Apakah Anda Berbakat Menjadi Trader?

115633

Pendidikan tinggi seseorang memang tidak menjamin akan keberhasilan dalam bisnis trading forex. Namun, apakah kesuksesan dalam forex ditentukan oleh bakat? Belum tentu.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Orang yang berpendidikan tinggi memang tidak menjamin akan keberhasilan dalam bisnis trading forex ini. Kebanyakan trader yang berhasil adalah karena mereka mempunyai bakat dan kemampuan di bidang ini. Bakat seseorang akan menjadikan motivasi untuk terus belajar dalam rangka untuk meningkatkan kualitas tradingnya, sehingga kemampuannya akan terus bertambah dari waktu ke waktu.
 

berbakat menjadi trader


Pengertian Bakat

Bakat (aptitude) adalah kemampuan bawaan yang merupakan potensi yang masih perlu dikembangkan atau dilatih untuk mencapai suatu kecakapan, pengetahuan dan keterampilan khusus, misalnya kemampuan berbahasa, bermain musik, melukis, dan lain-lain. Seseorang yang berbakat musik misalnya, dengan latihan yang sama dengan orang lain yang tidak berbakat musik, akan lebih cepat menguasai keterampilan tersebut. Untuk bisa terealisasi, bakat harus ditunjang dengan minat, latihan, pengetahuan, dan pengalaman agar bakat tersebut dapat teraktualisasi dengan baik.

Sehubungan dengan cara berfungsinya, ada 2 jenis bakat :
1. Kemampuan pada bidang khusus (talent) misalnya bakat musik, melukis, dll.
2. Bakat khusus yang dibutuhkan sebagai perantara untuk merealisir kemampuan khusus misalnya bakat melihat ruang (dimensi) dibutuhkan untuk merealisasi kemampuan di bidang arsitek.

Bakat bukanlah merupakan trait atau sifat tunggal, melainkan merupakan sekelompok sifat yang secara bertingkat membentuk bakat. Misalnya dalam bakat musik terdapat kemampuan membedakan nada, kepekaan akan keserasian suara, kepekaan akan irama dan nada.
Bakat baru muncul atau teraktualisasi bila ada kesempatan untuk berkembang atau dikembangkan, sehingga mungkin saja terjadi seseorang tidak mengetahui dan tidak mengembangkan bakatnya sehingga tetap merupakan kemampuan yang laten.

Hal – hal Yang Mempengaruhi Bakat
Pengaruh unsur genetik, khususnya yang berkaitan dengan fungsi otak bila dominan otak sebelah kiri, bakatnya sangat berhubungan dengan masalah verbal, intelektual, teratur, dan logis dan bila dominan dengan otak kanan berhubungan dengan masalah spasial, non verbal, estetik, artistik serta atletis.

Bakat adalah sesuatu yang sudah dimiliki secara alamiah, yang mutlak memerlukan latihan untuk membangkitkan dan mengembangkannya. Struktur tubuh mempengaruhi bakat seseorang. Seorang yang bertubuh atletis akan memudahkannya menggeluti bidang olah raga atletik.

Cara Mengembangkan Bakat:

  1. Perlu keberanian
    Berani memulai, berani gagal, berani berkorban (perasaan, waktu, tenaga, pikiran, dsb), berani bertarung. Keberanian akan membuat kita melihat jalan keluar berhadapan dengan berbagai kendala.
  2. Perlu didukung latihan
    Bakat perlu selalu diasah, latihan adalah kunci keberhasilan.
  3. Perlu didukung lingkungan
    Lingkungan disini termasuk manusia, fasilitas, biaya, dan kondisi sosial yang turut berperan dalam usaha pengembangan bakat.
  4. Perlu memahami hambatan dan mengatasinya
    Maksudnya disini perlu mengidentifikasi dengan baik kendala – kendala yang ada, kemudian dicari jalan keluar untuk mengatasinya.

Dari Tulisan Diatas apakah anda mempunyai bakat trading?

