OctaFx

iklan

7 Asas Trading Forex Dari Bill Lipschutz

285102

Bill Lipschutz adalah seorang trader forex sukses yang berhasil melipatgandakan modal 12,000USD menjadi 250,000USD. Berikut ini 7 asas trading forex darinya.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Bill Lipschutz adalah seorang trader forex sukses asal Amerika Serikat. Pengalaman dan keberhasilnnya yang menginspirasi telah banyak dijadikan panutan. Di masa mudanya, sosok ini pernah bekerja di departemen forex perusahaan Salomon Brothers dan menghasilkan keuntungan tahunan hingga $300 juta bagi perusahaan tersebut. Keberhasilan cemerlang itu ternyata didapat Bill Lipschutz dengan 7 asas trading forex berikut:

 

bill-lipschutz

 

 

1. Waktu Adalah Faktor Risiko

Sadar atau tidak, setiap kali kita membuka posisi trading baru, artinya kita telah mengambil risiko yang tidak hanya berkaitan dengan modal, tapi juga risiko waktu. Karena itu, Lipschutz selalu menyarankan agar lebih bijak dan sabar dalam menggunakan waktu trading, khususnya dalam mengambil posisi. Lebih baik mengambil satu posisi saja dalam satu waktu, walaupun dua atau tiga posisi juga mungkin saja diambil.

Kita harus menyadari bahwa apa yang kita lakukan harus sebanding dengan risikonya. Untuk apa kita terlalu banyak "bertaruh" dengan kesempatan untuk membuka posisi trading, jika kita tahu risikonya sangat besar? Belum lagi, kita juga akan menyia-nyiakan waktu untuk mengatur banyak posisi yang kemungkinan profitnya masih meragukan itu. Agar trading bisa berjalan efektif, maka Bill Lipschutz memiliki rasio risk/reward tersendiri untuk trading jangka pendek dan jangka panjang.

Asas trading forex dari Lipschutz berbunyi:

"Aturan praktis yang baik untuk perdagangan jangka pendek - yakni 48 jam atau kurang dari itu- adalah rasio 3:1. Untuk perdagangan jangka panjang, khususnya saat ada beberapa pilihan posisi dan sejumlah modal yang dilibatkan, saya menargetkan rasio risk/reward setidaknya 5:1."

 

2. Bermiskin-miskin Dahulu, Kaya Kemudian

Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian memang inti dari bertrading forex. Bill Lipschutz adalah trader forex yang bisa dijadikan simbol dari peribahasa tersebut, meskipun sebetulnya Lipschutz tidak benar-benar miskin di awal karir tradingnya.

Lipschutz mendapat warisan sebesar $12,000 dari neneknya. Namun, ia tak lantas berfoya-foya dengan uang tersebut. Ia menginvestasikannya pada 100 saham berbeda. Awalnya ia berhasil melipatgandakan jumalh tersebut menjadi $250,000.

Namun sayang, kesuksesan tersebut membuatnya khilaf dan menjadi terlalu percaya diri. Ia akhirnya kehilangan semuanya hanya dalam satu kekeliruan fatal. Menyerah? Tidak. Lipschutz yang saat itu belum genap berusia 30 tahun, kembali bangkit dan berhasil mengembalikan modalnya.

Dari kisah sukses trading forex Lipschutz ini, dapat diambil kesimpulan bahwa perjalanan menuju puncak kesuksesan dalam forex tidak akan pernah mudah di awal. Meskipun begitu, jika kita mampu belajar dari kesalahan pemula dan tak mudah menyerah untuk kembali mencoba, maka kesuksesan trading akan mudah didapatkan.

 

3. Nikmati Trading Forex Layaknya Sebuah Game

Karena trading sudah menjadi passion dan bahkan obsesinya, Bill Lipschutz tidak menganggap trading sebagai pekerjaan atau aktivitas yang penuh dengan tekanan. Ia justru menganggapnya sebagai sebuah game yang harus diselesaikan.

Nama game tersebut adalah menyempurnakan proses. Salah satu asas trading forex yang dipegang teguh Lipschutz adalah: trading forex merupakan proses pemecahan masalah dan pengejaran gaya trading yang tak ada habisnya, atau dengan kata lain, game untuk menemukan gaya trading yang cocok dengan kepribadian kita. Agar bisa bertahan lama di dunia forex, kita harus menemukan dulu passion untuk menyelesaikan Game ini.

Namun ada satu hal yang perlu diingat. Jangan jadikan uang sebagai tujuan "Game" trading ini. Sesuai dengan nama game, proses yang sudah tersempurnakan adalah hadiah utamanya. Nikmati saja prosesnya, karena uang atau profit hanya keuntungan ekstra yang didapat setelah Anda berhasil menyelesaikan proses pencarian gaya trading atau pemecahan masalah sebagai trader forex.

"Jika seorang trader termotivasi karena uang, maka itu adalah alasan yang salah. Trader sukses sejati harus sepenuhnya telibat dalam trading. Uang adalah hadiah sampingan," kata Lipschutz.

 

4. Pahami Pedihnya, Tetapi Jangan Takut

 

quotes-bill-lipschutz

 

Hal ini penting untuk menghadapi Loss beruntun. Tak dipungkiri, kerugian yang berturut-turut cenderung membuat seseorang kehilangan kepercayaan diri dan akan sulit untuk berpikir jernih.

