Advertisement

iklan

5 Penemuan Ladang Minyak Terbesar Di Dunia

Volatilitas komoditas minyak di pasar finansial tak pernah sepi. Berikut adalah 5 penemuan ladang minyak terbesar di dunia yang perlu Anda ketahui.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Komoditas minyak menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia. Tak heran jika minyak menjadi incaran banyak investor. Permintaan minyak semakin meningkat, yang menciptakan volatilitas tinggi di pasar keuangan. Negara berkembang hingga negara maju sekalipun berlomba-lomba mencari sumber ladang minyak terbesar untuk bisa menghasilkan keuntungan melimpah sebagai penyuplai sumber energi utama di dunia.

Perusahaan energi multinasional seperti Exxon Mobil (XOM), Bristish Petroleum (BP), dan Chevron (CVX) juga tak luput dari perburuan itu. Oleh karenanya, penemuan dan eksplorasi sumber ladang minyak di berbagai negara di belahan dunia merupakan salah satu aktivitas krusial yang bisa berdampak signifikan. Berikut adalah 5 penemuan ladang minyak terbesar di dunia.

 

1. Kashagan, Kazakhstan

Ladang minyak di Kashagan ditemukan pada tahun 2000. Penemuan sumber ini dapat menjadi cadangan minyak yang potensial bagi Kazakhstan karena diyakini memiliki 38 miliar barel minyak. Lokasinya terletak di 80 km arah tenggara Kazakhstan dan merupakan blok minyak terbesar di luar wilayah Timur Tengah.

ladang minyak terbesar

Sayangnya, ladang minyak di Kashagan menjadi tantangan besar untuk dieksplorasi. Hal itu dikarenakan lokasinya yang terletak di daerah sulit, yaitu di sebelah utara Laut Kaspia. Daerah tersebut membeku setiap tahunnya. Selain itu, sulitnya menjangkau ladang minyak potensial ini disebabkan oleh lokasinya yang mengandung tekanan tinggi dan cairan korosif.

Akibatnya, cadangan minyak yang dapat diambil hanya kurang dari 20 persen saja. Beberapa perusahaan raksasa yang sudah menggunakan lokasi ini sebagai sumber pasokan antara lain North Caspian Sea Production Sharing Agreement (NCSPSA), KazMunayGas, Eni, ExxonMobil, Shell, Total, ConocoPhillips, dan INPEX.

 

2. Ferdows, Iran

Penemuan ladang minyak di Ferdows, Iran, terjadi pada tahun 2003. Ada sekitar 31 miliar barel minyak di ladang yang berjarak 50 mil dari lepas pantai di Provinsi Bushehr ini. Penemuan ini kemudian menjadi ladang minyak terbesar ketiga di Iran setelah Mound dan Zagheh.

ladang minyak terbesar iran

Ferdows juga mengandung triliunan kaki kubik gas alam, sehingga ladang minyak ini semakin memperkuat Iran sebagai negara yang memiliki cadangan sumber energi terbesar di dunia. Namun, pemerintah Iran dikatakan lamban dalam mengeksploitasi sumber daya alamnya karena sanksi yang diberikan oleh pimpinan AS.

Seperti yang diketahui, Presiden AS Donald Trump memberikan sanksi kepada beberapa negara yang mengimpor minyak dari Iran. Negara-negara pengimpor minyak dari Iran antara lain China, India, Turki, Jepang, dan Korea Selatan. Ketegangan yang ditimbulkan dari sanksi ini telah menjadi konflik Timur Tengah berkepanjangan yang berulang kali mempengaruhi fluktuasi harga minyak.

 

3. Santos, Brazil

Ladang minyak yang ditemukan di Carioca-Sugar-Loaf Ini menjadi salah satu penemuan super raksasa di lepas pantai cekungan Santos, Brazil, pada tahun Desember 2007. Dengan perkiraan cadangan minyak sekitar 33 miliar barel, Carioca-Sugar-Loaf memiliki 4-5 kali lebih besar cadangan minyak dibandingkan dengan dua ladang lainnya, yaitu Tupi (ditemukan pada 2007) dan Jupiter (ditemukan pada 2008), yang masing-masing memiliki sekitar 5-8 miliar barel minyak.

ladang minyak brazil

Proses produksi minyak di area ini dimulai pada 2016. Perusahaan minyak milik pemerintah Brazil, Petrobas (PBR), telah mengalokasikan lebih dari USD200 miliar untuk mengembangkan cadangan minyak di daerah cekungan Santos tersebut. Sumber minyak ini berlokasi di kedalaman 2,140 meter di bawah laut, serta di sekitar wilayah kubah garam.

Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri untuk menggali minyak di wilayah ini. Belum ada sumber pasti yang menyebutkan berapa persentase cadangan minyak yang dapat diambil dari salah satu ladang minyak terbesar ini.

 

4. Burgan, Kuwait

Saat ditemukan pada tahun 1938 di gurun tenggara Kuwait, ladang Burgan menampung sekitar 150 miliar barel minyak. Proses penambangan sempat dihentikan saat Perang Dunia kedua. Namun setelah itu, eksploitasi minyak kembali dilakukan. Untuk pertama kalinya, minyak diekspor melalui Pelabuhan Ahmadi pada tahun 1946, dengan dialirkan melalui pipa. Ladang ini mampu memproduksi 1.7 juta barel minyak per hari.

ladang minyak terbesar burgan

Sayangnya, kejayaan ladang minyak Burgan tak berumur panjang. Produksi minyak Burgan anjlok sejak Perang Teluk 1991 ketika pasukan Irak membakar 700 sumur, yang menyebabkan 600 juta barel minyak menguap.

Ladang ini akhirnya tidak pernah pulih lagi dan resmi masuk penghabisan pada akhir 2005. Selain itu, kebakaran dan manajemen dari pemerintah Kuwait yang lemah turut menambah kemunduran dari produksi minyak Burgan.

 

5. Ghawar, Arab Saudi

Terletak sekitar 100 km barat daya dari Dhahran, ladang Ghawar dapat dikatakan sebagai salah satu penemuan minyak terbesar di dunia sepanjang masa. Ladang yang ditemukan pada 1948 ini memiliki cadangan 162 miliar barel minyak.

Selanjutnya, produksi minyak dimulai pada 1951 dengan volume 5 juta bph. Untuk meningkatkan produksi minyak, pengelola menggunakan injeksi air sejak 1964, yang bertujuan memberikan tekanan tambahan. Sistem injeksi ini memanfaatkan air yang dipompa melalui pipa dari Instalasi Pengolahan Air Laut Qurayyah yang memproses sekitar 7 juta barel air laut Teluk Persia per hari.

ladang minyak terbesar ghawar

Ghawar dinobatkan sebagai ladang terbesar dalam produksi maupun cadangan minyak. Di bawah kendali Saudi Aramco yang merupakan perusahaan minyak milik negara, ladang Ghawar telah menghasilkan lebih dari 65 miliar barel minyak mentah sepanjang 63 tahun beroperasi. Ladang minyak ini terus mengalami pengembangan produktivitas yang lebih besar, dengan puncak produksi sejauh ini terjadi pada tahun 2005.

Pemerintah Arab Saudi percaya bahwa Ghawar dapat menghasilkan 125 miliar barel lagi. Namun, belum ada verifikasi independen sejak 1975, dan banyak pihak meragukan klaim Arab Saudi atas Ghawar. Meski begitu, Ghawar tetap dapat dikatakan sebagai salah satu keajaiban dunia dalam penemuan minyak. Produksi minyak Ghawar juga mampu mendorong Arab Saudi sebagai salah satu negara produsen minyak terbesar.

 

Itulah 5 penemuan ladang minyak terbesar di dunia. Meskipun ditemukan memiliki cadangan minyak berlimpah, tidak semua ladang-ladang minyak di atas mampu bertahan. Hal tersebut dikarenakan lemahnya manajemen pengelolaan dan lokasi ladang yang sulit dijangkau. Lantas, negara mana sajakah yang memiliki ladang minyak terbesar dan masih bertahan? Informasinya bisa disimak di artikel: 10 Negara Yang Memiliki Cadangan Minyak Terbesar

Selanjutnya, Anda juga dapat membaca ringkasan ulasan di atas dalam bentuk grafis di bawah ini.

ladang minyak terbesar

291842

Sudah terjun di dunia jurnalis sejak 2013. Aktif menulis di media cetak, online, dan website pribadi dengan berbagai macam topik. Selain itu, juga trading saham sejak 2018.


Kesulitan Akses Seputarforex?

Lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone