7 Mantra Trading dari Trader Legendaris Mark Douglas

275415

Mark Douglas sang guru psikologi trading mengajarkan rahasianya dalam mendapatkan profit konsisten. Berikut adalah 7 mantra tradingnya.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Mark Douglas, salah satu trader legendaris penulis buku-buku psikologi trading paling tersohor, telah berpulang ke sang Penguasa. Dia meninggalkan karyanya kepada para trader mengenai aspek mental trader sebagai salah satu esensi penting dalam aktivitas trading. Menurut Mark Douglas, sistem trading hanya akan sesempurna kewaspadaan mental penggunanya.

Artikel ini disusun berdasarkan esensi-esensi penting dari ajaran Mark Douglas mengenai cara mengembangkan kewaspadaan mental. Jika Anda mampu mengingat baik-baik ketujuh mantra trading di bawah, mendapatkan profit konsisten bukanlah hal mustahil.

mark douglas

 

7 Mantra Trading Sang Guru Profit Konsisten, Mark Douglas

1. Isi "Profit Gap" Dengan Tepat

Mark Douglas sering menyebutkan istilah "profit gap" pada seminar dan buku-bukunya. Profit gap muncul dari profit harapan Anda dibandingkan dengan profit aktual dari trading live. Kesenjangan antara profit aktual dan profit harapan biasanya muncul karena harapan terlalu tinggi saat memulai kegiatan trading.

profit gap

Umumnya trader pemula akan berharap mendapatkan profit konsisten sebagai sumber penghasilan. Namun, hal tersebut hanya akan dapat dicapai bila trader memiliki metode trading efektif dengan disiplin dan konsisten. Namun pada kenyataannya, kebanyakan trader tidak memilikinya, dari situlah muncul profit gap.

Poin pentingnya, Mark Douglas berpesan kepada trader untuk mengisi kesenjangan profit gap tersebut dengan mengasah kewaspadaan mental dan karakter trading Anda. Hindari mengisi profit gap dengan kegiatan seperti overtrading dan jangan terlalu lama berada di depan monitor untuk memantau chart.

 

2. Menang Trading Dan Menjadi Trader Pemenang Adalah Dua Hal Berbeda

Mark Douglas berkata, setiap orang bisa saja menang trading di pasar forex. Tidak butuh ketrampilan khusus untuk kebetulan menang pada suatu kesempatan trade saja. Anda hanya perlu menekan beberapa tombol dan jika Anda beruntung, profit dalam jumlah besar bisa didapatkan dalam waktu singkat.

Dari situ, kebanyakan trader pemula menganggap trading forex "bisa menang mudah" atau "tak sulit untuk dijadikan sumber penghasilan". Karena cara berpikir seperti itu lah maka pada suatu titik mereka malah kehilangan uang secepat atau bahkan lebih cepat dari perolehan profitnya.

Sedangkan trader pemenang memiliki kewaspadaan mental, sehingga mereka telah menerima kenyataan bahwa setiap keputusan trading memiliki hasil acak. Maksudnya, mereka tidak dapat memastikan hasil trading sampai posisinya benar-benar terlikuidasi.

Dengan kata lain, trader pemenang mengetahui bahwa tujuan trading mereka hanya bisa didapatkan dengan cara bertrading menggunakan sistem trading efektif secara konsisten sepanjang waktu meskipun mereka tahu tidak semua posisi trading akan menguntungkan. Singkatnya, profit bagi mereka adalah bagaimana cara mengurangi risiko kerugian.

 

3. Kunci Dari Bertrading Adalah Kewaspadaan Mental

Menurut Mark Douglas, kewaspadaan mental adalah salah satu kunci terpenting dalam menjalankan sistem trading efektif. Karena menurutnya, tanpa kewaspadaan mental, sistem trading dengan tingkat Win Rate setinggi apapun akan gagal.

Kewaspadaan mental mencakup; mempertahankan fokus pada proses pengambilan keputusan trading, dan tidak membebani pikiran mengenai konsekuensi seandainya posisi trading saat ini akan merugi. Jika Anda tidak memiliki kewaspadaan mental saat mengambil posisi trading; saat Anda harus siap mengambil keputusan spesifik tanpa keraguan atau kekhawatiran, maka Anda tidak akan mendapat keuntungan.

Sistem trading tidak didesain untuk mengambil alih cara bersikap dan mengubah karakter trading Anda. Untuk itu Anda sendiri yang sepenuhnya memegang kendali diri untuk menjalankan suatu sistem trading sesuai dengan prosedur secara konsisten.

Intinya, Mark Douglas mengumpamakan kewaspaan mental seperti disiplin dengan "kepala dingin". Karena sebetulnya, sebagai trader, Anda sedang bergumul dengan diri Anda sendiri dua bagian otak Anda yang selalu berselisih; bagian otak primitif dan emosional melawan bagian otak logis dalam perencanaan.

