Apa Itu Drawdown Dalam Forex?

Pemahaman terhadap Drawdown dalam Forex membantu trader menemukan selisih kerugian saat ini dengan deposit awal.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Kehilangan modal merupakan hal yang wajar dalam trading Forex. Ini adalah sebuah risiko yang harus dihadapi para trader, karena trading memiliki sifat High Risk, High Return. Anda punya risiko mendapatkan keuntungan besar, tapi sebagai gantinya, Anda juga berpotensi mengalami rugi sama besarnya. Seorang trader yang ingin menghitung persentase kerugian yang didapatkannya, perlu mengetahui terlebih dahulu tentang Drawdown dalam Forex.

 

Apa Itu Drawdown?

Menurut thebalance[dot]com, Drawdown dalam Forex adalah selisih antara saldo awal dengan Equity akun terkini. Saat saldo Equity lebih rendah dari saldo awal Anda, itu berarti Anda sedang mengalami Drawdown. Sebagai contoh, Anda memulai trading dengan saldo bersih 100,000 US Dollar, kemudian Anda melihat saldo Equity sekarang menjadi 95,000 Dollar. Ini artinya, jumlah Drawdown dalam Forex Anda adalah 5,000 US Dollar.

Apa Itu Drawdown Dalam Forex

Dengan kata lain, Drawdown dalam Forex adalah jumlah kerugian (loss) yang diperoleh trader saat ini dibandingkan dengan deposit awal. Jumlah Drawdown ini bisa dihitung dalam bentuk persentase.

 

Cara Menghitung Drawdown Dalam Forex

Contohnya, Anda memiliki deposit awal sebesar 10,000 US Dollar. Kemudian, Anda mengalami loss yang mengakibatkan balance saat ini menjadi 2,500 US Dollar. Maka persentase Drawdown yang Anda alami adalah:

((USD 10,000 - USD 2,500) / USD 10,000) x 100% = 75%

Dari hasil di atas, dapat disimpulkan jika persentase Drawdown dalam Forex Anda rendah, maka nilai kerugian Anda pun juga rendah.

 

Cara Menjaga Drawdown Tetap Rendah

Banyak trader tidak menyadari bahwa dirinya mengalami Drawdown yang cukup tinggi, karena mereka merasa tidak mengalami loss berturut-turut. Padahal semakin tinggi Drawdown dalam Forex, semakin besar pula persentase profit yang harus dikumpulkan untuk menutup kerugian tersebut.

Apa Itu Drawdown Dalam Forex

Tak jarang cara-cara irasional pun dilakukan oleh trader yang mengalami Drawdown besar. Salah satunya adalah mengambil risiko dengan meningkatkan ukuran lot (Position Size). Mereka lupa dengan prinsip Money Management dan cenderung bertrading untuk balas dendam.

Di sinilah Anda perlu memahami pentingnya menjaga Drawdown tetap rendah saat melakukan trading. Lalu bagaimana caranya? Dilansir dari Daily Price Action, simak penelusurannya berikut ini:

 

1. Memperkecil Loss Per Transaksi

Pernahkah Anda mengalami kekalahan 10 kali secara beruntun dalam trading? Coba hitung berapa persentase Drawdown dalam 10 kali trading tersebut. Jika jumlahnya di atas 100%, maka Anda dalam masalah besar!

Pastikan Anda menentukan batas persentase risiko yang tepat supaya terhindar dari Drawdown yang tinggi. Berapakah batas persentase risiko yang tepat tersebut? Hanya Anda sendiri yang bisa menentukan. Batas toleransi risiko bisa ditetapkan bermacam-macam, ada yang 2%, 5%, tapi juga ada yang hanya 1%. Jika Anda menggunakan persentase risiko 1% per trading, maka apabila saldo awal Anda sebesar $100, berarti risiko maksimal per posisi tidak boleh melebihi $1.

 

2. Tentukan Batas Maksimum Drawdown Per Minggu atau Per Bulan

Langkah ini menuntut kesabaran tingkat tinggi. Supaya Drawdown dalam Forex tidak semakin besar, buatlah batas maksimum Drawdown mingguan atau bulanan.

Apa Itu Drawdown Dalam Forex

(Baca juga: Sukses Belajar Trading Forex Dengan Evaluasi Mingguan)

Misalnya, Anda berencana menggunakan batas persentase Drawdown 1% per trading. Jika Drawdown sudah mencapai 5%, maka berhentilah trading dan lanjutkan lagi bulan depan. Jika bulan depan terlalu lama, lanjutkan minggu depannya. Sembari menunggu, Anda bisa me-review kembali apakah metode trading yang digunakan sudah benar, atau toleransi risiko yang Anda pasang terlalu tinggi.

 

3. Kalau Kerugian Masih Berlanjut, Lakukan Ini!

Apabila kerugian masih berlanjut, Anda sebaiknya memperkecil persentase risiko per trading, hingga kembali ke posisi yang menurut Anda aman. Setelah Anda cukup percaya diri, barulah pasang batas persentase risiko ke kondisi normal.

Apa Itu Drawdown Dalam Forex

(Baca juga: Menutup Kerugian Dalam Trading)

Anda juga bisa melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil trading, untuk menentukan penyebab kerugian. Apabila sumber kegagalan adalah penerapan metode trading yang kurang disiplin, maka Anda tentu perlu belajar untuk mendisiplinkan diri.

 

Akhir Kata

Drawdown dalam Forex merupakan hal yang tak terhindarkan. Anda harus bisa menjaga disiplin dan emosi supaya keadaan tidak semakin memburuk. Kebanyakan trader pemula berambisi untuk balas dendam guna meng-cover loss yang dialami. Tapi yang terjadi, modal malah amblas dalam hitungan hari. Agar tidak mengalami kejadian serupa, maka mulai sekarang, selalu perhatikan tingkat Drawdown Anda. Jika kesulitan mengendalikan Drawdown, terapkan 3 cara di atas sebagai solusinya.

 

Tahukah Anda? Sebelum terjadi Drawdown, kerugian sebenarnya bisa dihindari jika Anda tahu bagaimana caranya. Untuk itu, Anda bisa membaca artikel tentang Cara Menghindari Loss (Kerugian) Dalam Trading Forex.

Alumni Sastra Inggris yang sudah berkecimpung dalam dunia penulisan selama 8 tahun. Sudah mulai menulis sejak masih kuliah. Saat ini aktif sebagai penulis di seputarforex.com.


Muntiqoh W.
Saat drawdown semakin tinggi, ada dua kecenderungan yg bisa terjadi, trader profesional dgn psikologi yg bagus bs tenang dan mencari solusi, sementara trader pemula akan cenderung panik dan salah menentukan pilihan. Hasilnya drawdown bukannya semakin mengecil, tapi kian membengkak
Ferry H.
Betul, trading tak sekedar mencari profit belaka, butuh psikologi trading, money management, dan analisa mendalam untuk melakukan semuanya dengan baik
Slamet
Klw equity lebih tinggi dari saldo awal apa jg bs disebut drawdown min?
Kukuh Bima
Itu disebut untung/profit gan