Ulasan Saham 19 Desember: Menu Trading Saham Hari Ini

Apa yang menjadi pusat perhatian investor hari ini, di tengah pergerakan pasar saham yang cenderung Bearish-Volatile? Simak pula saham-saham menarik pilihan kami lainnya.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

IHSG View

Meski di awal sesi kemarin indeks sempat turun 1%, namun di akhir sesi perdagangan berhasil menguat dan tekanan mulai mereda. Intensitas bargain hunting akan menjadi kunci pergerakan indeks hari ini ditengah fokus investor pada rapat penentuan suku bunga The Fed. Pada (18/12), IHSG ditutup melemah -0.12% di level 6,081.

Beberapa sektor yang berkontribusi pada penurunan IHSG antara lain:

  1. Properti -1.13%
  2. Pertambangan -1.16%
  3. Keuangan -0.4%

 

Macro View

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2018 akan mencapai 5,2%. Hal ini disampaikan dalam outlook ekonomi dan politik 2018 serta dampak pemilu 2019 di Batam. Pertumbuhan ekonomi di tahun ini masih lebih baik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, dimana pertumbuhan ekonomi di 2017 sebesar 5,07% dan pertumbuhan ekonomi di 2016 sebesar 5,03%.

 

Komentar: Menunggu Rapat The Fed, Harga Minyak Kembali Turun

Harga minyak kembali turun dan menyentuh level USD46/barel (terendah di 2018). Mengingat IHSG kemarin berhasil rebound dari pelemahan yang dalam secara intraday, ada peluang indeks untuk mengakhiri kinerja negatifnya dalam tiga hari terakhir. Sementara ini, faktor berpengaruh masih dari luar, terutama terkait dengan fed rate decision.

 

Teknikal

Setelah MACD terlihat death cross, hari ini laju indeks akan diuji apakah mampu keluar dari tekanan pelemahan atau tidak. Jika diamati, volume beli investor domestik kemarin cukup besar di sesi-II dan membuat indeks rebound. Jika indeks berhasil rebound hari ini, maka kami lihat pergerakan indeks akan cenderung sideways, untuk menguji level support yang sebelumnya jebol karena MACD death cross.

Ulasan Saham 19 Desember: Menu Trading

Jakarta Composite Index Snapshot 

Range IHSG: 6,040-6,120

Prediksi: Bullish

 

Saham-Saham Pilihan

1. WSBP (Waskita Beton Precast)

Last price: 358

Test support bottom, RSI kembali netral dan berpeluang rebound. Harga masih cukup kuat berada di MA5. Belum terlihat perpotongan sinyal tren bearish.

Action: Hold

  • TP: 364 dan 370
  • Support: 350
  • Cutloss: 346
  • Area Buy: 352-356

 

2. TLKM (Telekomunikasi Indonesia)

Last price: 3,740

MACD Golden Cross, RSI 50.3% berpeluang rebound. Volume beli mulai terlihat dan MA5 memotong ke atas MA200.

Action: Buy

  • TP: 3,780 dan 3,900
  • Support: 3,700
  • Cutloss: 3,600
  • Area Buy: 3,740-3,760

 

3. BSDE (Bumi Serpong Damai)

Last price: 1,240

Tren pelemahan mulai jenuh, indikator oscillator baik RSI dan stochastic jenuh jual. Berada di lower band Bollinger Band, namun wait and see dulu jika harga turun di bawah 1,200.

Action: Spekulatif Buy

  • TP: 1,255 dan 1,290
  • Support: 1,220
  • Cutloss: 1,200
  • Area Buy: 1,230-1,240

 

4. BBNI (Bank Negara Indonesia)

Last price: 8,625

Harga bertahan di atas MA50, garis MA5 belum terlihat ada perpotongan ke bawah terhadap garis MA50 dan MA20. Tren masih positif.

Action: Hold

  • TP: 8,725 dan 8,800
  • Support: 8,475
  • Cutloss: 8,425
  • Area Buy: 8,550-8,575
Arsip Analisa By : Aditya Putra

Aditya Putra telah aktif di dunia saham selama lebih dari 6 tahun dan hingga saat ini masih menjadi seorang Equity Analyst di perusahaan sekuritas. Aditya menyukai Value Investing, selalu berhasrat menemukan 'Hidden Gems' di saham-saham Small Caps Indonesia, dan terus mengamati saham-saham yang 'salah harga'.