Awas Jebakan Money Game Berkedok Broker Forex

221585

Suatu money game berkedok broker forex baru-baru ini masuk ke Indonesia dan berusaha menjebak investor dengan iming-iming return luar biasa tinggi. Karenanya, penting untuk mengenali tanda-tanda penipuan seperti ini.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Maraknya broker kloning dan scam broker di tahun 2014 nampaknya terbawa hingga tahun 2015 ini. Di awal tahun ini saja, regulator Kanada dan Inggris sudah ramai memperingatkan publik akan sejumlah scam berkedok broker forex dan binary options. Namun, seperti yang telah terjadi selama ini, skema scam semacam itu biasanya mati satu tumbuh seribu; kali ini digagalkan, besok muncul lagi dengan penyamaran baru.

Awas Money Game Berkedok Broker Forex
Lebih parah lagi, suatu money game berkedok broker forex baru-baru ini masuk ke Indonesia dan berusaha menjebak investor dengan iming-iming return luar biasa tinggi tanpa risiko sama sekali. Mereka bahkan secara agresif menjaring member dengan skema MLM. Oleh karena itu, amat penting bagi kita untuk mengenali tanda-tanda jebakan money game berkedok broker forex seperti ini.

Apa saja tanda-tanda jebakan money game berkedok broker forex?

1. Menjanjikan Fixed Return

Perlu dicamkan baik-baik bahwa profit dari bertrading forex adalah tidak pasti. Tidak ada sistem trading yang 100% akurat pasti berhasil memprediksi arah pergerakan harga. Trader forex paling ahli pun sewaktu-waktu harus mengalami trading gagal yang berakhir rugi. Yang bisa menjanjikan imbal hasil tetap hanyalah money game.

Broker forex tulen bisa memberikan bunga dalam bentuk swap, tetapi itu bergantung pada tingkat suku bunga yang digunakan dalam swap/rollover dan posisi trading yang dipegang oleh trader, atau yang dikenal dengan istilah carry trade. Suku bunga itu berdasarkan pada bunga overnight di pasar interbank yang diturunkan dari suku bunga bank-bank sentral dunia. Diantara pair-pair mayor, suku bunga acuan per tahun saat ini tertinggi adalah New Zealand (3.5%) dan terendah Swiss (-0.75%). Dengan kata lain, apabila ada yang bisa menjanjikan imbal hasil tetap hingga belasan atau puluhan persen per bulan, maka itu money game.

Money game berkedok broker forex akan menjanjikan imbal hasil tetap hingga sekian belas atau puluh persen per bulan dengan istilah canggih seperti Return on Investment (ROI) atau profit, tanpa risiko sama sekali. Ini jelas-jelas bohong. Di dunia investasi, tidak ada untung tanpa risiko.

2. Menjanjikan Profit Meski Tidak Bertrading Sendiri, Tetapi Tidak Menyediakan Rekam Jejak

Beberapa broker forex tulen menawarkan kesempatan bagi trader yang kurang mahir untuk "menitipkan dana" dalam PAMM dimana trader profesional akan bertrading untuk kliennya dengan imbalan beberapa persen dari profit yang dihasilkan. Namun, baik broker forex maupun trader profesional tidak mungkin menjamin profit pasti sekian puluh atau ratus persen dalam waktu singkat.

Trading forex adalah kegiatan berisiko tinggi. Dalam hal ini, kita sebagai klien bisa memilih trader profesional PAMM (atau disebut juga manager PAMM) dengan melihat performa tradingnya di masa lampau. Broker forex bonafide akan menyediakan monitoring dimana performa manager PAMM bisa dilihat, sudah berapa lama trading, seberapa besar profitabilitasnya, dan seterusnya. Dengan demikian, klien tidak membeli kucing dalam karung. Kita juga bukan semata memberikan deposit dana pada broker lalu pasrah, melainkan harus memilih manager PAMM yang profitable serta terus memantau performa-nya dari waktu ke waktu.

PAMM MonitoringSalah satu contoh monitoring PAMM di broker tulen (bukan scam/money game). Disini bisa dilihat berapa lama trading, profitabilitas, drawdown maksimum, juga besar dana yang dikelola oleh PAMM manager tersebut.

