OctaFx

iklan

10 Broker Top AS Yang Digunakan Trader Harian

277784

Berdasarkan survey, inilah broker top AS yang paling banyak digunakan oleh trader harian. Faktor penting yang dipertimbangkan adalah besarnya komisi, kualitas platform trading, customer support dan kondisi keuangan perusahaan broker.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Trader harian bisa diartikan sebagai trader yang membuka dan menutup posisi tradingnya pada hari yang sama, sebelum pasar tutup. Berbeda dengan swing trader yang menahan posisi trading sampai berhari-hari atau sampai beberapa minggu, atau trader jangka panjang yang membiarkan posisi terbukanya hingga beberapa bulan bahkan tahun. Karena begitu aktif dalam membuka dan menutup posisi trading, trader harian mempunyai kriteria tersendiri dalam memilih broker.

Faktor penting yang selalu dipertimbangkan trader harian dalam menentukan pilihan broker adalah besarnya biaya per transaksi atau yang lazim disebut dengan komisi, kualitas platform trading, bagus atau tidaknya pelayanan terhadap klien (customer support) dan stabilitas kondisi keuangan perusahaan broker yang akan dipilih.

Artikel ini bersumber dari survey yang dilakukan Investopedia terhadap sejumlah broker di AS yang paling banyak digunakan oleh trader harian dan di-publish pada bulan Mei 2015, baik trader forex, saham, futures (termasuk indeks saham), komoditas dan options.

10 Broker Top AS Yang Digunakan Trader

 

Biaya Per Transaksi Atau Komisi

Di AS, broker besar yang digunakan oleh para trader profesional dan institusi keuangan biasanya mengenakan komisi atau biaya terhadap transaksi yang telah dilakukan, dihitung setelah sebuah posisi ditutup atau posisi tersebut sudah clear. Faktor komisi ini sangat dipertimbangkan oleh trader harian. Mereka menghitung target profit yang akan diperoleh setelah dipotong komisi, jadi profit yang dihasilkan harus lebih besar dari komisi.

Karena komisi adalah prioritas pertama untuk dipertimbangkan, tentu saja trader akan memilih broker dengan rating komisi yang paling rendah. Dengan persaingan antar broker besar yang dari tahun ke tahun semakin ketat, banyak broker yang memberlakukan aturan besarnya komisi secara progresif sesuai dengan banyaknya lot yang ditransaksikan, dimana semakin besar lot akan semakin kecil komisi yang harus dibayarkan.

Kualitas Platform Trading

Prioritas kedua yang dipertimbangkan adalah platform trading yang disediakan. Kualitas dan kecepatan eksekusi order akan sangat diperhatikan. Karena kebanyakan trader harian membuka dan menutup posisi dengan frekuensi yang cukup tinggi maka faktor perbedaan kecepatan eksekusi order dalam satuan detik akan mempengaruhi level harga order yang ditentukan, yang pada akhirnya akan berdampak pada besarnya profit atau loss yang telah diperhitungkan. Dalam hal ini hampir setiap broker besar menawarkan demo sebelum membuka akun riil terutama untuk menguji kualitas platform trading dan kecepatan eksekusi ordernya.

Pelayanan Terhadap Klien (Customer Support)

Dalam trading online, pelayanan terhadap klien menjadi prioritas utama broker-broker besar dalam menjaring trader, baik untuk membuka akun, deposit dan penarikan dana maupun tanggapan ketika ada gangguan jaringan internet. Bagi trader harian atau scalper yang mengabaikan stop loss, faktor ini menjadi sangat penting ketika terjadi gangguan jaringan internet dan ingin menutup posisinya karena level harga yang diinginkan sudah semakin dekat. Dalam hal ini trader bisa langsung menghubungi customer support lewat chat atau telepon untuk segera mengeksekusi order yang diinginkan.

Stabilitas Kondisi Keuangan Perusahaan Broker

Disamping ketiga faktor yang telah disebutkan, stabilitas kondisi keuangan perusahaan broker yang akan dipilih juga penting untuk diperhatikan. Jika terjadi guncangan pasar yang tidak bisa diantisipasi broker yang kondisi keuangannya kurang stabil akan kolaps dan mungkin bisa bangkrut. Meskipun dana klien dijamin oleh badan regulasi yang kredibel sesuai dengan ketentuan tetapi proses pengembalian dana akan membutuhkan waktu yang cukup lama dan akan mengganggu aktivitas dan rencana trader.

Seperti pada kejadian SNBomb atau yang dikenal dengan Black Thursday 15 Januari 2015 beberapa broker forex mengumumkan telah mengalami kerugian bahkan ada yang menyatakan bangkrut. Dalam keadaan seperti itu volatilitas pasar sangat tinggi sehingga menyebabkan slippage yang super besar dimana stop loss dan juga margin call dari broker tidak berfungsi.