 

4. Pola Harga Teknikal Tidak Didesain Untuk "Memproyeksikan" Masa Depan

Tidak peduli apapun jenis pola teknikalnya (chart pattern), sebetulnya mereka tidak didesain untuk memproyeksikan (meramal) secara spesifik ke mana harga akan bergerak atau bertolak. Mark Douglas mengatakan bahwa pola teknikal hanya didesain untuk membantu kita mendapatkan gambaran visual ke mana kemungkinan besar harga akan bergerak.

Tidak ada cara paten untuk mengetahui hasil dari suatu sinyal trading pola teknikal. Implikasinya, Anda hanya bisa mendapatkan manfaat dari sinyal tersebut jika Anda mengaplikasikannya secara konsisten dari waktu ke waktu dan untuk beberapa kesempatan trading berkelanjutan.

Mark Douglas menjelaskan alasan kenapa sinyal trading hanya bermanfaat jika diaplikasikan secara konsisten karena sifat natural distribusi acak pada trading. Karena sifat acak itu lah maka seiring kesempatan trading berurutan tadi akan ada peluang menang yang seharusnya menutupi kerugian dari peluang kalah.

 

5. Berpikirlah Dalam Kerangka Probabilitas, Bukan Kepastian

Seperti disebutkan di atas, sebagai trader Anda harus siap menerima kenyataan sifat natural distribusi acak pada trading. Menurut Mark Douglas, trader yang berfokus pada probabilitas tidak menderita "trauma" trading dibandingkan trader-trader lain yang belum belajar untuk berpikir menurut probabilitas.

Mark Douglas menjelaskan bahwa trader yang kerangka pikirnya berfokus pada probabilitas maka tidak menitikberatkan keharusan berprofit hanya pada satu kesempatan trading saja. Mereka lebih berfokus pada kesempatan trading secara serial (berkelanjutan).

Analoginya seperti berikut; Anda memiliki koin dengan salah satu sisi diberikan pemberat agar sisi "kepala" muncul 75%. Anda tidak akan tahu persisnya urutan sisi dan kepala akan muncul. Anda hanya tahu seiring waktu total kemunculan "kepala" dari lempar koin adalah kurang lebih 75%.

 

6. Pikiran Anda Harus "Bebas"

Untuk mengeksekusi suatu keputusan trading tanpa kesalahan mental, Anda harus bebas dari patokan "saya harus menang dari posisi ini". Trader pada umumnya menitikberatkan pada posisi trading saat ini dan hanya terpaku untuk memenangkan posisi tersebut.

Mark Douglas berpesan bahwa saat trader mulai berekpektasi menang dari setiap posisi, secara tidak sadar emosi trader akan terseret hanya pada satu posisi trading tersebut. Akibatnya, jika ternyata hasilnya kalah, dampak emosional akan berkepanjangan atau bahkan traumatis.

Dari sini seharusnya trader mulai menyadari bahwa profit konsisten tidak didapatkan hanya dengan berpatok dari satu kesempatan trading saja, melainkan dari kedisiplinan trader untuk mempertahankan konsistensi sistem trading selama kesempatan trading ada (terus-menerus, sepanjang waktu).

 

7. Titik Fokusnya Bukan Karena "Benar" atau "Salah"

Esensi dari ajaran Mark Douglas tidak bertumpu pada pilihan benar atau salah, melainkan pada peluang atau kemungkinan.

Sinyal trading tidak menginformasikan apakah trader pada posisi salah atau benar, karena dasarnya mereka hanya mengindikasikan bahwa saat ini terdapat peluang untuk masuk pasar.

Dengan menerima kenyataan tadi, trader sebaiknya sudah siap dengan manajemen risiko seandainya posisi saat ini tidak berjalan sesuai ekpektasi.

 

Kesimpulan

Mark Douglas mengajarkan pada kita untuk menyadari pentingnya menanamkan kewaspadaan mental berbekal pemahaman mengenai sifat natural distribusi acak di pasar forex. Tidak penting apakah posisi trading Anda yang sedang berjalan saat ini benar atau salah, ke depan masih akan ada peluang trading lain muncul silih berganti.

Dengan peluang trading berkelanjutan tadi, kemampuan Anda untuk mempertahankan konsistensi sistem trading benar-benar diuji. Profit konsisten bukan berarti Anda harus menang pada setiap posisi, melainkan bagaimana trader memperhitungkan loss sebagai bagian dari kemungkinan pada sistem trading.

Rio Renata aktif menulis di Seputarforex sebagai penulis artikel forex dan broker dalam dua bahasa, khususnya mengenai aspek teknikal. Karena berlatar pendidikan psikologi, ia memandang pergerakan harga pasar layaknya dinamika perilaku individual, yaitu memiliki pola tertentu yang dapat diantisipasi.

Fran
Artikel yang bagus..