Advertisement

iklan

Beberapa Catatan Untuk Trik Hedging

Strategi hedging atau locking ada yang digunakan secara konvensional dan ada yang digunakan sebagai trik. Yang konvensional biasanya dilakukan bila trader mengunci trade tersebut dengan entry pada posisi yang berlawanan dengan sebelumnya. Cara lain adalah entry buy dan entry sell pada harga yang sama dalam waktu yang relatif singkat.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Strategi hedging atau locking ada yang digunakan secara konvensional dan ada yang digunakan sebagai trik. Yang konvensional biasanya dilakukan bila trader mengunci (locking) trade tersebut dengan entry pada posisi yang berlawanan dengan sebelumnya.
Misal: sebelumnya membuka posisi buy, tetapi kemudian harga turun, dan untuk menghindari kerugian yang lebih besar trader tersebut membuka posisi sell pada pasangan mata uang yang sama sehingga jumlah kerugian tidak bertambah. Jika harga berbalik arah ia akan membuka (unlock) kunci tersebut dengan menutup salah satu posisi. Cara konvensional ini biasanya dilakukan oleh trader pemula bila ia merasa salah posisi.

Beberapa Catatan Untuk Trik
Cara hedging yang lain adalah memang dari awal tujuannya untuk memperoleh profit, bukan karena merasa salah posisi. Seorang trader akan entry buy dan entry sell pada harga yang sama dalam waktu yang relatif singkat (karena tidak mungkin bisa open buy dan open sell dalam waktu yang bersamaan). Contoh: trader A open sell EUR/USD pada harga 1.3300 dan beberapa saat kemudian ia open buy pada harga yang sama. Ternyata harga kemudian turun ke level 1.3200, trader A menutup posisi sell-nya dengan profit 100 pip dan membiarkan posisi buy-nya.

Ia kemudian membuka 2 posisi baru, yaitu open buy dan open sell pada level 1.3200. Katakan harga kembali naik ke level 1.3300, trader A akan menutup ke 3 posisi tersebut. Posisi buy yang tertinggal sebelumnya kini balik modal, dan 2 posisi yang baru dibuka juga masih imbang (balance). Trader A memperoleh profit 100 pip dari posisi sell yang dibuka pertama kali. Bagaimana jika harga terus drop? posisi sell yang baru bisa untuk mengunci posisi buy pertama, dan ia akan membuka 2 posisi lagi pada harga yang sama, dan seterusnya sampai dihasilkan profit.

Bagi trader yang telah berpengalaman cara ini memang profitable, dan jika Anda ingin mencobanya, berikut ada beberapa catatan yang mesti Anda perhatikan:

1. Bagi trader pemula atau yang belum pernah mencoba trik ini tidak dianjurkan untuk langsung menerapkan cara ini pada account live. Disarankan untuk berlatih menggunakan cara ini pada account demo terlebih dahulu.

2. Tidak semua broker mengijinkan penggunaan trik ini. Badan regulator NFA pada bulan Agustus 2009 jelas-jelas melarang cara forex hedging seperti ini. Beberapa broker diluar Amerika Serikat juga melarang penggunaan cara hedging. Jadi pastikan terlebih dahulu peraturan broker Anda sebelum mulai menggunakan trik ini.

3. Tidak mudah untuk memperoleh harga buy dan harga sell yang sama persis sekalipun dengan pending order. Mungkin automated execution dengan EA (Expert Advisor) bisa membantu, tetapi pada keadaan pasar yang sedang sepi (volatilitasnya sedang rendah).

4. Cara ini akan berjalan dengan baik hanya pada keadaan pasar yang ranging (sideways), jika tiba-tiba pasar trending dengan kuat maka akan sulit mengatasinya.

5. Target profit (jumlah pip) mesti relatif besar, jika Anda hanya ingin meraup beberapa pip saja cara ini tidak efektif dan bahkan tidak bisa bekerja dengan semestinya.

6. Diperlukan kesabaran yang tinggi dalam menunggu pergerakan harga mencapai level tertentu. Anda tidak bisa menutup posisi begitu saja jika memang belum waktunya.

