ANTM: Emas Laris Manis, Antam Bagi Dividen 47 Miliar

Pembagian dividen 47 Miliar untuk tahun buku 2017 ini kabar baik bagi pemegang saham ANTM, karena PT Antam Tbk sempat tak bagi dividen untuk periode 2016.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Sehubungan dengan kenaikan laba bersih pada tahun buku 2017, PT Antam Tbk (kode saham ANTM) menyatakan akan membagi dividen sebesar total Rp47 miliar. Ini merupakan kabar baik bagi para pemegang saham ANTM, karena tahun lalu RUPST (Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan) sempat memutuskan untuk tidak membagikan dividen untuk periode 2016.

 

Antam Bagi Dividen 47 Miliar

 

PT Antam Tbk berhasil mencatat laba bersih hingga Rp136.51 miliar dalam tahun 2017, atau naik 110.63 persen secara Year-on-Year dari Rp64.81 miliar pada tahun 2016. Oleh karenanya, RUPST sepakat membagikan dividen sebesar Rp47 miliar, atau 35 persen dari total laba yang senilai Rp136.51 miliar. Dividen per saham ANTM untuk tahun buku 2017 yang akan dibagikan dalam beberapa waktu mendatang, ditentukan sebesar Rp1.99 per lembar.

Dalam topik berbeda, emiten tambang pelat merah ini melaporkan kenaikan produksi dan penjualan pada kuartal pertama tahun 2018. Kenaikan produksi terjadi pada tiga dari empat komoditas utama ANTM, yaitu Feronikel (107%), Bijih Nikel (301%), dan Bauksit (116%). Produksi emas Antam untuk kuartal pertama tahun 2018 menurun hingga -9%, tetapi penjualan meroket 226% ke 6,945 kg dari 2,127 kg pada kuartal pertama tahun 2017.

Selepas rentetan kabar positif tersebut, harga saham ANTM cenderung stabil pada Rp865 per lembar dalam perdagangan hari Kamis ini (12/April). Posisinya sudah rebound jauh dari kisaran Rp775 tempatnya terpuruk pada 4 April lalu, tetapi masih di bawah level tertinggi tahun ini pada Rp955 yang tercapai pada tanggal 28 Februari.

283218

Alumnus Fakultas Ekonomi yang telah mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental, biasa trading forex dan saham menggunakan Moving Averages dan Fibonacci. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.