan, rilis data NFP akan selalu menjadi fokus perhatian pasar dan biasanya berdampak tinggi pada USD. Naiknya angka NFP akan menyebabkan USD menguat, sedangkan jika NFP di bawah perkiraan pasar atau bahkan minus, maka akan menyebabkan USD melemah.

Hari ini jam 20:30 WIB akan dirilis data NFP AS bulan Januari 2020. Bulan Desember 2019 lalu, NFP bertambah 145,000 jobs, lebih rendah dari perkiraan bertambah 162,000 jobs, dan merupakan pertambahan jobs terendah sejak bulan Mei 2019. Untuk bulan Januari 2020, diperkirakan NFP akan bertambah 163,000 jobs. Sebagai perbandingan, perkiraan dari Automatic Data Processing Inc. (ADP) yang dirilis tanggal 5 Februari menunjukkan penambahan 291,000 jobs.

Jika hasil rilis lebih tinggi dari perkiraan, maka akan cenderung menyebabkan USD menguat atau EUR/USD melemah. Namun jika NFP lebih rendah dari perkiraan, maka akan cenderung menyebabkan USD melemah atau EUR/USD menguat.

 

Tinjauan Teknikal

Trading EUR/USD Dengan Data NFP AS

Dari chart H4 di atas, EUR/USD masih cenderung bearish hingga jam 09:20 WIB hari ini, menyusul terbentuknya pola head and shoulders. Kecenderungan bearish ini didukung oleh indikator trend:

  1. Harga masih berada di bawah neckline dari pola head and shoulders, dekat kurva lower band indikator Bollinger Bands, dan di bawah kurva resistance EMA 50.
  2. Titik indikator Parabolic SAR masih berada di atas bar candlestick.
  3. Kurva indikator MACD berada di bawah kurva sinyal (warna merah), dan garis histogram OSMA berada di bawah level 0.00.
  4. Garis histogram indikator ADX berwarna merah dan berada di atas level 25, menunjukkan sentimen bearish yang masih kuat.

Level Pivot mingguan: 1.1013

Resistance: 1.0992 ; 1.1015 (level 61.8% Fibo Retracement) ; 1.1035 ; 1.1058 (50% Fibo Retracement) ; 1.1075 ; 1.1095 ; 1.1118 ; 1.1153 (23.6% Fibo Retracement) ; 1.1172 ; 1.1200 ; 1.1220 ; 1.1238 ; 1.1250 ; 1.1285 ; 1.1343 ; 1.1390 ; 1.1411.

Support: 1.0963 (76.4% Fibo Retracement) ; 1.0927 ; 1.0905 ; 1.0878 ; 1.0837 ; 1.0775.

Indikator: Exponential Moving Average (EMA) 50 ; Bollinger Bands (20,2) ; Parabolic SAR (0.02, 0.2) ; MACD (12,26,9) ; OSMA ; ADX (14).

Fibonacci Retracement:

  • Titik Swing Low: 1.0878 (harga terendah 1 Oktober 2019).
  • Titik Swing High: 1.1238 (harga tertinggi 31 Desember 2019).

 

5 Skenario Pergerakan EUR/USD

Konsensus untuk Non Farm Payrolls AS bulan Januari 2020: +163,000 jobs.

  1. Jika hasil rilis sesuai perkiraan, yaitu antara +155,000 jobs hingga +170,000 jobs, maka kemungkinan EUR/USD masih akan bergerak dalam range, yaitu hingga batas resistance atau support terdekat.
  2. Jika hasil rilis di atas perkiraan, yaitu antara +171,000 jobs hingga +180,000 jobs, maka kemungkinan EUR/USD akan merosot hingga menembus satu level support di bawahnya.
  3. Jika hasil rilis jauh di atas perkiraan, yaitu lebih tinggi dari +180,000 jobs, maka kemungkinan EUR/USD akan menembus 2 level support di bawahnya atau lebih.
  4. Jika hasil rilis di bawah perkiraan, yaitu antara +150,000 jobs hingga +154,000 jobs, maka kemungkinan EUR/USD akan menguat dan menembus satu level resistance di atasnya.
  5. Jika hasil rilis jauh di bawah perkiraan, yaitu lebih rendah dari +150,000 jobs, maka kemungkinan EUR/USD akan menembus 2 level resistance di atasnya atau lebih.

Selamat trading..

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.