Advertisement

iklan

Apa Itu Renko Dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

279918

Chart Renko adalah salah satu tampilan alternatif grafik harga pada terminal trading forex. Renko dapat mempermudah trading jangka panjang, dengan sejumlah syarat.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Kata beberapa trader, chart Renko lebih dahsyat untuk trend trading daripada menggunakan chart candlestick biasa. Kok bisa? Terus, kenapa yah chart ini tidak tersedia secara default di MT4? Penasaran kan? Artikel ini akan menunjukkan pengertiannya, instruksi instalasi-nya dan cara menggunakan chart Renko pada trading Forex.

 cara menggunakan chart renko

Apa Itu Renko?

Renko adalah salah satu tampilan alternatif grafik harga pada terminal trading. Secara visual, grafik harga ini mirip dengan rangkaian kotak bata atau "Renga" (bahasa Jepang), dari situ pula penamaannya. Chart Renko menjadi populer karena tampilan uniknya yang rapi dan minimalis, sehingga mempermudah proses analisa teknikal.

Beginilah perbedaan tampilan antara cara menggunakan Renko dengan chart candlestick:

cara menggunakan chart renko

cara menggunakan chart renko

Dari perbandingan tampilan chart di atas, perbedaan paling mencolok terlihat pada bagaimana setiap bar (batang) muncul. Pada chart candlestick biasa, setiap bar akan muncul bergantung pada timeframe-nya. Sedangkan pada Renko, frekuensi kemunculan setiap bar tidak bergantung pada waktu (timeframe), melainkan murni dari pergerakan pip.

Perlu diingat bahwa tidak ada timeframe pada chart Renko, sehingga variabel yang digunakan untuk mengatur frekuensi kemunculan bar bergantung sepenuhnya pada modifikasi pergerakan pip.  Misalnya seperti contoh cara menggunakan chart Renko di bawah ini:

chart renko, bar

Tiap bar chart Renko di atas hanya akan muncul setelah pasar bergerak 10 pip. Sedangkan untuk berubah warna (berubah arah) dibutuhkan pergerakan 20 pip. Tentu saja Anda dapat merubah variabel tersebut sesuka Anda sepert pada panel opsi indikator MT4, seperti berikut:

chart renko, opsi

Untuk mengubah berapa banyak pip yang dibutuhkan dalam mencetak setiap bar Renko, ubah variabel pada "RenkoBoxSize".

 

Cara Menginstall Renko Pada MT4

  1. Unduh file renko.mod
  2. Buka MT4.
  3. Buka menu "File", lalu klik "Open Data Folder".
  4. Cari folder MQL4, lalu klik folder "Indicators".
  5. Copy paste file renko.mod ke dalam folder "Indicators" tersebut.
  6. Tutup MT4 lalu buka kembali.
  7. Cari dan pasang indikator renko.mod, caranya klik menu "Insert" --> "Indicators" --> "Custom" --> renko.mod.
  8. Atur konfigurasi indikator (biarkan saja untuk opsi default).
  9. Buka chart baru pada menu "File", kemudian klik "Open Offline".
  10. Pilih chart sesuai dengan instruksi pada indikator, misalnya pairxxx.m2 (timeframe tidak mempengaruhi cara menggunakan chart Renko).

    chart renko, keterangan indikator

Cara Menggunakan Renko

Sekali lagi, karena Renko chart tidak menggunakan timeframe, ketajaman analisa teknikal bergantung sepenuhnya pada pemahaman Anda mengenai price action. Alasan tersebut juga menjadi salah satu pertimbangan penting, karena Renko chart dapat menyaring noise lebih baik daripada candlestick, selama trend berlangsung. Jika diuraikan, chart Renko optimal digunakan sebagai:

 

1. Identifikasi Daerah Supply Dan Demand

Bar chart Renko yang saling berhimpitan dalam suatu range dapat dijadikan sebagai acuan dalam menentukan daerah supply dan demand. Contohnya:

cara menggunakan chart renko, supply dan demand

Jika harga (demand) bergerak turun mendekati area supply, maka tekanan para buyer akan semakin dominan, dengan kata lain peluang untuk beli akan lebih besar. Sebaliknya, jika harga bergerak naik mendekati area supply, maka tekanan para seller akan lebih dominan, sehingga peluang untuk jual semakin tinggi.