Ikon dari kejeniusan yang sering muncul adalah Albert Einstein. Orang memandangnya sebagai salah satu manusia paling pandai dan punya kemampuan luar biasa dalam berpikir. Ternyata, beliau pernah mengatakan: "Saya tidak memiliki bakat khusus, saya hanya punya rasa ingin tahu yang mendalam"

Dengan minat yang kuat dan ketekunan untuk mendalami bidang tertentu, maka kita pasti mendapatkan kemajuan di bidang itu. Orang yang tekun tanpa bakat akan lebih maju daripada orang berbakat yang pemalas. Kenali keunggulan Anda dan kerjakan apa yang Anda minati dengan sungguh-sungguh… Be a winner! Silakan simak obrolan teman kita dibawah ini mengenai Bakat Trading yang saya ambil dari sebuah forum trading:

Sebuah Dialog:
+ Saya Selalu loss dan Margin Call,, Apakah Saya Berbakat menjadi Trader?
- maaf bro, sepertinya bro pensiun aja, berarti bro gak bakat trading

Komentar-komentar responden:

Si Pandir  :

wahhh.. itu mah pandangan yang sangat menyesatkan...
saya pernah mengalami apa itu yang namanya MC kuadrat alias margin call bertubi-tubi 3 kali dalam seminggu.. tapi setelah dikaji ulang dengan 2 analisis ternyata wajar-wajar aja..
justru dengan tiga kali MC tadi saya jadi waspada dengan langkah2 di transaksi berikutnya.. yang penting dipelajari kenapa bisa loss... kalo ga paham-paham berarti harus belajar lebih banyak lagi tentang indikator dsb..

kalo urusan bakat mah, kumaha engke... karena forex itu seperti memancing di tepi pantai, kita mesti perhatikan setiap riak-riak gelombang yang ada.. dan untuk bisa memahami prilaku gelombang tidak bisa hanya dalam satu dua kali melihat saja...

menurut salah satu master trading itu 10% skill dan sisanya psikologi.. coba aja trading sambil denger musik.. biar ga kena tekanan mental, jadi fokus U ke platform bukan karena dipaksa konsentrasi melainkan terpusat secara otomatis karena mood lagi bagus..

Den bagus :
Menurut saya, forex itu bukanlah bakat..tapi sebuah ketekunan dari kita untuk belajar. Meskipun kita telah loss berulang kali saya rasa itu karena kita belum begitu paham saja tentang forex. Banyak faktor yang mempengaruhi kesuksesan seseorang di dunia forex. Dari semua itu psikologilah yang utama, karena sekalipun kita punya sistem trading yang baik tapi mental kita ga siap, mana mungkin kita bisa sukses di forex.

Abiyanto :
Melukis..... butuh bakat.
Menulis..... perlu bakat dan minat.
Nah kalau forex .... mmmm..... butuh tirakat kalee ...hehehe.....

Tirakat dalam artian berusaha untuk memperbaiki diri.
Mungkin pengetahuannya kurang.
Mungkin disiplin nya cuma kadang-kadang
Mungkin money management nya terlewatkan
Mungkin emosi nya tak tertahankan
dsb,tinggal kita introspeksi diri kita masing-masing. Mana yang kurang dan itulah yang perlu kita tingkatkan.

Forex itu sama seperti bisnis yang lain.
Musti ada PDCA ( Plan - Do - Check - Action ).

foolex :

Menurut saya, bakat dalam forex itu omong kosong! Yang penting dan perlu untuk dilakukan adalah banyak belajar dan berlatih. itu saja. Lagipula, untuk mengukur punya atau tidaknya bakat dalam forex trading itu apa? indikator bakatnya apa? apakah hanya dengan banyaknya profit atau lossnya? tidak.

yang dibutuhkan adalah gabungan dari pengetahuan dan pengalaman. Pengetahuan didapat dari banyak belajar dan baca, pengalaman dari banyak berlatih. itu saja! ditambah sedikit intuisi. pernyataan "Kamu tidak berbakat" menurut saya seperti pembunuhan karakter.. "

Nah, cukup banyak juga pandangan dari teman-teman kita mengenai soal trading ini. Antara berbakat atau tidak kita dalam trade ini saat kita terus di hantam Margin Call (MC0 dan loss).

