OctaFx

iklan

11 Aturan Day Trading Yang Tidak Boleh Dilanggar

286954

Aturan Day Trading bisa membimbing Anda untuk bertrading secara cermat dan menghindari hal-hal yang membahayakan ketahanan akun Anda.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Day Trading adalah sebuah kegiatan trading untuk jangka pendek. Orang yang melakukan Day Trading disebut sebagai Day Trader. Mereka memiliki kebiasaan untuk membuka dan menutup posisi mereka di pasar forex dalam tempo satu hari saja. Bahkan bisa lebih, atau kurang dari itu.

Biasanya, pecinta Day Trading ini adalah mereka yang tidak suka menahan posisi mereka selama berhari-hari. Ciri khas dari Day Trader adalah ingin segera mendapatkan profit dengan cepat. Profesi sebagai Day Trader tidak boleh karena coba-coba. Anda harus benar-benar memahami aturan Day Trading ini. 

11 Aturan Day Trading Yang Tidak Boleh Dilanggar

Dilansir dari TradingSetupReview, ada 11 aturan Day Trading yang sebaiknya tidak Anda langgar. Baca baik-baik aturan tersebut satu per satu sehingga akun trading Anda tetap aman dan jauh dari bahaya kerugian besar. 

 

Aturan Day Trading Sebelum Anda Memulainya

1. Day Trading Bukanlah Sebuah Investasi

Rule yang pertama. Anda harus memahami bahwa Day Trading bukanlah bentuk sebuah investasi. Day Trading adalah aktivitas jangka pendek yang murni dilakukan untuk mendapat keuntungan dari selisih pergerakan harga dalam satu hari. Risiko Day Trading ada banyak. Salah satunya, risiko volatilitas dimana fluktuasi (naik turunnya) mata uang terjadi begitu cepat. Ini bisa mendatangkan keuntungan apabila dimanfaatkan secara bijak, tapi bisa menjadi petaka jika Anda melakukan Open Posisi tanpa pertimbangan analisa dan Money Management yang baik

 

2. Day Trading Bukan Gambling

Aturan Day Trading yang kedua, jangan pernah memiliki mindset bahwa Day Trading adalah gambling. Pola pikir tersebut akan membuat Anda bertrading tanpa rencana, serta cenderung memburu profit secara acak atau sesuka hati. Meskipun Day Trading bukan investasi, tapi kegiatan ini mengharuskan trader untuk Open Posisi Buy atau Sell berdasarkan analisa yang matang.

11 Aturan Day Trading Yang Tidak Boleh Dilanggar

Beberapa teknikalis memakai indikator seperti Moving Average, Bollinger Bands, dan sebagainya untuk mengetahui trend yang sedang terjadi. Sementara itu, para fundamentalis lebih memilih trading berdasarkan berita atau news yang akan dirilis. Ada juga trader yang bertrading tanpa indikator sama sekali atau Naked Trading. Mereka biasanya trading dengan strategi Price Action atau membaca arah pergerakan harga melalui pola chart yang telah terjadi.

Trader yang memiliki mindset sebagai gambler (penjudi) akan menganggap pasar seperti area bermain, bukan sebagai tempat berbisnis. Trader semacam ini lambat laun biasanya akan merugi. Sementara, mereka yang melihat trading sebagai lahan bisnis akan bisa bertahan lebih lama. Pasalnya, mereka mampu menghasilkan profit secara konsisten dengan berpedoman pada Money Management dan analisa yang matang.

 

3. Terapkan 5W Dan 1H Dalam Day Trading

Aturan Day Trading yang ketiga, Anda harus memiliki perencanaan yang matang dalam trading. Perencanaan tersebut akan membuat trading Anda lebih terarah. Jika Anda bingung harus memulainya dari mana, Anda bisa menerapkan strategi 5W dan 1H, yaitu What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (kenapa), dan How (bagaimana). Berikut adalah contoh penjabarannya:

  • Apa: pair mata uang yang akan dipakai untuk trading.
  • Siapa: broker mana yang akan digunakan.
  • Kapan: Waktu Anda bisa mulai bertrading.
  • Di mana: Apakah Anda akan trading melalui aplikasi platform, WebTrader, atau yang lainnya.
  • Kenapa: Alasan Anda bertrading dengan metode analisa atau strategi tertentu.
  • Bagaimana: Cara Anda mengelola Money Management untuk meminimalkan risiko.

