OctaFx

iklan

10 Perusahaan Hedge Fund Terbesar Di Dunia

289561

Salah satu pelaku pasar forex dengan jumlah transaksi terbesar adalah perusahaan Hedge Fund. Jika dilihat dari nilai dana yang dikelola, berikut 10 perusahaan Hedge Fund terbesar di dunia.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Secara harfiah, trading forex memang didefinisikan sebagai perdagangan mata uang di pasar forex. Akan tetapi, konsep perdagangan dan pasar di sini tidaklah seperti perdagangan dan pasar sayur mayur yang biasa Anda kunjungi. Dalam forex, kegiatan trading dilakukan dengan melakukan entry Buy atau Sell pasangan mata uang (pair) untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga. Adapun aktivitas trading ini dilakukan di "pasar non-fisik" yang disebut pasar forex.

Jika pasar sayur mayur cukup dengan pembeli dan penjual sebagai pelaku, lain halnya dengan pasar forex yang terdiri atas banyak pelaku. Mulai dari trader ritel (baik itu newbie maupun profesional), pemerintah, perusahaan multinasional, hingga bank-bank dan institusi keuangan (Hedge Fund). Bank-bank serta perusahaan Hedge Fund terbesar di dunia merupakan pelaku utama nan dominan di pasar forex. Transaksi yang mereka lakukan bisa menyebabkan fluktuasi pada harga di pair-pair forex.

Perusahaan Hedge Fund terbesar di dunia

 

Apa Itu Hedge Fund?

Istilah Hedge Fund artinya mengelola sejumlah dana agar nilainya terus bertambah (hedge: melindungi), dan tidak semakin merosot karena nilai tukar yang turun atau akibat inflasi. Adapun lembaga atau institusi yang mengelola dana tersebut dinamakan perusahaan Hedge Fund (Hedge Fund Company), sementara individunya disebut Hedge Fund Manager. Dalam prakteknya, dana trading yang dikelola baik oleh perusahaan maupun manajer Hedge Fund bertujuan untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.

Sama halnya dengan perusahaan pialang atau broker, perusahaan Hedge Fund juga harus berbadan hukum dan mempunyai domisili yang jelas. Apabila Anda tertarik untuk melakukan investasi, maka perusahaan Hedge Fund terkait akan membuat perjanjian (agreement). Di dalamnya, Anda harus menyetujui serta menerima jika investasi Anda bisa saja rugi, alias tidak selalu untung.

Ilustrasi untung dan rugi dalam investasi

Untuk menilai kualitas sebuah perusahaan Hedge Fund, maka Anda bisa melihat dari AUM-nya. AUM alias Asset Under Management merupakan total nilai pasar dari investasi yang dikelola seseorang atau entitas atas nama klien. Dalam perhitungan AUM, ada perusahaan yang memasukkan deposito bank, reksadana, dan uang tunai dalam perhitungannya. Namun, ada pula yang membatasinya hanya untuk dana di bawah manajemen diskresioner, di mana investor memberikan wewenang kepada perusahaan untuk berdagang atas namanya.

Singkatnya, perusahaan Hedge Fund didefinisikan sebagai lembaga keuangan yang mengelola dana dari para investor, dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan atau meningkatkan nilai AUM yang dimilikinya. Semakin besar AUMnya, maka semakin besar pulalah perusahaan Hedge Fund tersebut. Mengutip dari largest[dot]org, ada 10 perusahaan Hedge Fund terbesar dengan nilai AUM yang fantastis pula pada tahun 2018.

 

10. Millennium Management

Millennium Management adalah salah satu perusahaan Hedge Fund yang berkantor pusat di New York City. Pertama kali didirikan pada 1989, jumlah pegawai Millennium Management kini sudah lebih dari 2700 orang; tersebar hampir di seluruh kantor cabang di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.

perusahaan Hedge Fund Millennium Management

Pada masa awal perusahaan ini didirikan, Millennium Management bermodalkan USD35 juta saja. Seiring dengan perkembangan dan keterampilan manajer finansial yang mumpuni, perusahaan ini dilaporkan telah mengelola AUM sekitar USS34.3 miliar pada 2018. Prestasi Millennium Management rupanya tak berhenti sampai di situ. Setelah berhasil mengembangkan dana perusahaan hingga 1000 kali lipat, Millennium Management juga pernah mengantongi penghargaan mingguan dari HFM sebagai Multi Strategi Hedge Fund dengan AUM lebih dari USD1 miliar.

 

9. Elliott Management Corporation

Elliot Management Corporation adalah perusahaan Hedge Fund terbesar kesembilan yang berkantor pusat di New York. Meski hanya memiliki 454 orang pegawai, akan tetapi eksistensi Elliot Management Corp telah dipercaya oleh banyak investor di berbagai belahan dunia. Buktinya, Elliot Management Corp telah memiliki beberapa kantor cabang di London, Hong Kong, Tokyo, dan beberapa kota di Amerika Serikat.

Elliott Management Corporation didirikan pertama kali oleh Paul Singer pada tahun 1977. Selain dikenal sebagai manajer Hedge Fund terbaik di dunia, Paul Singer juga merupakan Ketua Institut Penelitian Kebijakan Manhattan, anggota dewan Harvard Medical School, serta anggota dewan dalam redaksi Commentary Magazine (majalah bulanan AS).

Pendiri Elliott Management Corp, Paul Singer

Selain berhasil karena "digawangi" oleh Hedge Fund manager hebat di kelasnya, prestasi lain dari Elliot Management Corporation terjadi pada tahun 2017. Saat itu, Elliott Management Corporation berhasil memperoleh kenaikan volume transaksi hingga USD5 miliar hanya dalam waktu 24 jam. Data terakhir yang diperoleh pada Januari 2019 lalu menunjukkan bahwa jumlah AUM Elliott Management Corporation sebesar USD35 miliar.

 

8. D.E Shaw & Co.

Sejak didirikan pada tahun 1988 silam, D.E Shaw kini telah memiliki pegawai sebanyak 1200 orang. Meski termasuk dalam jajaran perusahaan Hedge Fund terbesar, perusahaan ini rupanya pernah diterpa berita tak sedap. Sang manajer, Daniel Michalow, dipecat dari D.E Shaw pada awal Mei 2018 karena telah melakukan pelecehan seksual terhadap beberapa pegawai wanita.

D.E Shaw & Co

Kendatipun demikian, D.E Shaw & Co. kini bisa tetap eksis dan menjadi salah satu perusahaan Hedge Fund ternama di New York, dengan total AUM lebih dari USD53 miliar. Menariknya, D.E Shaw ternyata di-manage oleh empat pimpinan eksekutif yang telah bekerjasama lebih dari 20 tahun.

 

7. Two Sigma Investments

Meski tergolong sebagai perusahaan Hedge Fund baru, tetapi prestasi Two Sigma layak diacungi jempol. Bagaimana tidak, perusahaan yang baru berumur 2 dekade ini telah berhasil menjadi perusahaan Hedge Fund terbesar ketujuh di dunia, dengan nilai AUM sebanyak USD58 miliar. Berkantor pusat di New York City, Two Sigma Investment kini mempekerjakan sekitar 1500 orang.

Two SIgma Investment

Mengenai strategi pengenalan perusahaan, Two Sigma percaya jika penggunaan teknologi menjadi poin utama yang potensial dalam membangun image perusahaan. Selain itu, alasan Two Sigma Investment banyak dikenal oleh investor mancanegara adalah karena perusahaan ini juga "melebarkan sayapnya" hingga ke sektor penelitian, pendidikan, serta berbagai kegiatan amal. Pun, Two Sigma juga meluncurkan departemen lain bernama Two Sigma Ventures; sebuah perusahaan investasi yang berfokus pada penggunaan teknologi.

 

6. Renaissance Technologies

Renaissance Technologies adalah salah satu perusahan Hedge Fund yang dinilai sangat tertutup. Strategi pengelolaan dananya yang sangat ciamik pun hanya diketahui oleh para pegawai serta sang owner, sehingga media tentu tidak bisa memperoleh informasi apapun mengenai hal ini. Meski tidak pernah terekspos ke publik, tetapi banyak investor percaya jika strategi milik Renaissance Technology adalah yang terbaik di dunia, mengingat jumlah AUM-nya per akhir 2018 sebesar USD97 miliar.

Dalam beberapa tahun belakangan, co-CEO Robert Mercer menjadi topik berita terhangat di negeri Paman Sam. Pasalnya, ia dianggap sebagai backer yang cukup berperan bagi Presiden AS, Donald Trump. Namun, tak dijelaskan secara rinci bagaimana Mercer bisa menjadi backer andalan Trump.

Di balik berbagai konflik yang disebutkan di atas, perusahaan Hedge Fund terbesar keenam ini rupanya pertama kali didirikan oleh Jim Simons pada tahun 1982. Sejak saat itu, ia pun menjabat sebagai CEO Renaissance, hingga akhirnya mengundurkan diri pada tahun 2010. Meski sudah tak menjabat, hingga kini Simons masih memiliki kuasa sebagai kepala non-eksekutif di Renaissance Technologies.

Jim SImons, Trader sekaligus Pendiri Hedge Fund

(Baca Juga: Jim Simons, Ahli Matematika Pembobol Wall Street)

 

5. Man Group

Jika lima perusahaan Hedge Fund terbesar sebelumnya berasal dari Negeri Paman Sam, Hedge Fund satu ini berasal dari negeri Ratu Elizabeth. Man Group pertama kali didirikan pada tahun 1783. Dengan usia hampir 2.5 abad ini, tak heran jika Man Group dianggap sebagai perusahaan Hedge Fund tertua di antara Hedge Fund lainnya.