Beberapa broker ada yang tidak bisa lagi memenuhi persyaratan kecukupan modal sesuai dengan ketentuan badan regulasi, dan hanya broker yang kondisi keuangannya stabil yang bisa menahan gejolak tersebut. Untuk mengetahui kondisi keuangan broker trader bisa memeriksa besarnya modal perusahaan di web broker atau web badan regulator.

Daftar Nama 10 Broker Top Di AS Yang Digunakan Trader Harian

Berdasarkan kriteria diatas, berikut ini nama 10 broker dari hasil survey yang dimaksud, sesuai dengan urutan banyaknya trader yang menggunakan. Perlu diketahui hampir seluruh broker-broker tersebut tidak menggunakan platform trading populer Metatrader. Bagi trader harian yang super aktif besarnya komisi akan menjadi prioritas utama, sementara bagi yang kurang aktif komisi yang agak tinggi tidak masalah asalkan kualitas kecepatan eksekusi order dan customer support-nya memadai.

 

1. Interactive Brokers LLC

Dikenal dengan sebutan IB, perusahaan jasa keuangan ini telah listing di bursa Nasdaq dengan kode IBKR. Berdiri sejak tahun 1977 dengan kantor pusat di Greenwich, Connecticut, AS, Interactive Brokers telah dikenal di seluruh dunia dan banyak digunakan oleh para hedge funds manager dan trader profesional (termasuk dari Indonesia), dan institusi keuangan besar.

Produk yang ditawarkan adalah saham, forex, options, futures, bonds dan mutual funds. Beberapa penghargaan telah diberikan sebagai broker terbaik selama beberapa tahun terakhir.
Website: Interactive Brokers.

 

2. Thinkorswim (by TD Ameritrade)

Disamping sebagai broker, perusahaan ini juga memberikan edukasi mengenai investasi. Didirikan pada tahun 1983 dengan nama Telescan, Inc. dengan kantor pusat di New York dan cabang di Chicago, Draper dan Palo Alto.

Platform tradingnya dinamakan Thinkorswim dengan fitur software yang terkenal lengkap terutama untuk applikasi analisa teknikal. Broker ini juga menyediakan squawk box yang berisi komentar live untuk indeks S&P 500 dan Chicago Board of Trade. Produk yang ditawarkan meliputi saham, forex, options dan futures.
Website: Thinkorswim dan Investools.

 

3. Lightspeed Trading

Berdiri sejak tahun 2006, broker ini berkantor pusat di New York City. Produk yang ditawarkan adalah saham dan options dengan platform trading yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan (customizable).
Website: Lightspeed Trading.

 

4. Advantage Futures

Broker ini terkenal untuk trading futures. Berdiri sejak tahun 2003 dan berkantor pusat di Chicago.
Website: Advantage Futures 
Twitter: @FuturesNews

 

5. OptionsXpress

Broker ini satu group dengan Charles Schwab Corporation dan berkantor pusat di Chicago. Menyediakan satu platform untuk trading saham, options dan futures.
Website: OptionsXpress.

 

6. TradeStation

TradeStation Group. Inc. adalah broker dan perusahaan pembuat software untuk analisa trading. Platform tradingnya yang dinamakan TradeStation telah mendapatkan banyak penghargaan karena fitur analisa dan automatic tradingnya yang lengkap. Didirikan pada tahun 1982 dengan nama Omega Research, Inc, perusahaan yang berkantor pusat di Plantation, Florida, AS ini menawarkan produk saham, forex, options dan futures. Kantor cabangnya ada di New York, Chicago, London, Sydney dan Costa Rica.
Website: Tradestation.

 

7. OptionsHouse LLC

Meski telah melakukan merger dengan tradeMonster pada tahun 2014, broker yang berkantor pusat di Chicago ini masih mempertahankan nama OptionsHouse. Produk yang ditawarkan adalah options dan saham dengan fitur scanner pada platform tradingnya yang membantu trader menemukan peluang trading di pasar.
Website: OptionsHouse
Twitter: @optionshouse

 

8. SpeedTrader

Seperti namanya, broker ini menyediakan platform trading kecepatan tinggi dengan ukuran lot yang besar (hingga jutaan). Kantor pusat broker ini di New York dan hanya menawarkan produk saham dan options dengan komisi yang cukup rendah.
Website: Speedtrader.

 

9. Infinity Futures

Broker yang berdiri sejak tahun 1995 dan berkantor pusat di Chicago ini hanya menawarkan produk futures dan options untuk futures, dengan platform trading yang dinamakan InfinityAT. Selain platform tradingnya yang stabil dan berkecepatan tinggi, broker ini juga menawarkan komisi yang rendah, leverage yang fleksibel, webminar yang diadakan setiap minggu dan layanan support melalui telepon.
Website: Infinity Futures

 

10. OANDA Corporation

Broker ini berdiri sejak tahun 1995 dan berkantor pusat di Toronto, Canada. Produk utamanya adalah forex dan jasa pelayanan informasi pasar keuangan. Platform tradingnya yang dinamakan speedy fxTrade diklaim mempunyai kecepatan tinggi. Disamping itu OANDA juga menawarkan pilihan platform trading populer Metatrader.
Website: OANDA  
Twitter: @OANDA
Facebook: OANDAFX

 

Khusus mengenai broker OANDA, Seputarforex sudah menyediakan ulasan yang lebih mendalam mengenai layanan broker tersebut. Termukan informasi lengkapnya di halaman Review Broker OANDA.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Handik
wah sekarang FXCM sudah turun tahta yah, gara2 kena musibah SNBomb lampau.

Btw, dari semua broker2 di atas, ada ga yang bisa diakses oleh trader ritel di Indonesia? Dan minimal depositnya berapa?
Martin S
@ Handik:
FXCM masih salah satu broker retail besar dunia meskipun kena SNBomb Januari 2015. Saat itu FXCM di-bailout oleh Leucadia National. Interactive Brokers dan OANDA juga rugi akibat SNBomb tetapi tidak terpengaruh. Memang FXCM tidak masuk dalam daftar, mungkin omsetnya masih kalah dibanding broker-broker yang disurvey tersebut.

Dari broker-broker tersebut, setahu saya banyak trader retail dari Indonesia yang menggunakan broker OANDA. Juga ada dari Indonesia yang trading di Interactive Brokers. Minimal depositnya bisa dicheck langsung di brokernya. Untuk Interactive Brokers setahu saya sekitar 5 tahun lalu minimal depositnya USD 10,000, tapi di OANDA bisa lebih kecil.
Noxet
Saya saat ini trader di IDX dan tertarik dengan futures khususnya XAU, jadi masih pemula di sini. Saat ini juga sedang belajar dan banyak istilah-istilah dan konsep-konsep yang membingungkan serta berbeda dengan dunia stocks. Setelah membaca banyak artikel, ada beberapa broker yang mungkin akan menjadi tempat saya membuka akun nanti, yaitu Forex.com dan RoboForex, gimana menurut mas Admin kedua broker tersebut? Kalo untuk trading options di OptionExpress bagus, ngga?

Saat ini sedang mencoba beberapa demo account.

Terima kasih.
Martin S
@ Noxet:
Forex.com nama website-nya, perusahaannya adalah Gain Capital. Dari segi regulasinya, Gain Capital telah diregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional yaitu CFTC, NFA (AS), FCA UK, ASIC Australia, MAS Singapore dan FSA Jepang, sementara RoboForex diregulasi oleh CySEC Cyprus. Baca juga: Daftar Broker Forex Teregulasi Amerika Serikat dan Profil Broker Roboforex

Menurut trader profisional dan mereka yang telah berpengalaman, CFTC, NFA dan FCA UK lebih kredibel dibandingkan CySEC. Badan regulator yang kredikel akan bertanggung jawab terhadap keamanan dana klien termasuk pengembalian sisa dana nasabah jika broker bermasalah atau bankrut. Demi keamanan kami sarankan agar memilih broker yang teregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional

OptionsXpress salah satu bagian dari Charles Schwab & Co dan satu group dengan Schwab Bank, termasuk broker terkenal di AS, tetapi kami kurang tahu apa ada banyak trader dari Indonesia yang menggunakan broker tersebut karena biasanya broker AS punya aturan tertentu untuk trader non AS.
Joshua
Saat ini saya sedang daftar untuk akun real d gainscope dgn saldo $1.000 kt mereka adalah IB dari fxdd apakah aman trading lewat gainscope pa mohon pencerahannya
Martin S
@ Joshua:
Setahu saya selama ini belum pernah ada trader yang bermasalah dengan Gainscope. FXDD telah teregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional, jadi seharusnya tidak perlu khawatir. FXDD yang di Malta teregulasi oleh FCA UK dan MiFID, dan yang di AS oleh CFTC. Sejak tahun 2014 yang di AS telah diakuisisi oleh FXCM.
Sebenarnya Gainscope bukan IB dari FXDD, tetapi perwakilan, atau kepanjangan tangan dari FXDD, untuk mempermudah komunikasi antara klien terutama yang dari Indonesia, dengan pihak FXDD.

Nurmala Hesti
Baru tau kalau trader bisa menahan posisinya berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun!! Lalu, apakah dengan menahan posisi trading selama bertahun-tahun ini, profit yg didapatkan lebih besar? Soalnya, kawan saya bilang daily trader lebih profitable, apakah betul itu?
Riska M
Profit yang didapat tidak selalu lebih besar. Semuanya kembali pada modal yang dimiliki trader.
Kristian
Halo pak Martin, saya ingin menanyakan apakah bisa citizen Indonesia membuka akun Thinkorswim? Terimakasih 
Martin S
@ Kristian:
Thinkorswim ini teregulasi oleh NFA (AS). Setahu kami bagi trader yang tidak berdomisili di AS dan ingin trading di broker AS yang teregulasi oleh badan regulator AS, disarankan untuk mendaftar lewat perwakilannya di negara lain.
Baca juga: Daftar Broker Forex Teregulasi Amerika Serikat