Advertisement

iklan

Ulasan Saham 11 Mei: MAPI dan 4 Saham Lainnya

Pada pola teknikal Indeks berada di persimpangan, lalu di level support berapakah yang menjadi penentu bagi Indeks?

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Teknikal IHSG

Pada pola di bawah ini, jika kita ambil selama 1.5 bulan, terlihat Indeks membentuk higher high support dan membentuk lower low resistance. Saat ini bisa dibilang Indeks memiliki peluang untuk naik dan turun yang cukup tinggi, karena secara pattern Indeks berada di persimpangan sehingga memiliki potensi untuk Ascending dan Descending Triangle. Terutama level support 4,500 jangan sampai tertembus, agar tidak terkonfirmasi Descending Triangle Pattern.

Ulasan Saham 11 Mei: MAPI dan 4 Saham

Berita Makro

  1. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, akibat wabah Corona ini jumlah arus modal asing keluar (capital outflow) pada periode bulan Januari-Maret 2020 mencapai Rp 145,28 triliun. Sri Mulyani mencatat, pada krisis keuangan global tahun 2008 capital outflow yang tercatat adalah sebesar Rp 69,9 triliun. Sementara, pada taper tantrum tahun 2013 capital outflow tercatat sebesar Rp 36 triliun.
  2. Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memproyeksikan pada kuartal II-2020 pertumbuhan ekonomi dalam negeri berada di level negatif atau kontraksi pada skenario yang sangat berat.

 

Saham Pilihan Hari Ini

1. Mitra Adiperkasa (MAPI)

Pergerakan saham MAPI secara weekly dan monthly dalam tren bullish, peluang kenaikan masih akan berlangsung dalam 1-2 hari, dengan di dukung oleh kenaikan volume dan foreign buy.

  • Close: 695
  • Target terdekat: level 735/770.
  • Cutloss: 635.
  • Katalis MAPI: Memperhatikan rilis laporan keuangan kuartal-I dengan berharap didorong oleh penjualan e-commerce.


2. Indofood (INDF)

Pergerakan teknikal INDF secara weekly dan monthly dalam tren bullish. Hal ini juga terlihat secara daily basis. Namun dengan RSI yang sudah di atas >70% maka waspadai aksi profit taking jangka pendek.

  • Close: 6,625
  • Target terdekat: 6,800/6.950
  • Cutloss: 6,500
  • Katalis INDF: Kinerja keuangan di tahun lalu cukup stabil, dan sektor konsumer masih menjadi sektor yang tahan terhadap tekanan krisis karena termasuk sektor defensif (kebutuhan pokok).


3. Perusahaan Gas Negara (PGAS)

Volume cukup tinggi, bahkan salah satu yang tertinggi di tahun ini. RSI belum overbought. Hal ini juga di dukung oleh tren chart secara weekly dan monthly yang keduanya memperlihatkan sinyal rebound.

  • Close: 860
  • Target terdekat: 920/950
  • Cutloss: 840
  • Katalis PGAS: Manajemen PGAS menurunkan target volume distribusi gas dari 950 billion british thermal unit per day (bbtud) hingga 980 bbtud menjadi 900 bbtud sampai 925 bbtud. PGAS juga melakukan efisiensi dengan memotong biaya operasional sebesar 25%-35% dari anggaran yang senilai US$ 717 juta menjadi 460 juta-530 juta USD. Hal ini dilakukan agar tidak overestimated dan masih in line terhadap revisi target di 2020.

 

4. Integra Indocabinet (WOOD)

Volume meningkat dalam sepekan terakhir, dan indikator RSI belum overbought <70%. Chart weekly dan monthly bullish. Saran: trading harian saja.

  • Close: 330
  • Target terdekat ada di level 352/374
  • Cutloss: 320.
  • Katalis WOOD: kenaikan pangsa pasar ke Amerika Serikat (AS) dan kurs dollar yang melemah terhadap Rupiah akan positif bagi perseroan.


5. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO)

Tren weekly dan monthly sideways, namun sinyal bullish terlihat dari kenaikan volume beli, RSI belum menyentuh zona overbought <70%.

  • Close: 1,260
  • Target terdekat ada di level 1,280/1,320
  • Cutloss: 1,200
  • Katalis SIDO: SIDO mulai memangkas biaya promosi dan periklanan guna mencapai target laba. Di sisi lain, SIDO berencana menekan biaya produksi dengan cara mencari bahan baku yang berharga lebih kompetitif.
Arsip Analisa By : Aditya Putra
292924

Aditya Putra telah aktif di dunia saham selama lebih dari 6 tahun dan hingga saat ini masih menjadi seorang Equity Analyst di perusahaan sekuritas. Aditya menyukai Value Investing, selalu berhasrat menemukan 'Hidden Gems' di saham-saham Small Caps Indonesia, dan terus mengamati saham-saham yang 'salah harga'. 


Kesulitan Akses Seputarforex?

Lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone