Advertisement

iklan

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Chisty Maryani memprediksi IHSG hari ini akan bergerak mixed dalam rentang 6.660– 6.746, dan ada sejumlah informasi dalam dan luar negeri yang layak dicermati, 5 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Penjualan alat berat Komatsu milik PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatat, sepanjang empat bulan pertama 2023 UNTR menjual 2,116 unit, 5 jam lalu, #Saham Indonesia
Selengkapnya

3 Strategi Trading Linda Raschke Yang Perlu Anda Tahu

Penulis

+ -

Linda Raschke adalah seorang trader sukses dengan pengalaman yang luar biasa. Yuk cari tahu strategi apa yang ia gunakan? Simak strategi ala Linda untuk menjadi trader sukses.

iklan

iklan

Bukan rahasia umum jika trading forex membutuhkan ketekunan dan semangat pantang menyerah untuk bisa meraih profit yang diinginkan. Namun selain itu, strategi yang tepat juga diperlukan trader agar bisa menghasilkan output yang maksimal. Trader wajib mencari dan mencoba berbagai strategi trading hingga menemukan yang paling tepat.

Tidak ada salahnya untuk mencontoh strategi dari trader kenamaan yang sudah malang melintang di dunia trading. Salah satu trader yang terkenal dengan strategi juaranya adalah Linda Raschke.

Wanita super ini punya tiga strategi trading yang bisa Anda buktikan sendiri:

  1. Strategi Trading 80-20
  2. Strategi Turtle Soup
  3. Strategi Anti Trading

Namun sebelum itu, yuk kenalan dulu dengan sosok Linda Raschke satu ini terlebih dahulu.

linda raschke

 

Siapa Itu Linda Raschke?

Linda Raschke adalah seorang trader, penulis, edukator, dan juga merupakan Presiden dari LBR Group sebuah grup perusahaan yang bergerak di bidang investasi. Linda Raschke mengawali karir di dunia trading pada tahun 1981 sebagai anggota dari dua bursa yaitu Pacific Coast Stock Exchange dan Philadelphia Stock Exchange.

Linda kemudian menjadi CTA terdaftar (Commodity Trading Advisor) pada tahun 1992. Setelah beberapa tahun bekerja di kantor hedge fund yang berbeda, pada tahun 2002, Linda Raschke memulai untuk mendirikan hedge fund-nya sendiri dimana ia menjabat sebagai CPO (Commodity Pool Operator).

Linda Raschke juga seorang penulis yang menerbitkan beberapa judul buku seperti Trading Sardines dirilis pada Januari 2019 oleh Daughters Press dan menjadi salah satu penulis dari buku berjudul "Street Smarts: High Probability Trading Strategies for the Futures and Equities Markets" bersama dengan Laurence A. Connors.

Linda juga telah diundang di berbagai acara sebagai pembicara dan memberi kuliah tentang trading untuk banyak otoritas yang diakui secara global, termasuk: The Managed Futures Association, American Association of Professional Technical Analysts, dan International Federation of Technical Analysts.

Linda Raschke dikenal dengan sebagai trader yang sangat lihai dalam menggunakan analisa teknikal. Menurut Linda, analisa teknikal adalah kunci dari kesuksesan. Linda Raschke memperdagangkan kontrak berjangka S&P 500 dan berhasil menerapkan sistem perdagangannya sendiri di pasar mata uang dan komoditas. Apa saja strategi trading Linda yang bisa kita ikuti? Simak selengkapnya di bawah ini:


Strategi Trading 80-20

Strategi ini boleh dibilang sebagai strategi yang mudah karena tidak melibatkan indikator apapun dan bekerja untuk short-term serta trading intraday. Pada dasarnya, strategi ini berpegang pada false breakaway dari suatu range. Dasar dari strategi ini terletak pada pembentukan intraday candlestick tertentu khususnya candlestick dengan tubuh panjang dan shadow pendek.

