Advertisement

iklan

Trading EUR/USD Dengan Data NFP AS Mei 2022

Penulis

+ -

Hari ini akan dirilis data NFP AS bulan April 2022 yang diperkirakan bertambah 390,000 jobs. Ada 5 skenario pergerakan EUR/USD menjelang rilis data tersebut.

iklan

iklan

Latar Belakang

Data Non Farm Payrolls (NFP) dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS, mengukur perubahan jumlah tenaga kerja di luar sektor pertanian selama periode sebulan. Data ini merupakan indikator awal bagi pengeluaran konsumen dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Sebagai salah satu bahan pertimbangan penting bagi The Fed dalam menentukan suku bunga acuan, rilis data NFP akan selalu menjadi fokus perhatian pasar dan biasanya berdampak tinggi pada USD. Naiknya angka NFP akan menyebabkan USD menguat, sedangkan NFP di bawah perkiraan pasar atau bahkan minus akan menyebabkan USD melemah.

Hari ini akan dirilis data NFP AS bulan April 2022. Bulan Maret lalu, NFP bertambah 431,000 jobs, lebih rendah dari perkiraan bertambah 492,000 jobs, dan menjadi yang terendah dalam 6 bulan terakhir. Untuk bulan April 2022, diperkirakan NFP akan bertambah 390,000 jobs. Perkiraan dari Automatic Data Processing Inc.(ADP) yang dirilis tanggal 4 Mei kemarin menunjukkan penambahan 247,000 jobs.

Jika hasil rilis lebih tinggi dari perkiraan, maka akan cenderung menyebabkan USD menguat EUR/USD melemah. Sebaliknya, jika NFP lebih rendah dari perkiraan, maka akan cenderung menyebabkan EUR/USD menguat.

 

Tinjauan Teknikal

Trading EUR/USD Dengan Data NFP AS Mei

Dari chart H4 di atas, EUR/USD masih cenderung bearish hingga jam 03:15 WIB hari ini. Kondisi ini didukung oleh penunjukan indikator trend dan momentum berikut:

  1. Harga berada di bawah kurva resistance EMA 55, sementara titik indikator Parabolic SAR berada di atas bar candlestick.
  2. Kurva indikator RSI masih berada di bawah center line (level 50.0).
  3. Garis histogram indikator ADX berwarna merah yang menunjukkan sentimen bearish.

Untuk konfirmasi, sell jika kurva indikator MACD telah berada di bawah kurva sinyal (warna merah), dan garis histogram OsMA telah berada di bawah level 0.00.

Support kuat ada pada 1.0493 (sekitar level 100% Fibo Expansion), sedangkan resistance kuat pada level 1.0581.

Level Pivot mingguan: 1.0610

Resistance: 1.0581 ; 1.0656 (76.4% Fibo Expansion) ; 1.0758 (61.8% Fibo Expansion) ; 1.0838 (50% Fibo Expansion) ; 1.0919 (38.2% Fibo Expansion) ; 1.1021 (23.6% Fibo Expansion) ; 1.1100 ; 1.1184 ; 1.1274 ; 1.1392 ; 1.1445 ; 1.1494.

Support: 1.0493 (100% Fibo Expansion) ; 1.0398 ; 1.0330 (123.6% Fibo Expansion) ; 1.0229 (138.2% Fibo Expansion) ; 1.0150 (150% Fibo Expansion) ; 1.0069 (161.8% Fibo Expansion) ; 1.0000.

Indikator: Exponential Moving Average (EMA) 55 ; Bollinger Bands (20,2) ; Parabolic SAR (0.02, 0.2) ; MACD (12,26,9) ; OsMA ; RSI (14) ; ADX (14).

Fibonacci Expansion:

  • Titik 1: 1.1494 (harga tertinggi 10 Februari 2022).
  • Titik 2: 1.0805 (harga terendah 7 Maret 2022).
  • Titik 3: 1.1184 (harga tertinggi 31 Maret 2022).

 

5 Skenario Pergerakan EUR/USD

Konsensus untuk Non Farm Payrolls AS bulan April 2022: +390,000 jobs.

  1. Jika hasil rilis sesuai perkiraan, yaitu antara +300,000 jobs hingga +500,000 jobs, maka kemungkinan EUR/USD masih akan bergerak dalam range, yaitu hingga batas resistance atau support terdekat.
  2. Jika hasil rilis di atas perkiraan, yaitu antara +550,000 jobs hingga +700,000 jobs, maka kemungkinan EUR/USD akan merosot hingga menembus satu level support di bawahnya.
  3. Jika hasil rilis jauh di atas perkiraan, yaitu lebih tinggi dari +700,000 jobs, maka kemungkinan EUR/USD akan menembus 2 level support di bawahnya atau lebih.
  4. Jika hasil rilis di bawah perkiraan, yaitu antara +100,000 jobs hingga +250,000 jobs, maka kemungkinan EUR/USD akan menguat dan menembus satu level resistance di atasnya.
  5. Jika hasil rilis jauh di bawah perkiraan, yaitu lebih rendah dari +100,000 jobs, maka kemungkinan EUR/USD akan menembus 2 level resistance di atasnya atau lebih.

Selamat trading..

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Martin
297676
Penulis

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.