Apakah Anda Telah Siap Menjadi Seorang Trader Forex Beneran?

101097

Trader memang harus memahami metode dan strategi trading yang tepat. Namun, diperlukan juga sebuah kesiapan mental untuk menghadapi pasar forex.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Setiap trader forex bisa mempelajari cara untuk mencapai sukses, yaitu minimal menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang. Disamping kemampuan memahami metode dan strategi trading, sangat dibutuhkan kesiapan mental yang berperan besar dalam trading forex. Berikut ini tujuh hal yang perlu Anda perhatikan selagi Anda bersiap untuk trading di pasar forex dan menjadi seorang trader forex beneran:

1. Apakah Anda telah siap untuk rugi?
Benar, pertanyaan pertama yang mesti Anda jawab adalah apakah Anda telah siap rugi seperti para trader profesional? Jika Anda tidak ingin menerima kenyataan bahwa Anda bisa mengalami kerugian dalam trading, sebaiknya Anda tidak membuang waktu di pasar forex dan berhenti trading. Jika Anda bisa menerima kerugian, langkah selanjutnya menentukan berapa jumlah kerugian yang bisa Anda terima dalam rencana trading Anda. Jumlah kerugian atau resiko ini harus ditentukan dengan rasional dan logis, tidak terlalu kecil atau besar dibanding dengan balance dalam account trading Anda. Banyak trader yang menetapkan resiko pada kisaran 2% sampai 5% dari balance (jika belum ada posisi atau posisinya sudah closed) atau equity (jika masih ada posisi open) untuk setiap kali buka posisi trading.
Jika Anda lakukan hal ini dengan konsisten, maka Anda akan terhindar dari pengaruh emosi Anda untuk ‘balas dendam’ pada pasar yang pada akhirnya Anda melanggar komitmen rencana trading yang telah Anda buat.

2. Apakah Anda telah siap untuk bisa bersabar menunggu sinyal trading yang valid?
Bersabar menunggu sinyal trading yang valid. Ya, apapun metode trading dan strategi yang Anda gunakan, tentu ada kriteria yang baku kapan Anda boleh membuka dan menutup sebuah posisi trading. Kriteria baku yang sudah terpenuhi dinyatakan dengan sinyal trading yang valid. Jika ingin hasil trading Anda sesuai dengan metode dan strategi trading yang telah Anda uji sebelumnya, seharusnya Anda bersabar menunggu sinyal trading yang benar-benar valid sebelum masuk pasar.

                                     Apakah Anda Telah Siap Menjadi Seorang

3. Apakah Anda telah siap untuk bisa mengendalikan emosi Anda ketika trading?
Trading forex secara profesional memang tidak seharusnya melibatkan emosi. Emosi bisa merusak rencana trading yang pada akhirnya membuat hasil trading Anda meleset jauh dari yang Anda perkirakan. Anda harus siap untuk bisa mengendalikan diri dengan komitmen yang jelas dan pasti, yaitu dengan melihat kondisi pasar seobyektif mungkin, tidak mengintervensi posisi trading yang sedang direspon pasar dengan misalnya merubah level stop loss atau target profit tanpa sebab, tidak over-trading dengan masuk pasar berkali-kali karena ingin ‘balas dendam’ ketika loss atau euforia setelah profit. Salah satu cara yang baik agar emosi Anda tidak ikut terlibat ketika trading adalah dengan menetapkan besarnya resiko yang paling dapat kita terima, tidak lebih dan tidak kurang.