Hedge Fund terbesar, Man Group

Berdasarkan data yang diperoleh akhir 2018 lalu, jumlah pegawai di Man Group sebanyak 1325 orang, dengan besar AUM mencapai USD114.1 miliar. Angka inilah yang mengantarkan Man Group sebagai perusahaan Hedge Fund terbesar dan terkemuka, khususnya di wilayah Eropa.

 

4. Bridgewater Associates

Bridgewater Associates merupakan perusahaan Hedge Fund yang didirikan pada tahun 1975 silam oleh seorang trader ternama, Ray Dalio. Karena karir dan kemampuannya, Ray Dalio pun masuk dalam daftar orang-orang kaya dunia versi majalah Forbes, serta 100 orang yang paling berpengaruh di dunia versi majalah Time.

Ray Dalio, Hedge Fund Manager

(Baca Juga: Kunci Sukses Si Raja Hedge Fund, Ray Dalio)

Bridgewater Association yang berkantor pusat di Amerika Serikat ini dilaporkan mengelola dana investor hingga USD160 miliar, dengan jumlah pegawai sebanyak 1700 orang. Selain mengelola dana investor, Bridgewater Association juga mengelola dana pensiun publik dan perusahaan, dana sumbangan universitas, yayasan amal, dana kekayaan negara, hingga bank sentral. Salah satu produk yang terkenal dari Bridgewater adalah "Pure Alpha"; sebuah strategi memaksimalkan pengembalian sekaligus menurunkan risiko.

 

3. AQR Capital Management

AQR Capital Management merupakan perusahaan Hedge Fund yang berkantor pusat di Connecticut, Amerika Serikat. Selain di AS, AQR juga memiliki kantor lain di London, Hong Kong, Tokyo, Sydney, dan Bengaluru (India). Sejak didirikan pada Januari 1998 lalu, AQR kini telah memiliki pegawai sebanyak 1025 orang, yang sekitar 45% di antaranya berlatar belakang S2. Bahkan, 84 di antaranya bertitle Ph.D.S.

Perusahaan Hedge Fund AQR Management

Menurut data yang diperoleh akhir 2018 lalu, AQR Capital Management telah mengelola AUM sebanyak USD226 miliar. Meskipun prestasinya bisa dibilang cemerlang, akan tetapi perusahaan ini juga pernah berada di level terendah pada 2018. Dikatakan oleh Co-Founder dan Kepala Investasi di AQR Capital Management, Cliff Asnes, setiap perusahaan tentu pernah mengalami masa-masa krisis, sehingga kondisi tersebut dianggap wajar dan bisa ditemukan solusinya.

 

2. JP Morgan Asset Management

Nama perusahaan JP Morgan tentu sudah banyak terdengar di telinga investor. Perusahaan yang berbasis di New York City ini sebelumnya merupakan gabungan dari Chase Manhattan Corporation dan JP Morgan & Co pada awal era 2000-an.

Perusahaan Hedge Fund JP Morgan

Sebagai salah satu perusahaan Hedge Fund terbesar kedua di dunia, JP Morgan dilaporkan memiliki AUM hingga USD2.077 triliun dan mempekerjakan sebanyak 250,000 orang pegawai. Dalam perjalanannya, JP Morgan telah banyak membantu investor selama resesi AS. Pun, JP Morgan turut serta berperan dalam pemulihan ekonomi AS pasca krisis finansial 2008 silam.

 

1. BlackRock

Perusahaan Hedge Fund terbesar pertama di dunia ialah BlackRock. Berbasis di New York, perusahaan ini diketahui telah mengelola dana investor mencapai USD 6.3 triliun, dengan jumlah pegawai sekitar 13,000 orang. Selain tingginya nilai AUM yang dikelola, BlackRock juga sebelumnya dilaporkan mengalami kenaikan laba bersih sebesar USD1.09 miliar, atau USD6.68 per saham.

Perusahaan Hedge Fund BlackRock

Sebelum dikenal dengan nama BlackRock, perusahaan yang didirikan pada tahun 1992 ini dulunya bernama Blackstone Group. Blackstone sendiri adalah perusahaan Hedge Fund yang digawangi delapan orang eksekutif pada 1988 silam. Tidak dijelasakan mengapa BlackStone berganti nama, tetapi BlackRock adalah nama resmi yang digunakan perusahaan ini dari tahun 1992 hingga sekarang.

 

Selain tepat memilih perusahaan Hedge Fund sebagai lembaga pengelola dana trading Anda, ada baiknya pemilihan pair-pair forex juga diperhatikan. Pasalnya, memilih pair dengan likuiditas tinggi cenderung mempermudah analisa. Kira-kira, pair mana sajakah yang bisa dijadikan pilihan trading? Mari simak ulasannya di artikel "10 Pair Forex Paling Aktif Diperdagangkan Di Dunia".

Alumnus Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya yang sudah mengenal dunia jurnalistik sejak SMP. Sempat aktif sebagai Editor dan Reporter di UKM Pers UWKS, kini bekerja sebagai salah satu Online Journalist di seputarforex.com.