Ulasan Saham 22 Juni: Isu Brexit Mereda, IHSG Kembali Bullish

267143

Pergerakan IHSG dalam beberapa hari terakhir ini diuntungkan oleh performa saham-saham BUMN, sektor properti juga memberikan kekuatan lebih pada IHSG, isu Brexit yang memudar juga memunculkan optimisme investor, lalu saham-saham apa saja yang layak dicermati?

Xm

iklan

Advertisement

iklan

IHSG Dalam Catatan

Ulasan Saham 22 Juni: Isu Brexit Mereda, IHSG

IHSG berhasil bertahan dan menguat di atas MA20 dan MA50, dengan garis MA20 memotong MA50. Saat ini tren IHSG sedang berbalik arah dari sebelumnya terkonfirmasi bearish. Hal ini terjadi setelah IHSG tertahan di 4,835 dan kemudian bertahan lalu menguat di 2(dua) hari berikutnya. Alhasil saat ini MACD juga memperlihatkan sinyal golden cross. Terakhir MACD golden cross IHSG bisa menguat dalam 2 pekan, untuk kemudian mencatatkan all time high-nya di level 4,933.

 

Economic Update

Janet Yellen masih memberikan testimony-nya. Pada testimoni hari pertama, ia mengatakan menyadari resiko Brexit yang cukup krusial bagi perekonomian dan stabilitas pasar keuangan global. Namun, saat ini jumlah responden yang memilih Inggris keluar dari Uni Eropa kembali meningkat menjadi 44% dari sebelumnya 42% di hari Minggu. Jumlah responden yang memilih bertahan masih unggul sebesar 45%, namun keunggulan tersebut sangat tipis, volatilitas masih akan terjadi di pasar saham meski dengan tren yang berkurang.

Perhatian lainnya tertuju pada harga minyak mentah yang kembali mencapai $50 per barel setelah American Petroleum Institute (API) melaporkan stok minyak AS berkurang sebanyak 5.2 juta barel pada pekan lalu.

Pemerintah memperkirakan target pendapatan negara tahun ini sebesar Rp 1,786.2 triliun atau lebih rendah Rp 35.8 triliun dibanding tahun lalu. Di sisi lain, pemerintah juga menargetkan tax amnesty bisa menyumbang kas negara sebesar Rp 165 triliun dengan demikian defisit anggaran bisa di-manage pada level -2.35%.

Sementara itu Bank Indonesia (BI) optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bisa mencapai 5.2% yang dimana kebijakan tax amnesty dijadikan motor penggerak ekonomi tahun ini.

 

Equity Comment

Sektor properti sudah naik sekitar 6% sejak isu LTV bergulir, di sisi lain tulisan saya mengenai saham-saham properti juga sudah menguat seperti PWON, SMRA, ASRI, BSDE, meski ada juga yang pergerakan-nya flat dan target belum tercapai seperti BBTN dan ASII.

Lalu bagaimana kedepannya?

Saat ini dengan kecenderungan isu Brexit yang memudar, maka komoditas seperti emas akan turun harganya, sehingga sebisa mungkin jauhi dulu saham-saham berbasis emas saat ini. Harga CPO dan batu bara juga saat ini sedang menurun, maka basis saham ini akan tertahan untuk sementara waktu. Di sisi lain, saham-saham BUMN saat ini sedang menjadi favorite investor seperti PPRO, AGRO, TLKM, beberapa saham yang akan memasuki tanggal cum dividen (22/06) ialah CPIN, CTRA, CTRP, TELE, UNVR, CTRS, biasanya mendekati dan memasuki masa cum dividen saham-saham tersebut akan diburu oleh investor untuk mendapatkan dividen,

Saham yang patut dicemati karena harga berhasil menembus MA10 dengan volume transaksi yang cukup tinggi hari ini. MA10 juga sudah golden cross di atas MA20 menandakan short term bullish, untuk stop loss, secara konservatif bisa di cut dibawah MA10-nya, ialah saham MICE

Arsip Analisa By : Aditya Putra

Aditya Putra telah aktif di dunia saham selama lebih dari 6 tahun dan hingga saat ini masih menjadi seorang Equity Analyst di perusahaan sekuritas. Aditya menyukai Value Investing, selalu berhasrat menemukan 'Hidden Gems' di saham-saham Small Caps Indonesia, dan terus mengamati saham-saham yang 'salah harga'.