Untuk Kesekian Kalinya, Emas Kembali Terhempas Dari Level 1365

283221

Emas untuk kesekian kalinya tertolak dari level 1365, sehingga menyebabkan bias intraday menjadi bearish.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Harga emas berjangka turun untuk pertama kalinya setelah mengalami reli selama lima hari. Logam mulia diperdagangkan di area rendah sehingga memangkas semua keuntungan yang sudah didapat saat reli kemarin. Hal ini karena safe haven telah kehilangan daya tariknya.

Emas berjangka bergerak melemah seiring dengan menguatnya Greenback. Harga emas bergerak turun merespon notulen The Fed AS, yang mengisyaratkan akan memperkuat pandangan dan optimisme mereka untuk merealisasikan kenaikan suku bunga lagi. Sementara itu, kekhawatiran akan adanya ketegangan antara AS dan Suriah tampak sedikit mereda pasca komentar dan respon Presiden Donald Trump.

Dari tinjauan teknikal, penurunan emas sudah tampak semenjak kemunculan pola Bearish Butterfly pada grafik Daily sebagai sinyal awal. Merujuk pada analisa kemarin, pada saat pola tersebut pertama kali teridentifikasi, harga emas ternyata langsung bergerak bearish hingga ke level 1333. Dengan demikian, emas untuk kesekian kalinya, terhempas kembali dari level resistance solid 1365.


XAUUSD Daily



Analisa Dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas kembali bergerak bearish hingga ke level 1333 pada perdagangan Kamis (12 April) kemarin kembali.


XAUUSD H1

 

 

Emas berjangka akhirnya bergerak bearish dan menghentikan reli untuk pertama kalinya. Level resisten solid pada area 1365 dan kemunculan pola Bearish Butterfly dengan tingkat keutuhan (completion) hampir 90% adalah alasan teknikal di balik pergerakan bearish emas.

Meski pola Butterfly tersebut telah teridentifikasi pada analisa dan skenario kemarin dengan mempersiapkan posisi jual pada area resisten 1365, tapi nyatanya logam mulia langsung bergerak turun tanpa retest level tersebut, sehingga peluang jual pada level 1365 belum bisa dicapai. Akan tetapi, bias bearish dan peluang jual masih bisa dimanfaatkan untuk bias Intraday kali ini. Oleh karena itu, melihat peluang dan potensi yang ada, maka bias intraday kali ini adalah BEARISH.

Adapun skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry point adalah sebagai berikut:

  1. Skenario utama hari ini mencoba peluang Sell, dengan harapan peluang bearish akan membawa logam ini terkoreksi. Sedangkan untuk area acuan skenario berada pada support area sekitar 1335.29 Maka tunggu hingga harga bergerak di sekitar area tersebut dan melewatinya, sebelum membuka posisi Sell. Jika harga akhirnya berhasil menembus level tersebut dan diiringi konfirmasi dari indikator teknikal serta price action, maka peluang Sell dapat diambil. Bila skenario breakout ini valid, maka emas akan terkoreksi hingga menguji level support selanjutnya yang berada di sekitar 1329.13. Stop Loss, seperti biasa dapat diletakkan di atas swing high terdekat,atau maksimal berada di sekitar area 1341.04

  2. Sebagai alternatif, perhatikan jika harga ternyata menguat kembali hingga menembus level support 1341.04. Karena dengan demikian, emas akan mencoba bergerak menguat kembali. Maka disarankan untuk mencari peluang Buy sesaat setelah mendapatkan peluang break yang terkonfirmasi di sekitar area tersebut. Setelah penembusan terjadi, emas akan kembali ke level 1347.05. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat atau maksimal pada area sekitar 1335.29.


Selalu ingat dan pahami risiko serta money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

  • R3: 1357.48    
  • R2: 1352.15
  • R1: 1347.05
  • Pivot: 1341.04
  • S1: 1335.29
  • S2: 1329.13
  • S3: 1322.75

 

 


*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.