Akhirnya semua kembali kepada kita sendiri. Jika memang kita tipe pantang menyerah, maka kita akan terus mencari cara untuk bisa. Tapi jika kita mental tempe, maka kita akan kabur dari dunia trading ini saat MC dan Loss menghampiri.

Mulai terjun di dunia trading akhir tahun 2009. Pertama kali belajar konsep Money Management dari seorang trader Jepang, kemudian berlanjut otodidak. Strategi trading berpatokan pada level Support dan Resistance (Supply and Demand), dengan dasar High Low yang pernah terjadi, ditunjang range market yang sedang berlangsung dan pembatasan risiko.


Rukim55
pada akirnya memang bukan bakat aja yg menentukan, lagian sudah banyak jg yg bahas soal bakat trading ini, dan banyakan lagi sih bilangnya forex trading itu bukan urusan bakat.

jadi gw setuju kalo dibilang ketekunanlah yg paling penting. percuma punya bakat trading (?) tapi g dikembangkan alias pemalas. g akan lebih berhasil dari org yg katanya g punya bakat trading (?) tapi dia lebih tekun dan serius belajar trading...
Mj Heru
Ane setuju sama komentar den bagus sama rukim55. Ketekunan & yang lebih penting lagi itu psikologis, yang bisa menentukan kesuksesan trader, bukan sekedar bakat & kemampuan aja. Saking pentingnya psikologis itu, sampe ada beberapa yang setuju kalo sebenarnya tipe orang yang cocok jadi trader forex itu yang kondisi psikologisnya bagus. Ane juga bingung bakat trading disini itu cakupannya apa aja. Apa cuma dari sekedar pengetahuan tentang market aja atau juga mencakup soal psikologisnya. Tapi kalo cuma dari hal2 itu aja, kan sebenarnya bisa dikembangin. Sedangkan katanya bakat itu sesuatu yang genetik atau bawaan dari lahir. Kalo pada kenyataannya nggak sesuai gitu berarti yang kita bicarain bukan soal bakat disini, tapi ya ketekunan & psikologis itu.
Saiful Husen
tp kn ada jg gol bakat ke2 yaitu bakat kusus yg perlu bwt merealisir skil trdng. bs jd kan itu yg dmksdkn disini. mngkn bakat kusus itu adlh kemampuan membaca chart, kemampuan pilih indi yg tpt, kemampuan utk bs konsisten, kemampuan utk manage emosi dg tpt dll. yg jls kemampuan2 kusus yg dimiliki sm trdr sukses.
Rudyan Haliman
@saiful yang udah agan sebutin itu bisa dikembangin/dilatih sama semua orang yang punya niat cukup. bedax mungkin ada yang bisa cepet ada yang lama dan setelah banyak jatuh bangun baru punya pengalaman yang dibutuhkan buat punya kemampuan yang kayak gitu klo cuma soal ini ya berarti ini tergantung keribadianx.kepribadian bentuk kebiasaan, dan kebiasaan bentuk kemampuan itu.
Aryo
terlepas dari apakah trading forex itu memerlukan bakat atau tidak, semua itu tetap tergantung pada disiplin trader. disamping itu karena pilihan trader itu banyak, seperti trading for living, trading yang hanya untuk pekerjaan sampingan saja, jadi porsi kemampuan dan usaha yang diperlukan juga akan berbeda-beda. bisa jadi trader for living itu memang betul-betul butuh orang yang berbakat untuk bisa sukses, atau sudah memiliki pengetahuan sebelumnya, tapi untuk trader yang ingin menjadikan hasil trading sebagai tambahan saja dalam prosesnya bisa lebih terjangkau oleh tipe trader yang lebih umum...