Masing-masing pertanyaan di atas bisa Anda jawab sesuai dengan sistem trading yang dipakai. Untuk pair mata uang, Anda bisa memilih Pair Mayor (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, dll), Pair Cross (AUD/CAD, EUR/CHF, AUD/JPY, AUD/NZD, dll), dan Pair Eksotik (USD/TRY, EUR/TRY, USD/ZAR, USD/MXN, dll).

Mengenai broker apa yang akan digunakan, Anda tidak perlu cemas karena banyak broker forex online yang bisa dipilih saat ini, baik itu lokal maupun internasional. Anda bisa memilih broker forex berdasarkan status regulasinya, kecepatan layanan pelanggan, fasilitas yang diberikan, dan rekam jejak mereka.

Terkait kapan waktu yang tepat untuk bertrading, sebetulnya kapanpun bisa karena pasar forex buka 24 jam setiap hari kerja (Sabtu dan Minggu libur). Jadi tinggal tentukan sendiri mana waktu trading yang paling pas, serta tidak bertabrakan dengan jam santai bersama keluarga ataupun jam kerja Anda.

Lalu untuk platform trading, Anda bisa memilih platform mampu menciptakan kondisi trading paling nyaman. Beberapa pilihan platform yang bisa Anda gunakan antara lain WebTrader (platform trading berbasis web), MetaTrader 4, MetaTrader 5, cTrader, dan SIRIX. Umumnya, banyak trader yang memilih menggunakan MetaTrader 4 karena alasan lebih nyaman dan mudah digunakan. Tapi semua itu relatif dan kembali pada pilihan masing-masing. 

Ketahui pula apakah Anda tipe trader Teknikalis atau Fundamentalis. Para Teknikalis  akan memakai chart dan berbagai indikator seperti trendline, MA, MACD, RSI, Bolinger Bands, Fibbonaci, Pivot Point, dsb, pola candlestick, juga dan analisa matematis lainnya untuk mengidentifikasi trend pasar. Sementara itu, fundamentalis lebih mengutamakan prediksi arah harga berdasarkan berita ekonomi, laporan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh bank sentral, juga rumor finansial terkini. 

Bagaimana menerapkan Money Management juga tidak kalah pentingnya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni besaran lot pada setiap posisi trading, target profit dan Stop Loss, serta jumlah maksimal Entry Position yang dibuka dalam satu waktu bersamaan. Dengan Money Management yang baik, Anda akan terhindar dari Margin Call dan pendarahan fatal pada balance trading.

 

Awali Dan Akhiri Day Trading Dengan Kebiasaan Berikut

4. Awali Dengan Mengamati Pasar Di 15 Menit Awal

Pada 15 menit awal saat suatu sesi pasar dimulai, biasanya harga akan mengalami volatilitas cukup tinggi. Ini akan membuat Anda kesulitan dalam melakukan analisa, khususnya bagi trader Price Action. Jadi, yang harus dilakukan dalam aturan Day Trading ini adalah menunggu hingga sentimen pasar menentukan sikapnya.

Setelah 15 menit berlalu, Anda bisa mulai mencari peluang berdasarkan setup trading yang sudah ditentukan. Jika lebih berpedoman pada analisa teknikal, maka carilah peluang trading berdasarkan outlook teknikal terkini. Salah satu resep Day Trading secara teknikal bisa dipelajari di e-book berikut ini:

Ebook Day Trading

Download e-book gratis di sini

Apabila Anda mengandalkan rilis berita, maka jangan gegabah untuk masuk pasar sebelum atau tepat pada saat berita dipublikasikan. Sebaiknya, tunggu beberapa menit sampai pasar mencerna berita tersebut, lalu tentukan entry berdasarkan situasi harga yang paling ideal.

 

5. Akhiri Setiap Trading Dengan Melakukan Review

Aturan Day Trading ini kerap kali dilewatkan oleh para trader pemula, padahal manfaatnya sangatlah penting. Selalu ada pelajaran yang bisa diperoleh dari setiap akhir sesi trading. Karena itu, selalu take your time untuk mengidentifikasi kesuksesan atau kegagalan yang Anda peroleh usai menutup satu sesi trading.

11 Aturan Day Trading Yang Tidak Boleh Dilanggar

Kalau perlu buatlah jurnal trading forex, dan tulis open position apa saja yang telah dilakukan. Isi jurnal tersebut dengan hari/tanggal, waktu entry, waktu exit, pair, harga entry, SL, TP, Lot, dan catatan tambahan untuk evaluasi. Dengan melakukan review, Anda akan bisa mengoreksi setiap langkah yang diterapkan dalam kesempatan trading berikutnya.

 

Hal Penting Yang Jangan Sampai Terlewatkan

6. Gunakan Stop Loss

Aturan Day Trading yang berikutnya adalah bijak dalam menggunakan Stop Loss. Tahukah Anda bahwa keinginan untuk tetap bertahan dalam floating loss position bisa mengakibatkan kerugian yang lebih besar dan berpotensi menghancurkan akun Anda? Stop Loss bisa menjadi penyelamat dalam kondisi genting. Artinya, trading tanpa menggunakan Stop Loss merupakan kesalahan fatal yang harus benar-benar dihindari.

Untuk bisa menentukan Stop Loss, Anda harus benar-benar memperhatikan keadaan pergerakan harga. Jangan sampai memasang Stop Loss di level yang tidak proporsional atau tidak sepadan dengan kondisi riil yang terjadi di pasar. Misalnya memasang secara acak Stop Loss di besaran pip sesuka hati, antara 25 pip atau 50 pip. Ini berpotensi menyebabkan akun Anda menutup posisi terlalu dini, padahal harga masih bisa bergerak ke arah yang Anda analisa sebelumnya.

Aturan Day Trading terbaik untuk menentukan Stop Loss adalah dengan menempatkannya di bawah level support terdekat untuk posisi buy, atau di atas level resistance terdekat untuk posisi sell.

 

7. Gunakan Limit Entry Order Dalam Kondisi Tertentu

Apakah Anda sering menutup order terlalu dini sebelum sebuah trend berakhir? Hal tersebut berpotensi memperkecil perolehan keuntungan yang Anda dapatkan. Inilah yang biasa dilakukan trader saat Open Position menggunakan metode biasa atau Market Order. Oleh karena itu, Anda bisa mencoba masuk pasar dengan metode entry alternatif, antara lain Limit Entry Order dan Stop Entry Order. Aturan Day Trading satu ini memungkinkan Anda untuk masuk pasar dengan cara yang tak biasa.

11 Aturan Day Trading Yang Tidak Boleh Dilanggar

Limit Entry Order memungkinkan Anda untuk melakukan Buy di bawah harga pasar sekarang, ataupun Sell di atas harga pasar sekarang. Misalnya, saat ini pair GBP/USD ditradingkan dengan harga 1.1510. Anda berencana untuk buka posisi Sell apabila harga sudah berada di level 1.1530. Pertanyaanya, apakah Anda akan menunggu sambil menatap layar platform trading sampai harga tersebut menuju ke level yang diinginkan? Tentu saja itu tidak perlu. Karena Anda bisa memasang Sell Limit dan set angkanya di level 1.1530. Jikalau nanti harganya benar-benar naik ke level tersebut, maka akun Anda akan membuka posisi Sell secara otomatis

