Ayo Menabung

Masih ingatkah anda perkataan oranga tua saat kita masih kecil, dimana saat kita menerima pemberian uang oleh salah satu dari family kita, kemudian orang tua kita berkata "ditabung ya Nak uangnya, untuk beli baju nantinya" kemudian kita menjawab dengan polosnya "iya Bu". Namun dalam selang waktu kurang dari 30 menit kita malah menggunakannya untuk membeli sesuatu. Masih ingatkah anda

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Menabung - twps2 - pendulangforexMasih ingatkah anda perkataan oranga tua saat kita masih kecil, dimana saat kita menerima pemberian uang oleh salah satu dari family kita, kemudian orang tua kita berkata "ditabung ya Nak uangnya, untuk beli baju nantinya" kemudian kita menjawab dengan polosnya "iya Bu". Namun dalam selang waktu kurang dari 30 menit kita malah menggunakannya untuk membeli sesuatu. Masih ingatkah anda dengan memory tersebut...? Atau ingin kembali diingatkan dengan kata-kata berikut ;

Siapa, sih, yang tak ingin punya tabungan ? Saya juga mau, kok, menabung. Masalahnya, uang saya habis terus... Belum lagi anak-anak minta dibelikan sepatu... Saya kan juga perlu beli ini dan itu... Ah, saya memang tidak berbakat dalam mengelola uang...

Bagaimana perasaan anda setelah saya ingatkan dengan Kata-kata tersebut diatas. Barangkali anda ingin sekali bisa menabung, namun dalam prakteknya, hal tersebut terasa sangat sulit untuk dilakukan. Dimana anda selalu kehabisan uang disaat akhir bulan sehingga tidak dapat menabung. Apakah Anda tergolong orang yang seperti itu ? Apabila benar seperti itu, jangan berkecil hati, Karena pada dasarnya Semua orang pernah mengalami hal tersebut. Menabung (melakukan investasi secara rutin) seringkali dilakukan untuk berbagai macam cara dan tujuan. Namun dengan demikian, apabila anda dapat menyisihkan uang secara rutin, maka uang yang anda kumpulkan tersebut bisa sangat bermanfaat.

Ambil contoh seseorang yang memiliki penghasilan sebesar Rp 2 juta per-bulan, misalnya, setelah selama setahun menabung hanya memiliki saldo direkeningnya sekitar Rp 200 ribu. Setelah ditanya kenapa jumlah saldo rekeningnya hanya sebesar itu setelah bekerja selama satu tahun, lalu ia mengatakan, bahwa penghasilannya selalu habis dipakai dalam sebulan. maka, ia tidak bisa menabung. Sebetulnya, kalau ia mau menabung sebesar Rp 100 ribu saja setiap bulannya, maka pada akhir tahun ia sudah akan memiliki jumlah saldo rekening sebesar Rp 1,2 juta, plus bunganya. Apakah situasi seperti ini cukup akrab ditelinga anda ? Atau, apakah anda juga mengalaminya ? Dalam berbagai cara untuk dapat melakukan hal tersebut diatas, ada baiknya anda simak poin-poin beikut :

Meningkatkan dan Menekan

Selama ini anda selalu membelanjakan terlebih dahulu uang anda sehingga selalu kehabisan uang untuk ditabung, kenapa sekarang anda tidak membalik proses tersebut ? Pada saat anda menerima gaji, misalkan pada tanggal 29, cobalah untuk menyisisihkan terlebih dahulu sebagian uangnya untuk anda tabung, baru kemudian sisanya anda belanjakan. Apabila itu dapat anda lakukan secara rutin, maka setelah setahun, anda sudah akan memiliki simpanan dalam jumlah yang besar. Apabila anda melakukan hal tersebut, maka anda tidak akan ada alasan lagi bagi anda untuk tidak menabung. Mungkin saja uang yang bisa anda belanjakan jadi berkurang. Tapi itulah konsekuensinya : anda perlu memiliki sejumlah dana sebagai cadangan untuk masa depan anda. Sebagai contoh, penghasilan anda tadinya adalah Rp 2 juta per bulan. Tadinya, anda biasa membelanjakan Rp 2 juta tersebut sampai habis. Sekarang, dengan anda menabung Rp 100 ribu per bulan dimuka, maka total pengeluaran anda hanya tinggal Rp 1.900 ratus ribu per-bulan. Bila anda merasa jumlah itu tidak cukup, maka anda harus melakukan satu diantara tiga pilihan dibawah ini:

  1. Meningkatkan pendapatan anda. Dalam contoh diatas, pendapatan Rp 2 juta ditingkatkan menjadi Rp 2,5 juta. Dengan demikian anda tetap menabung Rp 100 ribu, maka pengeluaran anda bukan lagi Rp 1.900 ratus ribu, melainkan kembali menjadi Rp 2.400 ratus ribu juta.
  2. Menekan pengeluaran anda. Dalam contoh diatas, anda bersedia untuk menekan pengeluaran anda yang tadinya Rp 2 juta menjadi Rp 1.900 ratus ribu saja.
  3. Melakukan keduanya, yakni meningkatkan pendapatan sekaligus menekan biaya hidup. Dalam contoh diatas, anda bisa meningkatkan pendapatan anda menjadi Rp 2,5 juta, dan menekan pengeluaran anda menjadi Rp 1.900 ratus ribu. Dengan demikian, anda malah memiliki selisih yang lebih besar lagi untuk ditabungkan.

Terserah Anda, mana dari ketiga cara tadi yang hendak Anda pilih. Yang paling penting, Anda harus membiasakan diri untuk menabung. Dalam hal ini, apabila Anda mengalami kesulitan untuk menabung karena alasan selalu kehabisan, maka Anda bisa menabung di muka begitu Anda mendapatkan penghasilan. Ingat selalu : Anda perlu dana cadangan untuk masa-masa yang tak terduga suatu saat kelak.

Kemana Menabung
Sebetulnya terdapat banyak pilihan yang bisa anda gunakan sebagai tempat menabung. Salah satu tempat menabung yang paling populer bagi orang Indonesia adalah menabung di Bank. Kelebihan tabungan ialah bahwa dana dalam tabungan bisa diambil kapan pun anda inginkan. Kelemahan tabungan adalah bahwa pada saat ini, umumnya tabungan di bank hanya memberikan bunga yang kecil. Selain itu, anda mungkin juga bisa menabung dengan membeli emas. Bila anda menabung sebesar, katakan, Rp 200 ribu per bulan, anda mungkin bisa membeli emas yang jumlahnya sesuai dengan nilai uang yang anda tabungkan. Pada saat ini, banyak tersedia koin emas yang bisa dibeli dengan jumlah satu gram saja.

Sebagai alternatif, anda bisa juga menabung kedalam bentuk investasi seperti Reksa Dana. Reksa Dana adalah sebuah bentuk investasi dimana uang yang anda tabungkan akan dikelola oleh sebuah tim Manajer Investasi untuk diinvestasikan ke dalam berbagai macam produk investasi. Untuk bisa berinvestasi dalam Reksa Dana, bisa dimulai dengan jumlah persyaratan dana minimal sebesar Rp 100 ribu. Jelas sudah bahwa terdapat beberapa pilihan apabila anda hendak menabung. Kenapa tidak memulainya dari sekarang ?

Bayu mengenal dunia investasi saat masih studi di perguruan tinggi, kemudian berlanjut menjadi penulis mengenai berbagai jenis investasi dan strategi-strategi trading di Seputarforex. Bayu meyakini bahwa trading bukanlah mesin jackpot, dan kita harus terus belajar agar bisa menjadi seorang trader sukses.


Erwan
menabung terus percuma klo ga ada peningkatan dalam penghasilan, dulu wkt SMA ane seh mikirnya dengan nabung bisa beli mobil, rumah, dll...klo skrg sepertinya mustahil. uang gaji dan hasil usaha harus terus diputer ..biarin uang tersebut jalan sendiri untuk ngehasilin yang lebih lagi.