7. Selalu lakukan evaluasi setiap 5 atau 10 kali trade. Jika hasilnya kurang sesuai, Anda bisa berganti pasangan mata uang atau memperbaiki rencana trading Anda. Jika telah beberapa kali berganti masih belum profitable, tinggalkan trik ini, mungkin cara trading ini bukan untuk Anda.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Prabu Kusnadi
Repot kali pasang open buy open sellnya, harus kalkulasi pips segala. Dan yg pasti perhitungannya ntar gag bakal segampang itu kan? Apalagi pergerakan harga gag nentu, pasti pertimbangan hedgingnya bakal repot kali. Daripada susah2 gitu mending cut loss aja deh trus op lagi, atau open 1 posisi trus pasangi stop loss ma take profit yg bener. kalo stop lossnya kena yaudah paling gag kan kerugiannya masih bisa ditanggung sendiri..
Martin S
@ Prabu Kusnadi:
Ya, kalau Anda tidak dengan sengaja melakukan hedging dari awal sebagai strategi, jadi salah posisi baru kemudian di-hedging, dalam hal ini hedging adalah kerugian yang belum direalisasikan. Ada trader yang tidak suka dengan hedging karena untuk membukanya agak repot, tetapi banyak juga yang menggunakan cara hedging ketika harga bergerak berlawanan dengan posisinya.
Andika Orz
gimana klo hedging dipasangi sl?apa mungkin bisa dan bagaimana caranya?
selama ini selalu liat cara buka hedging adalah dg langsung menutup salah 1 posisi saja, berarti itu dilakukan scr manual ya tanpa ada pengaturan stop order?
Martin S
@ Andika Orz:
Dengan hedging sebenarnya tidak perlu stop loss karena kemanapun harga bergerak besar kerugiannya selalu sama yaitu jarak antara buy dan sell (dalam hal ini harga buy lebih tinggi dari harga sell).
Ya, membuka hedging dilakukan secara manual dengan menutup salah satu posisi hedge-nya (posisi buy atau sell-nya).
Taufanhadi
makasih bang dah dicontohin cara pake hedging yg bener nih gimana. habis tau itu semua makin mantap pake hedging konvensional aja. di forex ada 1001 cara dapetin profit, g perlu manfaatin hedging sebagai trik karna bisa belajar cara lain aja yang lebih gampang n masuk akal penerapannya
Yuditama Ali
Saya pernah menjumpai beberapa broker (yang tidak terlalu berbobot regulasinya, seperti fbs dsb.) memperbolehkan trading dengan hedging. Karena hedging bisa dilakukan dengan pair yang sama ataupun pair yang berbeda, diperbolehkan di sini maksudnya semua jenis hedging atau hedging hanya dengan pair yang berbeda saja? Karena sepengetahuan saya yang tidak diijinkan regulator AS itu adalah hedging dengan pair yang sama. Jadi amankah kalau saya mengasumsikan bahwa hedging yang diperbolehkan oleh broker-broker yang tidak teregulasi di AS merupakan hedging yang bisa dilakukan dalam satu pair?
Martin S
@ Yuditama Ali:
Ya, kalau broker yang non regulasi AS memperbolehkan hedging berarti bisa hedging dalam satu pair maupun pair yang berlainan. Pada dasrnya sebenarnya yang dimaksud hedging adalah dalam satu pair, misal buy EUR/USD dan sell EUR/USD. Hedging dengan pair yang berbeda hasilnya belum tentu seperti yang diharapkan, misal buy EUR/USD dan sell GBP/USD karena pergerakan EUR/USD tidak persis sama dengan GBP/USD walaupun korelasinya positif.
Nuzul
hedging yg buat meraup propit kalo diaplikasiin dipasar yg tenang kyknya ga terlalu bermanfaat, betul ga master?
ini baru muncul manpaatnya kalo diterapin dipasar yang volatil, krn disitu hedging bisa digunain sebagai cara menangani price movement yg ga menentu itu. nah tapi kalo di pasar sideways yg lagi tenang kan arah harga lebih gampang ditebak dan target2 levelnya juga lebih gampang keliatan, jadi kalo pake hedging kesannya kayak mempersulit diri sendiri...
Martin S
@ Nuzul:
Penggunaan hedging tidak melihat kondisi pasar, bisa pada saat pasar trending ataupun sideways, saat volatilitas tinggi atau rendah. Prinsipnya ketika harga bergerak berlawanan dengan posisi yang dibuka, trader membuka posisi yang berlawanan untuk mengunci posisi awal.
Mr.fx
Omong kosong !!!!   Kemanapun harga bergerak TETAP RUGI 100 plus spread.
Misal kalau yg Buy profit berarti yang Sell Loss dan sebaliknya demikian seterusnya, belum kerugian spread setiap kali OP. intinya cuma saling mengunci/locking,tapi tetep rugi,berapa kali OP pun gak bakalan profit dan tetep rugi.
Martin S
@Mr.fx:
Anda bisa baca dari sumbernya di sini dan di sini.
Metode dalam contoh tersebut dinamakan hedged grid trading, ketika arah pergerakan harga berubah (naik atau turun) kita open posisi buy dan sell. Profit didapatkan ketika arah pergerakan harga kembali berbalik.

Dalam contoh tersebut ketika harga turun profit diambil dulu, ketika harga berbalik naik sama dengan waktu open pertama kali maka posisi buy yang pertama impas dan hedging yang ke 2 (buy dan sell) juga impas.

Untuk mengatasi kerugian spread bisa dengan pending order buy dan sell pada harga yang sama, misal buy stop pada harga 1.3200 dan sell stop pada harga 1.3200.
Newbie
asal buka kunci nya di posisi tepat, bisa memperkecil kerugian kok gan
Long
Trik ini sudah saya terapkan beberapa waktu lalu. Hasilnya, memang cukup susah melakukannya.
Anen
Selamat siang pak Martin,,saya mau menanyakan tentang double hedging yg sedang dipakai oleh GCG Asia apakah itu bener? Karena selalu untung di setiap minggu trading,terimakasih sebelumnya
Martin S
@ Anen:
Kami tidak tahu detail strategi tsb. Setahu kami tujuan melakukan hedging adalah untuk meminimalisir kerugian karena posisinya sedang dalam keadaan loss. Kalau hedging yang khusus digunakan untuk mendapatkan profit kami belum tahu strateginya.