Stop Entry Order adalah kebalikan dari Limit Entry Order, dimana Anda akan melakukan Buy di atas harga pasar saat ini, atau Sell di bawah harga pasar sekarang. Contohnya, ketika pair GBP/USD ditradingkan dengan harga 1.1510, Anda memprediksi harga akan semakin naik setelah menyentuh level 1.1530. Sama dengan metode di atas, Anda tak perlu menunggu sambil memelototi layar platform trading. Anda tinggal pasang Buy Stop sekarang juga, kemudian set angkanya di level 1.1530. Jika harga kemudian benar-benar naik ke level tersebut, maka perintah order Buy akan tereksekusi secara otomatis.

 

8. Bersikap Selektif Dalam Memilih Trading Terbaik

Selektif adalah kunci utama aturan Day Trading sebelum Anda benar-benar masuk ke suatu pasar. Pastikan selalu ada alasan kuat kenapa Anda memilih masuk di pasar tertentu dan lebih menghindari yang lainnya. Contohnya, Anda lebih memilih masuk di sesi pasar Eropa karena tingkat volatilitasnya saat itu sedang tinggi. Pasar cenderung lebih liquid dan membentuk pola Uptrend dan Downtrend yang jelas, sehingga akan lebih mudah bagi Anda untuk membaca pergerakan harga dan berusaha meraup keuntungan.

Di lain pihak, Anda mungkin menghindari masuk di sesi pasar Asia karena volatilitasnya lebih rendah. Harga cenderung bergerak sideways sehingga sulit untuk menentukan titik entry yang potensial. Hal semacam ini juga harus diperhatikan supaya Anda selalu masuk ke sebuah pasar dengan pertimbangan yang akurat. Bukan sekedar asal masuk dan pasang Buy atau Sell saja.

 

Aturan Day Trading Ini Bisa Menyelamatkan Anda

9. Kendalikan Diri, Jangan Terlalu Ambisius Mengejar Pasar!

Aturan Day Trading kesembilan adalah mampu mengendalikan diri saat memasuki pasar trading. Saat pasar terlihat kurang bersahabat dan tidak sejalan dengan analisa atau sistem trading yang digunakan, jangan nekat mengejarnya. Ketahuilah bahwa pasar bergerak tanpa ada seorang pun yang bisa mengaturnya. Artinya, Anda tidak bisa mengontrol pasar untuk bergerak sesuai keinginan Anda. 

11 Aturan Day Trading Yang Tidak Boleh Dilanggar

(Baca juga: Kesalahan Terbesar Trader Adalah Over Trading)

Tetapi, Anda bisa mengontrol respon diri terhadap pergerakan pasar itu. Ingat untuk selalu berada di zona ini. Jangan keluar dari jalur, apalagi nekat memburu pasar. Bisa-bisa yang terjadi malah sebaliknya, bukan Anda yang memburu, tapi pasar yang akan memburu Anda. Ini bisa memicu Overtrading dan Anda pun akan kehilangan segalanya.

 

10. Saat Ragu-Ragu, Kurangi Volume Trading

Ketika rasa bimbang menyelimuti pikiran, hal tersebut dapat berakibat fatal pada setiap keputusan yang diambil. Oleh karenanya, lakukan antisipasi dengan cara mengurangi Volume atau Lot yang Anda tradingkan saat keraguan itu muncul.

Biasanya, keraguan ini muncul setelah trader mengalami kerugian yang signifikan. Rasa khawatir dan cemas pun menyelimuti benak mereka, apakah sistem trading yang digunakan sudah benar? Apakah harga akan benar-benar bergerak sesuai trend? Semua itu akan memicu stres berat hingga menyebabkan rasa frustasi.

Pasar trading adalah tempat yang berisiko, tapi akan lebih berisiko lagi kalau Anda masuk dalam kondisi ragu-ragu. Sebelum rasa khawatir tersebut bisa dikendalikan, alangkah baiknya jika Anda tidak bertrading dalam jumlah lot yang besar. Alternatif lain, Anda bisa pergi meninggalkan pasar untuk sementara waktu sampai kondisi psikologis benar-benar pulih.