Di sisi lain, ada situs-situs yang mengaku broker forex dan menjamin profit tanpa klien harus bertrading sendiri, tetapi tidak menampilkan rekam jejak maupun monitoring sama sekali. Mereka juga tidak menjelaskan strategi trading forex pasti sukses macam apa yang mereka gunakan. Apakah mereka menggunakan martingale? hedging? atau apa? Tanpa mengetahui kejelasan strategi trading yang mereka gunakan, maka berinvestasi pada mereka adalah pilihan buruk. Apabila Anda terlibat dengan yang seperti ini, maka cepat atau lambat uang deposit Anda pasti akan lenyap. Ibarat membeli kucing dalam karung, bagaimana Anda akan mengetahui isi di dalam karung itu benar kucing dan bukannya malah kobra!?

3. Modal Tidak Boleh Ditarik

Pada dasarnya, dana Anda "hanya dititipkan" di broker forex sebagai modal bertrading. Broker memang menyediakan leverage, tetapi modal tetap dibutuhkan sebagai "jaminan". Karena sifatnya modal, maka dana itupun bisa berkurang bila trading Anda rugi, dan bisa bertambah jika trading Anda untung. Broker forex tulen akan mengizinkan Anda untuk menarik dana Anda kapanpun, dan juga menyediakan banyak fasilitas penarikan, baik via bank wire maupun e-payment.

Kecepatan pemrosesan serta fee biaya penarikan dana berbeda-beda di setiap broker tergantung pada fasilitas yang digunakan (e-payment bisa diproses dalam beberapa jam saja, lebih cepat daripada bank wire yang bisa memakan waktu lebih dari satu hari); tetapi meski begitu, selama Anda tidak mengalami kerugian total saat bertrading, maka dana Anda tetap bisa ditarik.

Broker bonafide menyimpan dana para kliennya di akun terpisah dengan akun perusahaan (segregated account). Semua regulator terkemuka dunia, dari Australia yang paling dekat dengan Indonesia hingga Amerika Serikat, mengharuskan penyimpanan dana klien di segregated account sehingga dana klien bisa tetap dikembalikan meski sang broker mengalami masalah keuangan. Contoh yang paling baru adalah ketika broker Excel Markets asal New Zealand bangkrut akibat bom SNB awal Januari 2015. Sesuai regulasi FMA New Zealand, Excel Markets dulu telah menyimpan dana klien di segregated accounts. Sehingga ketika pihaknya mengalami kebangkrutan pun, dalam waktu dua minggu saja 95% dana kliennya sudah berhasil dikembalikan.

Semua regulator di Dunia menjamin pengembalian dana klien ini. Oleh karena itu, tidak masuk akal bila ada broker forex yang melarang penarikan sebagian maupun keseluruhan modal klien, dengan alasan apapun. Apabila ada broker yang mengatakan bahwa keseluruhan atau sebagian modal tidak boleh ditarik, maka Anda perlu mencurigai kalau-kalau ia termasuk skema money game.

4. Withdrawal Butuh Waktu Lebih Dari 10 Hari Kerja

Penarikan dana dari broker forex global memang butuh waktu karena melibatkan transfer antar negara, jadi tidak seperti transfer antar ATM dalam negri yang bisa instan. Namun demikian, broker forex bonafide akan berusaha mempermudah penarikan dana oleh klien-nya, bukan malah mempersulit. Karena itu, maka banyak broker kini menggunakan jasa fasilitas e-payment yang memungkinkan transfer internasional dilakukan instan dari akun broker di e-payment tersebut ke akun klien di fasilitas e-payment yang sama. Waktu pemrosesan yang agak lama dibutuhkan oleh bagian keuangan di broker untuk mengkonfirmasi kebenaran klaim penarikan, tetapi pemrosesan itu pun normalnya hanya memakan waktu beberapa jam saja (di hari kerja).