Sesuai nama dari strategi ini, jika tubuh candlestick memiliki porsi 80% atau lebih sedangkan shadow mencapai 20% atau kurang, candlestick seperti itu dianggap memberi sinyal untuk perdagangan hari berikutnya. Linda Raschke mengatakan bahwa, dalam kasus seperti itu, pembalikan pasar sangat mungkin terjadi keesokan harinya. Candlestick semacam itu disebut sebagai candlestick momentum.

Setelah candlestick momentum terbentuk, beberapa hari berikutnya trader harus menunggu harga untuk keluar dari batas harga penutupan candlestick momentum sebesar 20 poin, dan saat kembalinya harga ke level penutupan buka order dengan profit 50% dari seluruh durasi candlestick momentum.

Pada grafik USD/CAD di bawah ini, kondisi tersebut terpenuhi pada hari kedua setelah kemunculan candlestick momentum. Pasar bergerak lebih dari 20 poin di atas harga penutupan candlestick momentum, dan pada pembalikannya, kita dapat menempatkan Sell Stop. Trader akan menerima keuntungan setelah 2-3 jam trading. Stop Loss harus ditempatkan di atas maksimum pada saat order dipicu.

3 Strategi Trading Linda Raschke yang

 

Strategi Turtle Soup

Strategi ini bisa diterapkan untuk mid term maupun long term dan tidak memerlukan indikator sama sekali. Trader harus menahan posisi ini selama 2-3 hari dan berada dalam range harga 20 hari.

Perhitungan dimulai setiap hari dari analisis pasar. Trader bisa memulai menggunakan strategi ini ketika ketika range harga minimum atau maksimum tembus tidak lebih awal dari 3 hari setelah harga mencapai maksimum atau minimum itu sendiri. Setelah harga kembali ke dalam range, order yang mengarah ke dalam range akan terbuka.

Untuk lebih mudahnya, saat minimum ditembus dan harga memasuki range mulai 10 poin dari minimum range awal, silahkan untuk entry buy. Jika maksimum ditembus, order jual dibuka dari maksimum -10 poin dari harga maksimum range tersebut. Order harus diikuti dengan trailing stop sebanyak 50-70 poin.

3 Strategi Trading Linda Raschke yang

 

Strategi Anti Trading

Strategi ketiga dari Linda Raschke ini cocok digunakan pada time frame manapun dan memanfaatkan tren setelah selesainya koreksi. Berbeda dari dua strategi sebelumnya, Stochastic Oscillator digunakan untuk menentukan akhir dari pullback dan kelanjutan dari tren utama.

Parameter Stochastic adalah 7.10.3. Arah tren sesuai dengan garis osilator, sedangkan garis warna merah menandakan akhir dari pullback. Trader dapat melakukan entry ketika kedua garis bergerak ke arah yang sama.

Yang harus diperhatikan oleh trader adalah pengait (hook). Order harus dipertahankan satu hari, dengan TP ditempatkan di penghujung hari dan SL di bawah minimum/maksimum sinyal candlestick.

Perhatikan contoh grafik berikut ini untuk lebih jelasnya:

3 Strategi Trading Linda Raschke yang


Kesimpulan

Tiga strategi ala Linda Raschke di atas sangat cocok untuk pemula maupun trader profesional. Terlihat dari langkah-langkahnya yang simple dan minim penggunaan indikator teknikal yang rumit. Namun meski relatif mudah, trader harus tetap membutuhkan banyak perhatian dengan SL dan memperhatikan aturan dengan seksama. Keunggulan lain dari tiga strategi di atas adalah bahwa terlepas dari time frame apapun, strategi ini tetap dapat digunakan asalkan mematuhi rules yang ada.

 

Selain Linda, ternyata banyak juga trader wanita sukses yang strateginya bisa kita manfaatkan, contohnya seperti Jennifer Thornburg. Siapa dia dan seperti apa tekniknya? Yuk, simak artikel berjudul Jennifer Thornburg, Trader Wanita Sukses Pencipta Combo Trade.

299358
Penulis

Seorang penulis, penikmat kuliner, dan penggemar buku sains popular yang mulai belajar trading sejak 2013 karena jatuh cinta dengan Stochastic oscillator. Sangat menyukai analisa teknik dan bisa menghabiskan waktu untuk melihat data harga historis.