OctaFx

iklan

4 Hal Tentang Price Action Yang Perlu Diketahui

188307

Price action (pa) mencerminkan reaksi pasar atas sentimen para pelakunya. 4 hal yang harus diketahui: 1. pa bukan sebuah sistem trading 2. pa universal dan selalu bisa berjalan 3. pa bukan hanya sederetan bar-bar candlestick 4. Diperlukan konsistensi dan disiplin untuk memahami pa.

Xm

iklan

FirewoodFX

iklan

Keadaan pasar selalu berubah dari waktu ke waktu, demikian juga volatilitas-nya. Suatu ketika fluktuasi harga pasar bisa sangat tinggi dengan range trading harian yang besar, tetapi di saat lain pasar bisa diam nyaris tidak bergerak untuk periode waktu tertentu. Ketika volatilitas sedang rendah banyak trader yang mengeluhkan apakah ada yang salah dengan price action. Meskipun mereka trading dengan mengamati price action namun mungkin kurang paham tentang price action itu sendiri. Tidak ada yang salah atau benar pada price action, price action hanya mencerminkan reaksi pasar atas sentimen para pelakunya.

                                                       4 Hal Tentang Price Action Yang Perlu


1. Price action bukan sebuah sistem trading
Banyak trader yang menganggap price action adalah sebuah sistem trading yang kaku dan harus dijalankan sesuai dengan aturan-aturan tertentu. Price action bukan sebuah sistem trading yang menerapkan banyak indikator teknikal, tetapi lebih ke discretionary trading yang lebih didasarkan pada pengalaman dan tidak terlalu mengandalkan indikator teknikal. Sejauh ini belum ada software trading yang diprogram berdasarkan price action.

Dalam trading dengan pengamatan price action tidak diperlukan perhitungan seperti indikator teknikal melainkan pengamatan terhadap pergerakan pasar yang berubah sesuai dengan sentimen para pelaku pasar. Sebagian besar trader profesional menggunakan cara discretionary trading, yang tentunya tidak lepas dari pengamatan pada price action.

2. Price action adalah universal dan selalu bisa berjalan
Sebagian trader ada yang mengeluhkan seperti “kali ini metode price action tidak berjalan” atau “mungkin ada yang salah dengan price action-nya”. Trading berdasarkan pengamatan price action telah digunakan di Jepang sejak abad 18 guna memprediksi pergerakan harga beras seiring dengan mulai diperkenalkannya cara membaca pergerakan harga pasar dengan candlestick. Pada saat itu belum ada satu indikatorpun yang digunakan, dan hingga kini, 300 tahun kemudian, candlestick dan pengamatan price action masih digunakan dalam trading.

Trading dengan price action adalah bagaimana membaca pola-pola candlestick secara natural, dan ini selalu bisa diterapkan karena pola sentimen pelaku pasar akan cenderung berulang diantaranya greed and fear (serakah dan takut) yang selalu tercermin dalam pola price action.

3. Price action bukan hanya sederetan bar-bar candlestick
Price action bukan hanya sekedar deretan bar-bar candlestick dengan formula-formula tertentu, tetapi menunjukkan keseluruhan pergerakan pasar yang digerakkan oleh sentimen para pelaku pasar. Semakin lama Anda mengamati pergerakan pasar (atau semakin tinggi time frame trading), maka Anda akan makin memahami sentimen pasar.

4. Diperlukan konsistensi dan disiplin untuk memahami price action
Tidak seperti indikator teknikal yang bisa cepat dipahami, interpretasi price action membutuhkan waktu dan pengalaman. Untuk memahami pola pergerakan harga yang berubah sesuai dengan sentimen pasar Anda mesti konsisten berlatih dan disiplin.

Sumber : www.learntotradethemarket.com : 4 Facts About Price Action Trading You Need to Know, by: Nial Fuller

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Rm Jamil
Meskipun bisa diperoleh dengan cara yang mudah tapi cara memahami price action lebih sulit dan perlu waktu yang lebih lama daripada indikator teknis yg memerlukan set up tertentu.
Suyanto
trading discretionary bukanya trading dgn feeling? apa cr trading sprti itu aman dan boleh dillakukan? padahal kn banyak himbauan utk membatasi keterlibatan emosi dlm trading forex, kalo dengan feeling sj berarti tradingnya ga pake analisa dong cuma hasil kira2 aja?
Martin S
@ suyanto:
Maksud discretionary trading yang lebih jelas adalah trading dengan cara manual, tidak menggunakan software yang otomatis. Dengan demikian feeling trader akan lebih terlibat dalam analisa misalnya menentukan indikator mana yang cocok dsb.