 

2. Mempertahankan Posisi Selama Trend Berlangsung

Mempertahankan posisi untuk meraih profit sebanyak mungkin cukup sulit dilakukan pada chart candlestick konvensional karena noise-nya yang cukup tinggi. Oleh karena itu, dengan bantuan chart Renko, Anda dapat mempertahankan posisi untuk terus mengejar target Take Profit selama harga belum menyentuh daerah-daerah supply signifikan.

chart renko, trend kuat

 

3. Konfirmasi Kapan Breakout Akan Terjadi

Saat terjadi breakout pada batas-batas support atau resistance, seringkali trader pemula akan menemukan kesulitan untuk memastikan apakah harga benar-benar akan menembus batas atau hanya sekedar menguji batas S/R saja. Dengan bantuan chart Renko, arah harga menjadi lebih jelas karena noise pada chart Renko lebih kecil daripada chart candlestick.

Aturan umumnya, breakout sudah bisa dikonfirmasi oleh chart Renko apabila sudah ada lebih dari satu bar Renko yang telah menembus batas support dan resistance.

chart renko, support dan resistance

 

 

Kekurangan Chart Renko Dibanding Chart Candlestick

Meskipun chart Renko sekilas tampak lebih rapi dan bebas noise daripada chart candlestick, bukan berarti chart Renko tidak memiliki kelemahan sama sekali. Berikut adalah keterbatasan cara menggunakan chart Renko yang perlu Anda pertimbangkan:

 

1. Tidak Bisa Digunakan Sebagai Pentunjuk Entry

Chart Renko hanya menunjukkan interval pergerakan harga dalam pip, tidak ada timeframe dan OHLC (Open, High, Low, Close). Akibatnya, Anda akan mengalami kesulitan untuk menemukan kapan dan di titik-titik (level harga) mana posisi akan dibuka. Oleh karena itu, disarankan untuk tetap menggunakan chart candlestick konvensional sebagai petunjuk entry.

 

2. Tidak Bisa Menunjukkan Dinamika Price Action Seakurat Candlestick

Karena bar chart Renko tidak menggunakan format OHLC sebagai penunjuk catatan harga, maka tidak banyak dinamika price action yang bisa dianalisa. Bandingkan saja pada pola-pola candlestick; puluhan hingga ratusan jumlahnya, sedangkan pada chart Renko Anda hanya dapat mengetahui bahwa satu bar chart renko mewakili sejumlah pergerakan pip.

Oleh karena itu, bar-bar pada chart Renko lebih tepat digunakan untuk analisa pola-pola harga (price pattern), seperti pola triangle, head and shoulder, dsb.

 

Kesimpulan

Chart Renko memberikan alternatif grafik harga dengan fungsi utama untuk menyaring noise. Sehingga, Anda dapat dengan mudah menentukan sejauh mana trend masih akan berlangsung tanpa perlu terganggu oleh fake signal. Sayangnya, Anda masih membutuhkan bantuan chart candlestick untuk menentukan titik Entry.

Intinya, setelah Anda menentukan titik buka posisi dari chart candlestick, gunakan chart Renko untuk menyaring noise selama trend berlangsung dan mempertahankan posisi untuk meraih profit maksimal.

 

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, selain dari kolom komentar, Anda juga bisa langsung bertanya pada ahli kami pada forum tanya jawab yang membahas Renko berikut.

Rio Renata aktif menulis di Seputarforex sebagai penulis artikel forex dan broker dalam dua bahasa, khususnya mengenai aspek teknikal. Karena berlatar pendidikan psikologi, ia memandang pergerakan harga pasar layaknya dinamika perilaku individual, yaitu memiliki pola tertentu yang dapat diantisipasi.