Apa Yang Paling Penting Dalam Trading Forex?

67709

Ada yang berpendapat, trading cukup praktek saja. Tapi juga ada yang menilai, lebih penting tahu dasar-dasar teori dulu. Mana yang benar?

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seorang teman trader berpendapat, nggak usahlah terlalu banyak teori dalam bertrading; yang penting coba, coba dan coba. Lama-lama juga akan bisa merasakan, posisi mana yang harus diambil. Teman trader lain berpendapat sebaliknya. Untuk bisa menjadi trader yang baik, seharusnya mengerti dasar-dasar teori trading plus pemahaman yang baik atas indikator-indikator yang digunakan. Nah tuh… mana yang bener yah? Ok deh… Mari kita liat bareng!

Teori vs Praktek Trading

 

Teori Dasar Trading Itu Perlu....

Menurut pengalaman anda sendiri gimana tuh? Apakah anda termasuk trader yang mengandalkan keberanian plus sedikit (atau malah banyak) kenekatan saat bertrading? Apakah memang kita tidak perlu memahami indikator dan bisa bertrading hanya dengan mengandalkan perasaan?

Saya sendiri terus terang awalnya termasuk yang meremehkan tetek bengek teori dalam trading. Simple aja sih pemikiran yang terlintas di benak saya waktu itu, lah kan cuma menebak arah, naik atau turun… piece of cake… gampaaanng! Yah, mungkin karena menganggap gampang itu lah, akhirnya memang gampang juga kena MC.

Baru setelah kena batunya, saya mulai menyadari, perlunya memahami setidaknya teori dasar untuk bertrading dengan baik. Berdasarkan pada pengalaman trading tanpa tau dasar teori sama sekali, maka saya mulai banting stir.

 

...Tapi Tak Perlu Terlalu Banyak Teori

Saya mulai terobsesi untuk memahami teori dasar trading plus berusaha memahami sebanyak mungkin indikator teknikal maupun sistem trading. Kalau suatu saat ada temen trader yang membicarakan sistem trading atau indikator yang saya belum pernah dengar, maka saya akan segera mencari tahu dan mencoba memahaminya.

Kalau perlu, trading pun cuti dulu, ganti dengan googling sana-sini plus nanya sana-sini maupun mengubah trading system. Tapi, saya justru makin sering kena Margin Call (MC). Wah, trus gimana dong? Kok serba salah nih? Trading dengan teori seadanya, hasilnya cepat MC. Trading dengan terlalu banyak teori juga sering MC. Haddeeh! Untungnya (aneh nih, udah berkali-kali MC juga masih ngerasa untung) saya termasuk orang yang nggak gampang menyerah.

Seringnya loss justru membuat saya terpacu untuk semakin ngotot cari tahu. Yah, sebenernya sih dasarnya penasaran aja, atau "gemes", tepatnya. Soalnya, ya di trading ini saya bener-bener kena batunya. Biasanya, saya ngerasa sebagai fast learner (sombong mode on nih). Eh, kok di trading ini saya ngerasa nggak ada apa-apanya banget deh. Anyway, penasaran dan gemes ternyata bisa memacu saya untuk terus belajar, coba, belajar, coba… Trading ternyata tidak segampang yang saya kira sebelumnya, tapi juga sebenernya nggak serumit yang saya duga. Nah tuh…  

 

Ramuan Yang Tepat

Jadi gimana? Ya itulah ramuan yang sebaiknya dipakai: belajar, coba, belajar, coba… dan seterusnya. Kuncinya: jangan bosan dan jangan cepat menyerah. Eh, by the waybelajar trading forex itu menyenangkan lho. Terus terang, saya dapat banyak hal dari belajar trading.

Selain pemahaman tentang trading itu sendiri, saya juga belajar sabar, belajar mengendalikan emosi, dan bahkan juga belajar bersosialisasi. Singkatnya, manfaat trading bukan hanya uang. Saya mendapat mentor dan juga temen-temen seperguruan. Saya juga menemukan temen terbaik yang selalu memberikan motivasi. Thanks guys… You’re awesome.

Nah, buat temen-temen yang sedang belajar trading. Tetaplah semangat, teruslah belajar, coba, belajar, coba…  Baik jam terbang maupun teori, sama pentingnya dalam forex trading. Terlalu banyak mencoba hanya dengan modal nekad lebih berarti menghamburkan modal, waktu dan tenaga. Tapi terlalu banyak teori juga bikin puyeng. So, yang seimbang lebih baik dan jangan lupa… Enjoy your trade!

Awalnya, Greenpips merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun, kemudian mengenal forex di perguruan tinggi, dan setelah itu memutuskan membuat tesis mengenai Expert Advisor. Paling suka menggunakan Fibonacci dalam trading.

Raharja
waaa..pengalaman om greenpips emang layak diserap nih..betul om..trading itu macam orang buka lapak di pinggir jalan..pertama sih asal gelar..eh..kena razia..belajar cari lokasi yag bebas razia..buka lagi..banyak pungli..belajar cari lokasi yang resmi..buka lg..eh barng kemalingan..belajar cari tempat yang aman..terus buka+belajar..diulang terus sambil ambil pelajarannya..kog kalo begini loss..kog kalo begini..profit..eh..kalo begini impas..ntar kan lama-lama...SUKSES
Anwar Guard
Waduh, koq ngeri banget contohnya bang?? Berasa kita bakal kena hukuman klo ndak tepat pasang sistim trading... Begini, biar lebih ringan gimana klo contohinya kita buka lapak di tempat yg kurang profitable, jadi sampe ketemu lokasi pas dagangan kita belum laku... lagian resiko sistim trading yg kurang tepat kan umumnya kita dapet loss toh? nah samaan tuh klo kayak kita dagang di tempat yg ndak strategis, dagangan kita kurang laku trus loss krn ndak bisa balik modal.
Subandot
Mending belajar dulu tentang forex trading yang benar.
Pilihlah dan fokus ke strategi / sistem trading jangka menengah dan jangka panjang.
Buang jauh-jauh ajaran trading yang berbau bombastis (menyesatkan).
Perbanyak belajar mengenai psikologi trading, dan dasar-dasar berinvestasi yang benar.
Selama proses belajar bisa diterapkan ke akun demo, ulangi demo minimal 6 bulan sampai profit tiap bulannya konsisten. Selama belum konsisten jangan coba-coba buka akun real.

Harison
setuju sama saran master subandot. memang pilih ajaran trading yang bener juga penting, karena walopun masih belajar, coba sistem yang betul + realistis itu perlu. bisa jadi kalo dari awal salah ambil ajaran yang bombastis, kedepannya bakal terus cari sistem yang serupa, dn punya target yang nggak realistis.
Hendrik S
belajar trading juga tidak ada salahnya dengan mengenal sistem trading jangka pendek. setiap sistem pasti ada kelebihan dan kekurangan, dan karakteristik yang bisa dicocokan dengan gaya trader. jadi saat belajar bagus juga untuk mengenal sistem trading jangka kecil, menegah, dan panjang, supaya bisa lebih punya banyak pilihan dalam menentukan sistem kedepannya. yang penting tetap di jalur akun demo, supaya tidak ada resiko real yang tercipta saat baru menjelajah ke sistem trading tertentu.
Sukma Riyanto
ini karena master greenpips cerita dari pengalaman sendiri jadi gampang merasuk di pemahaman ane...
terus gimana nih master setelah coba diseimbangkan? apa sudah gag sering mc lagi?
profitabilitasnya gimana nih?
kalo berhasil terbukti layak dicoba nasehat master... :)
@ Sandy
Pengen tanya ini juga, cz dari bahasan di atas emang kurang di pembuktiannya. Tapi bisa jadi si greenpips emang lagi dalam proses menerapkan ini dn belom ketemu apa hasilnya lebih bagus dari yg sebelomnya. Cuma ngeshare disini karena berasa ini cara trading yg menurut dia paling nyaman. Tanpa pembuktian pun kalau dipikir-pikir ada betulnya pendapat si greenpips. Coba bayangin kita trading langsung coba terus tanpa belajar, pasti kedepanya kita kesulitan bikin rencana trading, bisa2 tiap kali masuk kita spekulasi terus dan hasil tradingnya pun jadi untung-untungan. Tapi kalau kebanyakan teori juga jadinya kebingungan sendiri. Jadi memang yg tepat selalu coba dn belajar.
Jun Whiz
market cuman klo gk naik ya turun. market itu kucing di antara tembok sempit. mau nangkep dari kanan atau kiri. biarkan kucing yang lari. dan biarkan sabar yang membimbing sejauh mana kucing berlari atau kembali
Sagita P.
hmm lumayan juga sih isi artikelnya, meskipun ringan tapi ada tautan informasi lain yang bisa saya kejar terus sampe dapet apa yang paling penting dalam trading forex. Lumayan buat trader pemula yang awalnya belum tahu banyak
Mutiara
Benar harus coba....belajar..coba dan belajar lagi...Karena tidak ada rumus yang pasti untuk dipakai ke trading ini...RUMUS HARI INI BELUM TENTU BISA UNTUK KEDEPANNYA....ATAU BESOKNYA.
Fajar
trading tanpa belajar, sama saja dengan bunuh diri