 

11. Terimalah Kekalahan Dengan Lapang Dada

Terkadang Anda mungkin berharap untuk bisa selalu profit setiap harinya. Tapi saat profit tak kunjung datang, atau Anda mengalami hari yang sangat-sangat sial tanpa profit sama sekali (bahkan minus), Anda harus menerimanya dengan lapang dada. Ini adalah aturan Day Trading paling krusial.

Terima kekalahan tersebut dan segeralah move on. Jangan sampai Anda menolak mengakui kekalahan, karena hal ini akan memicu rasa ingin balas dendam. Trader semacam ini biasanya akan mencoba untuk overtrading. Padahal trader yang terjebak dengan sifat serakah semacam ini biasanya malah berakhir dengan kerugian pada trading berikutnya

Mereka biasanya akan sadar tentang kebodohan yang sudah dilakukan saat saldo benar-benar ludes atau terkena Margin Call. Di situ yang tertinggal hanya satu kata, yakni penyesalan.

"Coba tadi saya tidak Overtrading, pasti dana saya masih ada untuk bertrading lagi besok"

"Seandainya tadi saya tidak Overtrading, pasti masih ada modal yang tersisa, daripada tidak ada sama sekali." 

Dua kalimat penyesalan di atas biasanya akan muncul saat seorang trader mengalami kerugian gara-gara Overtrading.

 

Itulah 11 aturan Day Trading yang harus benar-benar Anda aplikasikan dengan baik. Kalau perlu, tulis 11 aturan di atas pada secarik kertas, lalu tempelkan di layar monitor laptop atau PC, sehingga Anda akan selalu ingat sampai kapanpun aturan trading yang senantiasa menyelamatkan Anda.

 

Kini Anda sudah mengetahui 11 aturan Day Trading yang tidak boleh dilanggar. Tak ingin terjebak melakukan day trading layaknya trader amatir? Anda bisa menemukan solusinya di artikel kami lainnya yang berjudul Panduan Menyusun Setup Day Trading Ala Pro.

 

Artikel ini juga telah diunggah di Instagram dan bisa dilihat di sini. Agar tetap terhubung dengan Update konten Seputarforex di Instagram, Follow kami di IG: @Seputarforex. Selain itu, Anda juga bisa membaca artikel ini dalam versi catatan singkat di Facebook Fanspage Seputarforex.

Alumni Sastra Inggris yang sudah berkecimpung dalam dunia penulisan selama 8 tahun. Sudah mulai menulis sejak masih kuliah. Saat ini aktif sebagai penulis di seputarforex.com.


Hendrawan
Gmn cara download ebooknya diatas gan?
Seputarforex
Selamat siang @Hendrawan, silahkan instruksi untuk download berikut:

1. Masukan ID Twitter anda. Jangan lupa menginput "@" terlebih sebelum memasukan ID , contoh :@rudyantaxxxx, @juriaxxx

2. Setelah memasukan ID Twitter, silahkan mengeklik icon TAMPILKAN LINK DOWNLOAD di sebelahnya.

3. Anda akan di-alihkan ke halaman Download E-Book, setelah itu, Anda tinggal memilih Download saja di kolom yang tersedia.

Jika sudah dilakukan, namun hasilnya tetap tidak berhasil, silahkan menginformasikan Twitter ID Anda di sini untuk kami cek permasalahannya.
Solikhin
Bagaimana cara mengatur Money Management Day Trading untuk Trader for Living?
Rizal Sf
Ada banyak cara mas @Solikhin. Seperti yang diketahui, Money Management adalah salah satu faktor penting dalam trading forex yang berkaitan dengan pengendalian resiko. Belajar memahami pengendalian resiko dengan benar adalah kunci sukses untuk menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang. Selengkapnya bisa Anda baca di artikel berikut ini: Belajar Memahami Money Management