Semakin berpengalaman maka trader akan bisa melakukan analisa instan, dan dengan mudah bisa menyesuaikan keadaan tanpa harus pusing mencari indikator mana yang pas. Price action termasuk metode trading dengan cara manual (discretionary).

Feeling dalam hal ini berbeda dengan emosi. Emosi dalam trading biasanya dihubungkan dengan rasa ingin balas dendam ketika loss dan over-confidence ketika profit yang menyebabkan over-trading.
Rm Jamil
Trading discretionary kalau saya baca dari keterangannya sepertinya bukan trading yang tanpa analisa sama sekali. Maksud menggunakan feeling di sini mungkin karena tradingnya tidak mengikuti sistem mekanis dari robot trading atau indikator teknis yang bisa dengan otomatis meluncurkan sinyal exit dan entri. Kalau trading ini yang terpaku pada robot dan indikator teknis dinamai sebagai trading mechanical, maka trading discretionary lebih menekankan cara trading yang lebih intuitif karena yang digunakan di sini adalah pengalaman, analisa fundamental, dan price action. Jadi tidak harus mengikuti sistem otomatis dari indikator dan robot trading, tapi dengan mengandalkan analisa secara fundament dan mengamati price action. Apabila trader sudah banyak pengalaman maka discretionary merupakan cara yang tepat karena trading sudah tidak harus terfokus pada indikator teknis saja.
Byan T
price action prnspx membc pola2 candle sbg indi yg mncrminkn sentimen pelaku pasar, & memakaix sbg bhn analisa krn prcy bhw pola2x selalu berulang. prinsip pola yg selalu berulang inikn sm dg penggunaan indi teknikal lain, coz dsrx trdr teknikal prcy sm indi2x adlh krn prgrkn hrg yg sdh lewat bs memberikn sinyal utk prediksi prgrkn selanjutx. jd knp price action bkn dsbut sbg sistem?
Martin S
@ byan t:
- Price action adalah metode dalam trading, sedang sistem trading adalah kombinasi dari metode trading, strategi (misal bagaimana jika kondisi pasar trending atau sideways), dan money management (menentukan resiko per trade, risk/reward ratio dsb). - Sentimen pasar memang berulang, kesimpulan itu diperoleh dari pengamatan dan analisa, sedang indikator teknikal ditampilkan dengan angka-angka yang diperoleh berdasarkan rumus matematika, jadi pengulangannya berdasarkan hitung-hitungan (misal overbought pada indikator RSI bila harga sudah mencapai level 70 dan oversold bila mencapai 30).
Emon Kaje
Misalkan ane trading cuman mengandalkan price action, berarti sistem trading ane namanya bukan price action? Trus disini price action sebagai apanya? Ini contoh aja lho ya, ane nyadar kok ane nggak akan bisa trading cuman pake price action saja. Karna ane blm setingkat master jadi blm berani pake ini aja sih. Cuman bingung aja sama pernyataan price action yang ternyata bukan sistem trading.
Martin S
@ Emon Kaje:
Price action adalah petunjuk atau indikator untuk mengetahui arah sentimen pasar. Trading dengan analisa sentimen pasar disebut trading dengan metode price action. Jadi price action adalah salah satu metode dalam trading.
Sedang sistem trading adalah kombinasi dari metode trading, strategi (misal bagaimana jika kondisi pasar trending atau sideways), dan money management (menentukan resiko per trade, risk/reward ratio dsb).
Kara
owh, baru tahu saya kalo ada yang namanya discretionary trading, jadi slama ini price action bukan bagian sistem trading atau analisis teknikal begitu? Hmm... Saya pikir price action dulu memang khusus untuk analisa teknikal
Rudi Siami
lah emang definisinya analisa teknikal itu apa? Setahu saya semua indikator dengan melalui perhitungan atau formulasi tertentu saja yg bisa dikategorikan sebagai analisa teknikal, sedangkan price action ini kan sbenarnya murni evaluasi subyektif si pengamat dari data2 pergerakan harga lampau.