Advertisement

iklan

Beberapa Tip Dari Trader Profesional

Tidak ada cara cepat yang bisa membuat Anda jadi trader sukses seketika. Namun, tips-tips berikut ini akan membawa Anda beberapa langkah lebih maju.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Tidak ada cara cepat yang bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan dalam trading, apalagi yang secara instant bisa membalikkan keadaan dari yang sering loss menjadi yang selalu profit. Perbaikan yang akan terjadi sepenuhnya bergantung pada Anda, dan dibawah kontrol Anda. Semakin cepat Anda berusaha melakukan perbaikan semakin tampak hasilnya pada account trading Anda. Nial Fuller, seorang trader forex profesional yang juga mentor trading memberikan beberapa tip yang bisa memperbaiki kesalahan pandangan Anda dalam trading

Beberapa Tip Dari Trader

1. Pengendalian diri ketika berhadapan dengan pasar.
Salah satu kunci sukses dalam trading adalah memahami kenyataan bahwa Anda hanya bisa mengendalikan diri Anda sendiri dan tindakan yang Anda lakukan, tetapi Anda sama sekali tidak bisa mengendalikan pasar. Banyak trader yang memahami hal ini namun mereka tidak melakukannya ketika benar-benar berhadapan dengan pasar. Sering kali mereka mencoba memaksakan kehendak kepada pasar dengan berbagai tindakan guna memperoleh profit, dan secara tidak sadar mereka telah melawan pasar yang pada akhirnya akan menyebabkan kerugian.

2. Biarlah pasar bekerja untuk Anda.
Pasar selalu bergerak sesuai dengan keinginannya, tidak peduli pada apa yang Anda inginkan atau lakukan. Yang bisa Anda lakukan adalah menunggu dengan sabar sampai pasar memberikan ‘sinyal’ kepada Anda untuk bertindak. Sinyal yang dimaksud adalah setup price action yang sesuai dengan strategi dalam rencana trading Anda. Ketika sinyal telah muncul, Anda entry dan biarkan pasar bekerja untuk Anda.

3. Berfokus menjadi trader yang baik, dan menikmati proses tersebut.
Banyak trader yang hanya peduli pada besarnya profit yang akan diperoleh. Ironisnya keasyikan tersebut malah membuat trader mengalami kerugian. Ketika pikiran Anda hanya tertuju pada profit, Anda akan melupakan proses dalam trading dimana Anda seharusnya menjadi trader yang baik terlebih dahulu. Anda harus belajar trading dengan sebaik-baiknya sebelum berharap memperoleh profit yang berarti.

4. Apa yang Anda lakukan setelah mengetahui hasil trading akan menentukan keberhasilan atau kegagalan trade berikutnya.
Trader yang baik tidak akan terlalu terpengaruh pada hasil trade sebelumnya. Baik profit maupun loss mereka tetap menjaga keterlibatan emosi dan tetap mengikuti rencana trading yang telah disepakati sebelumnya. Cobalah melihat jurnal trading yang mestinya telah Anda buat, bukankah trading ada siklusnya? Ada periode dimana Anda selalu profit dan periode sering loss. Itu sebenarnya memang siklus pasar jika Anda tidak melawannya dan trading dengan disiplin.

Rasa ingin balas dendam setelah loss atau euforia setelah profit adalah sangat berbahaya. Ingin balas dendam akan cenderung menggunakan metode yang berbeda dan euforia akan menyebabkan rasa percaya diri yang berlebihan (over confidence). Banyak trader yang mengalami kerugian beruntun (losing streak) setelah sekali profit yang lumayan. Itu disebabkan karena mereka terlalu percaya diri sehingga melipat gandakan ukuran lot trading, atau memperbesar resiko. Sebenarnya pasar tidak akan tahu atau mau tahu mengenai apa yang Anda lakukan. Pasar hanya merespons posisi yang telah Anda buka.

