Advertisement

iklan

5 Alasan Anda Tidak Cocok Bertrading Forex

Market forex memang besar. Namun, bukan berartio cocok untuk Anda.

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Hampir setiap artikel umum yang anda baca di market forex dimulai dengan mengatakan bahwa forex adalah market terbesar di dunia. Hal ini benar, tapi hanya karena itu besar, bukan berarti market forex cocok untuk anda.

5 Alasan Anda Tidak Cocok Bertrading


Setidaknya, inilah beberapa argument yang dapat dipertimbangkan sebelum menilai apakah anda cocok bertrading forex atau tidak.

1. Anda Tidak Memiliki Uang Lebih
Jika keuangan anda hanya cukup untuk bisa membayar sewa tempat tinggal, market forex bukan untuk anda. Ini berlaku untuk setiap jenis investasi dari obligasi, saham, hingga mata uang. Memang anda dapat membuat investasi lebih besar daripada modal di forex. Namun leverage di market forex yang benar harus dibuat dengan mempertaruhkkan resiko modal - Artinya … bukan mempertaruhkan uang yang anda butuhkan untuk makan.

2. Anda Tidak Mampu Menghandle Risiko
Risiko ada di setiap investasi, termasuk juga trading forex. Bahkan ketika anda sudah menerapkan jumlah leverage yang wajar, trading anda tetap selalu disertai risiko. Jika tidak tahan dengan proses kehilangan setiap uang dalam account anda, maka anda mungkin tidak sepatutnya bertrading forex.

3. Anda Tidak Mampu Menangani Loss/Kehilangan Uang
Jika Anda bertrading forex, anda pasti akan mengalami yang namanya Drawdown dan Loss, atau Kehilangan uang. Ada banyak bidang kehidupan di mana menghindari kerugian dan rasa pantang menyerah akan berguna: tinju, kontes radio, jasa, dsb - tetapi forex bukanlah salah satu dari mereka. Dalam forex anda harus dapat dengan cepat mengenali kerugian dan berhenti ketika jumlahnya masih kecil. Seorang trader masih bisa mendapat keuntungan secara keseluruhan jika 90 persen dari kerugian trading dihentikan lebih dini dan 10 persen dari keuntungan yang tersisa masih dibiarkan berjalan. Sembilan dari sepuluh kerugian trading terdengar mengerikan, jadi nilai keseluruhan kerugian dan keuntungan adalah masalah yang terpenting.

Jika anda tidak dapat dengan cepat mengakui kesalahan dan menutup kerugian posisi, hampir tidak mungkin untuk mengeruk keuntungan di forex.

4. Anda Tidak Tahu Apa yang Anda lakukan
Sebelum anda mendepositkan dana ke broker, anda harus menguasai dasar-dasar market, mekanisme trading dan tahu tentang data teknikal dan fundamental yang menggerakkan market. Anda dapat belajar banyak di mana saja. Jangan sampai anda mempertaruhkan uang dalam account live jika anda tidak memahami trading.

5. Anda Tidak Memiliki Waktu
Waktu trading forex memang bisa bervariasi sesuai dengan gaya trading anda. Namun umumnya trading forex akan menyita banyak waktu dan perhatian anda. Tidak ada contoh trading yang bisa anda tempatkan dan kemudian ditinggal selama beberapa bulan, lalu keadaannya akan baik-baik saja. Trading mata uang berarti memantau berita, market dan sumber data lain yang akan mempengaruhi trading anda.

Day trader menghabiskan sebagian besar dari hari-harinya untuk trading. Trader Fundamental mungkin tidak mengawasi trading secara harian, tapi masih akan ada kalender ekonomi dan schedule berita yang perlu diikuti. Jika anda tidak mampu menyediakan waktu luang untuk menjalankan rutinitas ini, terutama untuk belajar ataupun melakukan back testing yang tepat pada strategi trading, anda akan tergilas market. Nnyatanya, menguasai forex bisa membutuhkan waktu berbulan-bulan bahkan tahunan untuk menjadi pro.

 

Mari kita perjelas … Ya, anda dapat trading dengan modal awal yang sangat sedikit. Ya, forex adalah market yang besar dan transparan, terutama bila dibandingkan dengan banyak market keuangan lainnya. Tetapi apakah itu cocok untuk semua orang? Tentu saja Tidak.

Walaupun anda sudah punya pengetahuan dan bahkan pengalaman di bidang pengetahuan ataupun finansial sekalipun, belum tentu trading forex cocok untuk anda. Jika anda tidak memiliki karakter-karakter seperti 5 poin di atas, maka kemungkinan besar anda sudah cocok menjadi trader forex.