4. Apakah Anda telah siap untuk bisa disiplin?
Disiplin dalam trading forex bukan berarti Anda harus memantau layar komputer terus-menerus menunggu datangnya sinyal untuk trading, melainkan Anda harus benar-benar mengikuti aturan baku dalam rencana trading Anda. Anda hanya akan masuk pasar jika sinyal trading cukup valid, dan Anda tidak mengintervensi posisi trading Anda dengan merubah level stop loss atau target profit tanpa sebab. Jika sinyal trading muncul ketika Anda tidak memantau pasar sehingga Anda merasa telah ‘ketinggalan pasar’, lupakan dan tunggu kesempatan berikutnya. Dalam hal ini, jika Anda trading pada chart daily dan setiap hari memantau harga pasar, kecil kemungkinannya untuk ‘ketinggalan pasar’ dibandingkan jika Anda misalnya menggunakan chart 15 menit atau 5 menit. Selain itu, sebaiknya Anda membuat jurnal trading yang berisi history hasil trading yang telah dan sedang Anda lakukan, untuk dievaluasi secara teratur guna memantau kedisiplinan Anda dalam trading.

5. Apakah Anda telah siap dengan cara pikir seorang trader forex, bukan cara pikir seorang penjudi (gambler)?
Benar, pasar forex bukan arena main judi seperti kasino atau roulette, pasar forex adalah riil dan bukan sebuah permainan judi. Jika cara pikir Anda seperti seorang penjudi, persepsi Anda dalam trading menjadi kacau dan interpretasi Anda terhadap pergerakan harga pasar jadi dangkal. Besar kemungkinannya Anda akan menerapkan cara-cara judi pada rencana trading Anda, dan sangat mungkin Anda akan over-trading karena kecanduan trading (trading addict) yang melibatkan emosi. Jika Anda kebetulan seorang penjudi atau masa lalu Anda adalah penjudi, cobalah memahami pasar forex dengan benar agar cara pikir Anda seperti seorang trader forex profesional.

6. Apakah Anda telah siap untuk bisa mengalahkan ego Anda dengan tidak mencoba mengendalikan pasar?
Semua variabel dalam pasar tidak bisa Anda kendalikan untuk mengikuti kehendak Anda. Satu-satunya variabel yang bisa Anda kendalikan dalam trading forex adalah diri Anda sendiri. Anda tentu tidak bisa mengendalikan para trader di bank untuk membuka posisi buy atau sell sehingga harga bergerak naik atau turun seperti yang Anda inginkan. Jika Anda over-analyzing (terlalu berlebihan dalam melakukan analisa pasar), Anda cenderung untuk membenarkan prediksi Anda yang berarti Anda telah mencoba mengendalikan pasar. Anda harus siap untuk bisa obyektif dalam menganalisa pergerakan harga pasar dengan menerima kenyataan bahwa pasar memang tidak bisa dikendalikan. Kendalikan diri Anda dengan mengalahkan ego Anda dalam trading. Biarlah pasar bergerak seperti apa adanya karena dalam trading pasarlah yang paling benar.

7. Apakah Anda telah siap untuk bisa bekerja keras dan terus belajar?
Seperti halnya profesi yang lain, seorang trader forex dituntut untuk bisa bekerja keras guna memperoleh hasil trading maksimal. Kerja keras bukan berarti sering masuk pasar dengan harapan sering profit, tetapi belajar dari kesalahan, disiplin dan selalu melakukan evaluasi dari waktu ke waktu. Selain itu belajar dari trader yang telah sukses juga perlu dilakukan guna menambah ilmu dan pengetahuan Anda dalam trading.

Jika Anda telah merasa siap dengan ketujuh hal diatas, artinya Anda telah siap menjadi seorang trader forex beneran.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Rivan
Salam hangat buat semua master yang sedang mampir di forum ini, saya mau tanya, rata-rata trader pemula nyampe ke level profesional tuh berapa lama sih? Apakah mereka yang bekerja di lembaga keuangan dunia, juga punya persyaratan batas minimal usia?
Martin S
@ rivan:
Dari kisah para trader yang telah sukses rata-rata lebih dari 10 tahun, itupun dengan terus menekuni bisnis ini dengan serius dan bukan sebagai pekerjaan sampingan.

Mengenai batas usia : biasanya untuk bekerja di negara-negara industri maju (termasuk di bidang keuangan) tidak dibatasi usia minimal atau maksimal, yang paling menentukan adalah kemampuan dan prestasi, biasanya ditest dulu.