OctaFx

iklan

5 Fakta Penting Hardfork Ethereum Constantinople

287041

Setelah perpecahan yang cukup dramatis hingga menjadi ETH dan ETC, jaringan Ethereum akan mengalami Hardfork lagi. Apa saja 5 fakta penting yang perlu diperhatikan di sini?

acy

iklan

Advertisement

iklan

Lebih dikenal secara formal sebagai Hardfork, peningkatan di seluruh sistem kripto telah memicu cukup banyak drama di masa lalu. Terutama, jika sebagian pengguna tidak setuju dengan perubahan sehingga dapat menyebabkan dua versi berbeda dari Blockchain yang sama berjalan secara bersamaan. Contohnya, kita telah melihat perpecahan di jaringan Ethereum yang menghasilkan dua mata uang kripto berbeda, yakni Ethereum (ETH) dan ETC (Ethereum Classic).

Meskipun begitu, dikabarkan bahwa sebagian besar peningkatan sistem Ethereum di Constantinople tidak akan terlihat oleh pengguna biasa. Menurut pengembangnya, Lane Rettig, Hardfork kali ini berfokus pada "peningkatan pemeliharaan dan optimasi". Sehingga efek yang terlihat nyata di pengguna umum Ethereum sangat kecil, tapi efek untuk jaringan secara keseluruhan bisa sangat efisien. Efisiensi terjadi di struktur biaya, serta membuka jalan untuk roadmap peningkatan skalabilitas yang masih menjadi masalah bagi Ethereum saat ini.

Fakta penting Hardfork Ethereum

 

Sekilas Tentang Hardfork Ethereum Constantinople

Constantinople memasukkan lima proposal peningkatan Ethereum (EIP) yang berbeda. Setelah dirilis di Ethereum, proposal akan secara permanen mengubah Blockchain dengan sejumlah pembaruan baru yang tidak kompatibel dengan downgrade. Ini berarti, node jaringan komputer yang menjalankan perangkat lunak Ethereum harus memperbarui seluruh sistem secara bersamaan, atau terus berjalan sebagai entitas Blockchain yang terpisah.

Kelima EIP yang akan dirilis di Constantinople adalah:

  1. EIP 145: Peningkatan teknis yang ditulis oleh dua pengembang Ethereum, Alex Beregszaszi dan Pawel Bylica. EIP 145 merinci metode pemrosesan informasi yang lebih efisien pada Ethereum, dan dikenal sebagai pergeseran bitwise.
  2. EIP 1052: Dibuat oleh pengembang inti Nick Johnson dan Bylica. EIP 1052 menawarkan cara untuk mengoptimalkan eksekusi kode dalam skala besar pada Ethereum.
  3. EIP 1283: Berdasarkan EIP 1087 yang ditulis oleh Johnson, proposal ini terutama menguntungkan pengembang Smart Contract, karena bisa memperkenalkan metode penetapan harga lebih adil untuk perubahan yang dilakukan pada penyimpanan data.
  4. EIP 1014: Diciptakan oleh pendiri Ethereum sendiri, Vitalik Buterin. Tujuan dari peningkatan ini adalah untuk lebih memfasilitasi solusi penskalaan berdasarkan saluran dan transaksi off-chain.
  5. EIP 1234: Dijagokan oleh Afri Schoedon, peningkatan ini adalah yang paling kontroversial, sebab mengurangi penerbitan reward penambangan.

Secara keseluruhan, perubahan yang terjadi meliputi:

  • Optimasi kode untuk meningkatkan waktu pemrosesan pengembang.
  • Struktur penetapan harga yang lebih adil untuk perubahan pada penyimpanan data Smart Contract.
  • Sunting kode yang membuat solusi penskalaan lintas batas lebih mudah.

Jika diuraikan lebih lanjut, maka perubahan-perubahan di atas dapat dijelaskan dalam 5 fakta penting berikut:

 

1. Mengoptimalkan Kode

EIP 145 dan 1052 ditargetkan untuk meningkatkan efisiensi jaringan, dengan membuat perubahan pada mesin virtual Ethereum (EVM) yang mendasarinya. Didukung oleh perangkat lunak di Core Ethereum, EVM memproses Smart Contract menjadi serangkaian Smart Code yang disebut bytecode.

Baik EIP 145 dan EIP 1052 akan berupaya mengoptimalkan aktivitas pengembangan Smart Contract secara lebih spesifik. Sehingga, bisa dipastikan optimasi kinerja dan layanan kebutuhan pengguna menjadi lebih baik daripada jaringan Blockchain lain, dan Ethereum mampu bertahan untuk beberapa dekade ke depan.

EIP 145 memperkenalkan fungsionalitas "bitwise shifting" asli yang dapat dijalankan melalui bytecode, tanpa bergantung pada operasi aritmatika seperti perkalian dan pembagian. Artinya, Smart Contract yang mendasari aplikasi terdesentralisasi seperti CryptoKitties akan bisa diproses lebih cepat oleh EVM.

Cryptokitties

(Baca juga: Apa Itu CryptoKitties?)

Selain itu, ketika Smart Contract Ethereum dieksekusi dan dipanggil, EIP 1052 memperkenalkan pemutakhiran yang hanya memeriksa data penting dari Smart Code, sehingga waktu pemrosesan yang dibutuhkan lebih singkat.

Sebagai contoh: daripada memverifikasi semua Contract, EIP 1052 menjadikannya sebagai baris kode terkompresi, atau hash dapat diverifikasi sebagai gantinya. Aksi ini dapat menghemat waktu dan biaya komputasi, terutama untuk Smart Contract yang panjang dan dijalankan pada ribuan baris kode.


2. Biaya Penyimpanan Lebih Murah

EIP selanjutnya berurusan dengan bagaimana Smart Contract disimpan di Ethereum, seperti EIP 1283, yang mengurangi biaya pengembang ketika membangun Smart Contract. Sebelum ini, pembaruan tertentu pada kode Smart Contract memerlukan biaya serta kekuatan komputasi yang besar, untuk menjalankan operasi pada platform Ethereum.

EIP 1283 mengimplementasikan analisis biaya yang lebih baik, dengan memecah perubahan kontrak yang telah ditulis dalam penyimpanan jangka pendek (memori) Ethereum. Secara garis besar, pembangunan Smart Contract hanya akan membutuhkan biaya yang cukup sedikit, sehingga pengembang akan lebih nyaman menggunakan jaringan Ethereum.

 

3. Lebih Efektif Untuk Transaksi Besar

Dalam Hardofrk Ethereum Constantinople, EIP 1014 membantu memajukan solusi penskalaan eksperimental yang disebut State Channels. Teknologi ini sedang dikembangkan sebagai bagian dari upaya optimasi untuk volume transaksi besar. State Channels nantinya akan meminimalkan jumlah operasi yang perlu terjadi pada Blockchain Ethereum itu sendiri, sehingga bisa lebih irit sumber daya jaringan dan kapasitas.

Menurut pengembang State Channels, Liam Horne, EIP 1014 adalah peningkatan kinerja yang signifikan dalam jaringan Ethereum. Berbagai pengembang lain dalam GitHub juga terus menggemakan sentimen bahwa State Channels harus dimasukkan pada Hardfork Constantinople. Ini menegaskan bahwa EIP 1014 akan lebih memudahkan transaksi yang terjadi secara off-chain.

 

4. Mengurangi Reward Penambangan

EIP 1234, tambahan terbaru untuk empat proposal lainnya yang akan dirilis di Constantinople, berkaitan dengan peningkatan bertahap dalam kesulitan penambangan blok yang dikenal sebagai difficulty bomb. Awalnya, EIP ini dimaksudkan untuk mendorong transisi ke sistem konsensus berbasis bukti (PoS) yang lebih ekologis bernama Casper. Namun, peralihan ini agaknya masih jauh dari kenyataan. Karena itu, langkah-langkah harus diambil untuk menunda ledakan kesulitan penambangan ETH selama beberapa waktu ke depan.

Penambangan Ethereum

(Baca juga: Bitcoin Mining vs Pertambangan Cryptocurrency Lain)

Sayangnya, solusi yang direalisasikan melalui EIP 1234 memiliki efek samping, yakni mengurangi reward penambangan dari 3 ETH menjadi 2 ETH per blok. Karena Ethereum tidak memiliki kebijakan formal, saat ini jaringan tetap mempertahankan model inflasi yang tidak tertutup. Menurut seorang trader bernama Eric Conner, pengurangan reward dalam EIP 1234 dapat dianggap sebagai Stop Gap yang bertujuan untuk mengekang pasokan berlebihan.

Schoedon yang mengembangkan EIP 1234, menggambarkannya sebagai proposal terbaik untuk menstabilkan penerbitan sekaligus penundaan kesulitan penambangan dalam waktu dekat. Namun, beberapa anggota komunitas penambangan Ethereum menentang keputusan untuk mengurangi reward, karena margin laba akan semakin menipis dan potensi operasi penambangan menjadi semakin terpusat di tangan segelintir orang.

 

5. Dihantui Risiko Perpecahan Dan Masalah Bug

Hardfork Ethereum Constantinople bukannya tanpa masalah. Pengurangan reward saat ini memicu risiko pertentangan antar pihak pengembang, sehingga pandangan para pemangku kepentingan Ethereum bisa dikatakan masih saling bertentangan.

Selain itu, terdapat berbagai risiko lain seperti bug kritis yang telah ditemukan oleh pihak ChainSecurity baru-baru ini. Mereka mengatakan bahwa risiko besar muncul di saat ada kemungkinan serangan reentrancy yang dapat menyebabkan semua nominal koin di Wallet hangus.

 

Kelima EIP di atas memiliki dampak terhadap Ethereum untuk sejumlah tujuan dan inisiatif yang lebih luas, terutama pada efisiensi jaringan Ethereum itu sendiri. Saat ini, setiap EIP akan terus menjalani pengujian, implementasi, dan peer-review di minggu-minggu mendatang. Sambil menantikan kabar terbaru mengenai perkembangan Hardfork tersebut, Anda juga bisa belajar tentang perbandingan Ethereum dan Cardano yang sama-sama beroperasi sebagai platform D-App unggulan.

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.