Asaeri sudah mengenal trading forex selama bertahun-tahun, kemudian menyadari kurangnya referensi bacaan mengenai trading di Indonesia. Oleh karenanya, Asaeri suka membuat ulasan mengenai pentingnya tata psikologi dan inspirasi-inspirasi lain bagi trader nusantara.


Cx Gunadi
ane bisa handle loss, risiko, en punya wkt jg. modal jg udah lumayan lah. tp ane blm brni msk ke akun live. slm ni masi blm telusur2 lbh jauh soal strategi trading palagi yg teknis2. masi ruwet jalaninnya.
Ekoh
Loh berarti selama ini trading di akun demonya masih belom dilengkapin sama strategi analisa apa-apa dong? Kalo belom punya yang teruji benrer jangan masuk di akun live dulu. Mau beneran trading kudu punya sistem yang udah dijalanin scr disiplin. Buat melatih mental baiknya kalau sudah bisa ngumpulin profit secara konsisten mulai daftar akun live di akun-akun yg kecil dulu macam cent/micro.  Disitu resiko bisa tetep minimal jadi kalo ada loss nggak terlalu membebani. Yg perlu dipastiin ya tetep itu, ada sistem teruji yg dijalanin scr disiplin, dan dlm bbrp waktu udh bisa ngumpulin profit scr konsisten
Rai_han35
@Cx: Kelamaan trading di akun demo juga nggak baik gan, bisa bikin terlalu terbiasa di zona aman, padahal trading di akun real nggak sepenuhnya sama kayak di akun demo. Yang pasti lebih banyak resikonya. Hitung-hitungannya juga sudah pasti lebih rumit. Segera tambah pengetahuan & cara belajar trading gan, percuma lama-lama di akun demo toh kalo profit ya nggak bisa ditarik
Klaus
@gunadi: loh selama ini trading di akun demo pake cara apa gan klow ndak pake analisis trading?
Sutiyono
merem aja kali gan dapet ilham dari mimpi wkwkwk xD
Cx Gunadi
ane naked trading aja sih sukanya, pengen coba2 dulu, tapi belakangan udah mulai liat fundamental juga. kalo teknikal masih berkutat di pola candlesticknya aja. udah ruwet banget soalnya jadi dari pengamatan platform masih suka naked trading...
Alex R
Naked trading emang chartis, tp apa possible dilakukan tanpa fundamental sm sekali? Bukankh cara naked trading seharusnya nanti lebih memerlukan kombinasi dgn analisa fundamental karna utk mengkonfirmasi entri? melepas salah satu analisa walaupun udah menetapkan diri jadi teknikalis / fundamentalis sgt bahaya. Sprti contoh chartis dgn naked trading aja tanpa melihat rilis terbaru dr fundamental jg posisinya tdk akan terlalu valid.
Bambang Priyono
Saya setuju dengan pendapat artikel di atas. Tapi rasanya kecenderungan untuk terlalu banyak mengambil resiko juga perlu ditekankan. Sampai sekarang banyak yang masih memandang forex sebagai cara trading yang penuh dengan resiko. Mungkin hanya sedikit yang tahu bahwa banyak sekali cara yang bisa digunakan untuk mengelola resiko itu, sehingga forex sebenarnya juga bisa disebut bisnis yang bisa dipertanggungjawabkan. Tapi kesukaan trader untuk selalu meningkatkan resiko atau tidak memanagenya sama sekali membuat peluang loss terlihat sangat besar dan membuat persepsi yang salah secara umum. Untuk itu, mereka yang suka main resiko sebaiknya juga menghindari forex trading. Sentimen terhadap resiko lebih baik dijaga netral saja, sehingga tidak terlalu tinggi ataupun rendah. Trading di forex sebaiknya memang tanpa emosi sama sekali
Bestian Hanim
1 lagi ada karakter trader yg perlu dimiliki yaitu mesti sabar. pertama kali coba trading juga jangan langsung punya ambisi besar dapat profit banyak dalam waktu singkat. pahami dulu prospek forex sebagai market yang ga menentu & sulit ditebak, artinya jelas beresiko. juga disini makin tinggi target profit maka makin besar pula resiko kerugiannya. kalo ga pengertian seperti itu maka ga cocok juga jadi trader forex.
Agus Bastian
Satu lagi, kalo ga bisa strategi entry-exit, mending juga jangan deh, soalnya ada orang yang sekali dapet pip positip tapi dibiarin ngefloat ampe akhirnya malah MC wkwkwkkw, pengalaman gua banget tuh pertama kali coba live akun wkkwkwk