5. Pengendalian diri ketika Anda telah mempunyai posisi.
Pengendalian emosi ketika posisi Anda masih terbuka adalah hal yang mutlak. Anda tidak harus mengintervensi pasar dengan merngubah-ubah stop loss atau target profit yang telah Anda perhitungkan sebelumnya. Dalam keadaan tertentu Anda bisa saja menerapkan teknik trailing stop, atau teknik averaging (setelah profit) untuk memaksimalkan keuntungan setelah pasar memberikan sinyal dengan jelas, dan Anda rasa memang logis untuk melakukannya. Tetapi menggeser stop loss atau target karena takut loss atau tidak kebagian profit adalah tindakan emosional yang jelas menyimpang dari rencana trading. Tindakan tersebut harus Anda hindari. Tradinglah dengan disiplin sesuai rencana.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Yandi
Master terimakasih tambahan wawasannya. Saya pikir selama ini cuma penguasaan teknik trading yang sempurna saja yang penting, ternyata lewat tips-tips ini saya jadi makin paham gimana harus berkembang dalam forex. Tapi saya masih ada ganjalan sedikit master..tolong dibantu ya.. yang poin siklus pasar. Jika kita sampai ke siklus lebih sering loss ketimbang profitnya, gmna sikap kita? apakah kita harus merubah sistem? atau apakah kita harus tinggalkan dunia forex untuk beberapa bulan dulu baru kemudian masuk kembali? Trus juga kalo kita sampai di periode sering profitny ketimbang loss nya..apakah disaat itu kita sudah bisa terapkan compunding untuk setiap posisi yang akan kita ambil ke depan? Ataukah kita tetap bertahan dengan strategi yang lama? Mohon arahannya master..
Martin S
@ yandi:
1. Kita tidak akan tahu kapan siklus sering profit itu dimulai dan kapan berakhirnya. Jika kita trading pada pasangan mata uang yang berbeda belum tentu siklusnya sama.

Anda tidak harus istirahat trading untuk menunggu siklus yang tidak pasti, melainkan siaplah dengan 2 sistem trading, satu untuk kondisi pasar yang trending dan satu lagi untuk kondisi pasar sideways (ranging). Pasar tidak akan lari dari 2 keadaan tersebut: trending atau sideways.

Kalau sebuah sistem trading sering menghasilkan losing streak atau loss yang berturut-turut maka mesti dievaluasi lagi karena mungkin pernah dibacktest bagus (wining ratenya tinggi) tapi belum pernah di-forward test.

2. Teknik averaging untuk memaksimalkan profit bisa Anda lakukan setelah Anda membuka posisi dan posisi itu dalam keadaan sedang profit, dan (yang paling penting) pasar dalam keadaan trending.

Untuk memaksimalkan profit Anda tidak harus menunggu saat periode waktu tertentu, tetapi begitu ada kesempatan Anda lakukan, asal dengan position size dan risk/reward ratio yang logis dan realistis.
Yandi
Master terimakasih atas wawasan terbaru ini. Master..kalo sistem masih sering kena lossing streak, apakah tanda sistem itu masih rentan untuk ditawarkan ke investor? Atau kita sudah bisa tawarkan dengan hasil backtest yang bagus saja? Misal juga kita telah profit dari modal $100 jadi $150 dengan lot misal 0,1..apa sekarang kita bisa ubah ke 0,15..?
Martin S
@ yandi:
Yang penting win rate (persentasi profit) dari sistem trading Anda lebih dari 50%, misalnya win rate 60% (losing rate 40%) itu jangka panjangnya masih bisa profit. Sebagai penjelasan bisa baca: Jumlah Posisi Trading Dan Risk/Reward Ratio. Investor biasanya tidak mau tahu bagaimana strategi dan metode dari sistem trading Anda atau hasil backtest dsb, yang penting bisa menghasilkan profit berapa dalam periode waktu tertentu. Yang perlu Anda tunjukkan ke calon investor adalah hasil trading Anda dengan sistem tsb.
Karina
Pak Martin..kalo saya sudah lakukan trading selama 3 bulan dan untung sekitar 10 persen, apakah itu sudah termasuk wajar?
Martin S
@ Karina:
Itu relatif, jika dalam 3 bulan bisa profit 10% atau sekitar 3.3% per bulan, atau hampir 40% setahun (tanpa pajak) itu bisa saja dianggap wajar. Setahu saya kebanyakan trader mengharapkan bisa profit sekitar minimal 5% sebulan, kemudian ditingkatkan lagi
Tarjanatata
Untuk memaksimalkan hasil keuntungan kita harus menunggu sinyal yang jelas. Nah...mengkonfirmasi ada sinyal yang jelas itu seperti apa ya? Haruskah kita menunggu kemunculan kembali sinyal yang pertama saat sebelum kita open posisi? Atau mungkin ada unsur fundamental yang mengkonfirmasi?
Martin S
@ Tarjanatata: Dalam hal ini memaksimalkan keuntungan dilakukan pada saat trend sedang menguat, yaitu dengan menggunakan fasilitas trailing stop, teknik averaging atau teknik pyramiding. Jadi sinyalnya adalah penguatan trend, dan hal ini bisa diamati dari indikator teknikal maupun indikator fundamental. Indikator teknikal untuk melihat kekuatan trend yang sering digunakan adalah ADX dan MACD, sedang indikator fundamental adalah rilis data ekonomi, pidato pejabat bank sentral atau berita penting lainnya yang berdampak pada pergerakan harga pasar.