Jika withdrawal/penarikan dana dari broker membutuhkan waktu lama sekali hingga berhari-hari, bahkan saat tidak ada masalah teknis sekalipun, maka Anda perlu mencurigai kalau-kalau entitas yang menyebut dirinya broker itu sebenarnya hanya menjalankan skema money game. Skema money game dilakukan dengan memutar uang, yaitu memberikan uang dari klien baru kepada klien lama; sehingga entitas money game akan membutuhkan waktu hingga ada perekrutan baru sebelum bisa membayar klien lama.

5. Regulasi dan Alamat Kantor Tidak Jelas

Di era teknologi saat ini, kita bisa melakukan pengecekan regulasi broker forex dan lokasi kantor via internet, walaupun kita tidak berdomisili di negara yang sama dengan broker forex yang sedang kita periksa. Para regulator terkemuka memiliki situs dimana publik bisa mengkonfirmasi legalitas suatu lembaga secara online. Situs para regulator pasar finansial ini diantaranya:

Selain regulasi bisa dikonfirmasi secara online, lokasi kantor broker forex pun seringkali bisa dipantau dengan menggunakan Google Maps atau Google Earth. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi broker forex untuk hanya memiliki alamat website saja, tetapi tidak memberitahukan alamat lokasi kantor fisik yang bisa dikunjungi.

Membuat website berpenampilan profesional itu mudah, dan backlink atau traffic pun bisa direkayasa. Akibatnya scam yang memanfaatkan istilah "bisnis online" juga kian menjamur. Tetapi kredibilitas suatu website, apalagi website yang mengaku menyediakan jasa perbrokeran dan memfasilitasi trading forex, seharusnya bisa dikonfirmasi lebih dari apa yang disampaikan oleh penjaja website itu saja. Sukses dalam trading forex tidak bisa diraih dengan mudah lewat jalan pintas, melainkan membutuhkan pembelajaran, pengalaman, dan kehati-hatian dalam memilih broker. Apabila Anda ingin mengambil manfaat dari bertrading forex, maka sebaiknya pelajarilah dengan sungguh-sungguh, berlatihlah dengan akun demo, lalu cari broker bonafide yang sudah dikenal di kalangan trader.

 

Jika Anda memiliki pertanyaan lain seputar broker forex, selain dari komentar, Anda juga bisa langsung bertanya pada ahli kami di forum tanya jawab yang membahas broker forex berikut.

Alumnus Fakultas Ekonomi yang telah mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental, biasa trading forex dan saham menggunakan Moving Averages dan Fibonacci. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.


Christar
apakah perusahaan regulasi rafmm (rusia) itu terpercaya? terimakasih
A.muttaqiena
Russian Association of Financial Market Members (RAFMM) adalah asosiasi swadaya non-pemerintah yang menetapkan standar operasional dimana para anggotanya (broker forex) bekerjasama meregulasi dirinya sendiri. Dengan struktur demikian, maka bonafiditas RAFMM jelas lebih rendah dari lembaga bentukan pemerintah seperti FCA, ASIC, dan lain-lain.

Namun, dengan melihat kondisi industri forex di Rusia, maka menjadi anggota RAFMM terhitung lebih baik daripada tidak menjadi anggota lembaga regulasi apapun. Berbeda dengan negara-negara lain, pasar forex Rusia belum memiliki badan regulator bentukan pemerintah, sehingga broker-broker forex berusaha untuk membentuk standar sendiri dengan membentuk lembaga swadaya seperti RAFMM dan CRFIN (dibanding RAFMM, CRFIN biasanya dianggap lebih bonafid). Akhir tahun 2014 lalu, Rusia baru saja mengesahkan Undang-Undang terkait regulasi ini, tetapi hingga sekarang belum nampak berjalan dengan pasti. Dalam kondisi seperti ini, maka lembaga regulasi swadaya memegang peran penting.
Johaness Deddy
Orang klw mw ditipu itu biasanya "feeling-nya" main kq.... Biasanya dia bakal kerasa "wah, gw kyknya ditipu nih".... beda lg klw digendam, wkwkwkwkwk.... Jadi baca dulu spesifikasi, sebelum pilih broker.... biar g kena jebakan batman
Uzril
betul