Namun, kita tak perlu takut, karena trader terbaik sekalipun tentu pernah juga merasakan pedihnya Loss. Bedanya, mereka tak sampai "Game Over" karena mereka bisa melawan segala hal buruk yang disebabkan oleh kerugian tersebut. Salah satu kiat sukses trading forex Lipschutz berbunyi:

Ketika Anda mengalami kekalahan beruntun, semua keraguan diri muncul dan Anda menjadi sangat enggan untuk menarik pelatuk. Rasanya semua yang Anda lakukan akan salah. Inilah yang harus dipelajari; mengendalikan ketakutan. Merasakan sakitnya kekeliruan adalah hal yang normal, karena jika tidak, maka artinya kita sudah mati rasa.

Lalu bagaimana cara menghindari rasa takut sakit itu? Salah satu yang termudah dan tercepat adalah dengan mencegahnya. Pasanglah persentase risiko yang kecil atau mulailah dengan modal yang kecil.

 

5. Harus "Gila"

Trading adalah bisnis. Untuk sukses dalam bisnis, kita memang perlu sedikit nekat. Kegilaan di sini maksudnya adalah etos kerja dan fokus yang memang menjadi asas trading forex paling penting dalam upaya meraih kesuksesan.

Lipschutz mengatakan:
"Jika mereka menyebut Anda "gila", maka Anda telah berada di jalan yang benar."

Kegilaan Lipschutz sendiri adalah menjadikan rumahnya penuh dengan layar pemantau pasar. Bukan hanya dua atau tiga, melainkan hampir di semua sudut rumah terpasang monitor untuk pemantau pasar, termasuk di samping ranjangnya.

Kita mungkin tak perlu seekstrim Lipschutz dalam menggilai gerak pasar. Apalagi jika kita sudah tinggal serumah bersama pasangan, hal ini tentu akan menjengkelkan bagi orang lain. Namun demikian, tak perlu merasa malu atau salah jika suatu saat ternyata ada kegilaan dalam bentuk lain yang muncul terkait aktivitas kita sebagai trader forex.

Contohnya mungkin adalah menjauh dari layar begitu kita sudah menempatkan posisi. Sekilas, ide ini tampak nekat karena seperti memasrahkan posisi trading kita apa adanya, pada situasi pasar yang tak pernah bisa ditebak bagaimana arah dan fluktuasinya. Namun percaya atau tidak, tindakan paling baik, terutama bagi trader yang gampang panik, memang didasarkan pada asas trading forex yang berbunyi "biarkan pasar bekerja".

Trader forex sukses hanya ada 10% di dunia ini. Untuk jadi 10% itu, lakukan sesuatu yang 90% orang tidak mau melakukannya. Selain ketagihan memasang chart seperti Lipschutz dan membiarkan pasar bekerja, ada pula kebiasaan-kebiasaan bermanfaat trader lain seperti mengorbankan akhir pekan atau waktu senggang untuk belajar trading forex lebih dalam.

 

6. Selalu Menyadari Adanya Faktor Tak Terduga

Seorang trader forex, baik apakah nantinya ia akan condong menggunakan analisis teknikal ataupun fundamental, tetap perlu mempelajari kedua hal tersebut secara proprosional. Mengapa? Karena teknikal dan fundamental sama-sama berpengaruh besar untuk menentukan kesuksesan analisa pergerakan harga di pasar forex.

Sayang, hal ini biasanya sering luput dari seorang trader forex teknikal fanatik. Bill Lipschutz adalah seorangi pakar fundamental. Namun, bukan berarti ia anti pada teknikal sama sekali. Lipschutz juga mengamati chart, hanya saja ia lebih menggunakan strategi Daily Price Action ketimbang Chart Pattern seperti pola Flag atau Head And Shoulders.

Ia juga lihai membaca chart secara teknis dan menempatkan level-level kunci. Namun, Lipschutz lebih menggunakan topik-topik fundamental untuk menyusun tradingnya. Lipschutz sadar, serapi apapun analisis yang disusunnya, akan selalu ada faktor tak terduga yang sewaktu-waktu membuat pasar bergerak di luar perkiraan.

Beberapa contoh dari faktor tak terduga ini bisa bermacam-macam, mulai dari ulah spekulator hingga isu fundamental yang bisa mengejutkan pasar, sehingga menyebabkan kepanikan yang menggerakkan sentimen secara masif dan tiba-tiba. Kisah nyata dari faktor tak terduga yang beberapa tahun lalu menghebohkan pasar adalah insiden bom SNB (Bank Sentral Swiss), yakni keputusan SNB untuk mencabut pegging nilai tukar CHF terhadap Euro yang begitu tiba-tiba. Trader fundamental saja ikut kaget karena tidak ada yang menspekulasikan hal itu sebelumnya, apalagi trader teknikal yang lebih berpandangan pada chart?

Kesimpulannya, dalam trading forex, baik menggunakan analisa teknikal, fundamental, atau kombinasi, kita tetap perlu menyadari adanya kekuatan di luar kuasa kita yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Untuk itulah, manajemen risiko akan sangat diperlukan.

 

7. Tak Ada Yang Instan

 

mie

 

Satu lagi asas trading forex Bill Lipschutz yang sangat inspiratif adalah: segala sesuatu membutuhkan proses dan waktu, termasuk untuk menjadi trader sukses dalam forex. Kitalah yang 100% memiliki kendali atas diri kita masing-masing.

Kita punya kesempatan untuk menyempurnakan proses menjadi trader sukses. Jadi janganlah fokus pada profit semata, tapi fokuslah juga untuk menyepurnakan proses. Jika berhasil, maka uang akan datang sendiri. Tapi ingat, keberhasilan itu membutuhkan banyak waktu dan sangat tergantung dari berbagai faktor, termasuk seberapa sabar dan tekun diri kita dalam mempelajari pasar.

 

Untuk yang ingin mengenal sosok Bill Lipschutz secara lengkap, dapat ditemukan dalam artikel Kisah Sukses Sang Sultan Forex, Bill Lipschutz.

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.