Beberapa Tip Untuk Bertahan Di Pasar

122434

Banyak cara yang digunakan trader untuk menghindari rugi. Yang paling populer diantaranya adalah menggunakan trailing stop, dan menutup posisi yang rugi sedini mungkin.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Banyak cara yang digunakan trader untuk menghindari tekanan di pasar forex agar tetap bisa bertahan. Yang paling populer diantaranya adalah mempertahankan posisi yang sedang untung dengan menerapkan teknik trailing stop,  dan menutup posisi yang rugi sedini mungkin dengan menentukan stop loss. Di samping cara-cara tersebut, berikut ini ada beberapa tip yang perlu dipertimbangkan sebelum entry agar trader bisa bertahan lama:

1. Mempertahankan account demo
Disamping account riil (live) yang telah dibuka dan digunakan untuk trading sehari-hari, Anda dianjurkan juga untuk tetap mempertahankan account demo. Salin setiap posisi yang Anda buka di account rill pada account demo dengan kondisi stop loss dan target profit yang sama. Secara psikologis, hal ini berguna untuk meredam tekanan akibat lebih fokus pada account riil. Jika Anda sebelumnya telah terbiasa dengan volatilitas pasar dalam account demo, maka dengan tetap mempertahankan dan tetap trading di accout demo diharapkan bisa mengurangi pengaruh emosi Anda ketika trading di account riil, terutama ketika posisi Anda sedang mengalami kerugian.

2. Hanya trading pada saat likuiditas pasar sedang tinggi
Kecuali Anda punya rencana trading khusus, pada umumnya para trader menganjurkan agar entry pada saat likuiditas pasar sedang tinggi, biasanya pada saat overlap (pertemuan) sesi perdagangan pasar Asia, pasar London dan pasar New York, atau antara jam 08:00 GMT (jam 15:00 WIB) hingga jam 18:00 GMT (jam 01:00 WIB). Ini diperlukan untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang arah trend pergerakan harga pasar, serta menghindari terjadinya slippage atau loncatan harga akibat perubahan yang tiba-tiba terutama ketika pasar London baru buka saat pasar Asia sepi. Anda tentunya tidak ingin trading pada kondisi pasar yang lamban dan cenderung sideways seperti saat sesi pasar Asia dan akhir sesi pasar New York. Selain itu sebagian besar rilis data fundamental penting terjadi pada overlapping 3 sesi waktu perdagangan tersebut.

3. Memilih mata uang yang sedang kuat vs mata uang yang sedang lemah
Ini adalah tip untuk memilih pasangan mata uang untuk trading. Seperti diketahui mata uang diperdagangkan dalam pasangan. Bergantung dari kondisi dan sentimen pasar yang sedang terjadi, sebuah mata uang bisa bergerak melemah atau menguat. Jika kita bisa memilih pasangan mata uang yang sedang kuat vs mata uang yang sedang lemah, maka kemungkinan pasangan tersebut untuk menguat akan cukup besar, demikian pula sebaliknya untuk pasangan mata uang yang sedang lemah vs yang sedang kuat, kemungkinan pasangan tersebut untuk melemah cukup besar.

Sebagai contoh jika pasangan EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD dan NZD/USD sedang naik, dan pasangan USD/JPY, USD/CHF dan USD/CAD sedang turun, maka tentunya pada saat tersebut USD sedang melemah. Selanjutnya Anda periksa pasangan mata uang lainnya yang tidak terkait dengan USD, atau cross currency. Misalnya pada saat itu EUR/GP, EUR/CAD dan EUR/AUD sedang naik, maka berarti mata uang EUR sedang menguat. Pasangan yang terbaik untuk trading pada saat itu adalah EUR/USD, yang sedang menguat vs yang sedang melemah. Kemungkinan EUR/USD untuk naik akan cukup besar.

4. Selalu memotivasi diri untuk menghindari rasa bosan
Rasa bosan atau jenuh ketika trading bisa menekan emosi Anda hingga tidak fokus pada trade yang Anda lakukan, bahkan sering malas untuk melakukan analisa atau evaluasi guna persiapan trade berikutnya, yang bisa berujung pada keengganan Anda untuk melanjutkan aktivitas trading dan akhirnya account Anda terlantar. Untuk menghindari rasa bosan dan jenuh Anda bisa keluar sesaat dari pasar dan melakukan motivasi diri sesuai dengan tujuan Anda semula, apalagi jika Anda memang trading for living.

Beberapa Tip Untuk Bertahan Di
Selain itu, jika memungkinkan Anda bisa bergabung dalam group trading atau membentuk sebuah group agar bisa sharing ide atau strategi trading ke para trader yang lain, atau melakukan analisa pasar bersama-sama. Ini akan bisa mengurangi tekanan emosi akibat jenuh, atau rasa frustasi akibat mengalami kerugian yang beruntun. Bisa juga Anda join pada berbagai forum di komunitas trading yang banyak terdapat di situs trading forex.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Theo Himmawan
Mantabs gan.. Ane banyak belajar dari site ini.. Tambah pengetahuan baru soal account demo. Tadinya kirain account demo cuma buat belajar aja.. Trus ada yg saranin buat tetep punya akun demo waktu udah trading ril buat sarana backtest... Ternyata disini account demo juga bisa buat kurangin tekanan psikologis... Jadi kalau begitu...tiap kali kita merasa tertekan trading di account ril bisa pindah sebentar ke account demo terus pindah kesana begitu? Manfaatnya cuma buat hiburan aja donk gan?
Joz Aringga
ane malah baru ngerti maksudnya tetap punya akun demo sehabis agan jelasin. tapi kalo dihubungkan sama tips bertahan dipasar hubunganya kemana ya??

biasanya kalo ada saran tentang cara bertahan pasti banyak penekanan tentang manajemen resiko dan semacamnya. pertama ane pikir kalo ada sangkut pautnya sama akun demo ya karena bisa buat fasilitasi tes trading, tapi ternyata yang dimaksud disini akun demo sebagai tempat meringankan beban psikologi toh
Martin S
@ Joz Aringga: Money management memang sangat penting dan telah Anda persiapkan sebelum entry. Disini account demo dimaksudkan untuk mengurangi tekanan emosi ketika sedang loss di account riil sehingga bisa menghindarkan Anda dari overtrading yang bisa menghancurkan account trading Anda.
Martin S
@ Theo Himmawan: Maksudnya jika ketika trading di account demo Anda bisa merasa nyaman maka sekarang ketika di account riil sedang mengalami tekanan secara psikologis akibat loss, Anda bisa trading di account demo dulu untuk sementara guna menstabilkan emosi. Setelah stress hilang Anda bisa kembali ke account riil. Cara ini bisa menghindarkan Anda dari tekanan emosi yang lebih besar dan bisa membuat Anda overtrading yang bisa menyebabkan account Anda tidak bertahan lama.
Hendri Ponyo
pas bosen gw lbh suka menghibur diri diluar kegiatan trdng aja. prg berlibur ato refreshin jln2 kmn gt jauh bs lbh bkn fresh ketimbang analisa brg sm trdr lain trus ntar masih ketemu chart lg. pertamany pas msh smngt2ny belajar krg percaya kl bkln bs jenuh trdng. ngeliat bgt bnykny yg perlu dipelajari n ada seabrek analisa yg bs diikutin rasany bakal seru trus. tp trnyt ngalamin jg itu yg namany jenuh, dn stlh berpusing2 nyari solusi bwt kejenuhan itu akhirny mantap kl solusi plg pas y menjauhkan diri dl dr trdng.
Yp
Oooo jadi bgt cara pilih pair terkuat vs terlemah? Kok ruwet gitu ya musti bandingin banyak chart dari pair2 itu? Apa gag ada indikator ato tool di website mana gitu yg bisa diandalkan buat selalu update kondisi pair mana yg lagi paling kuat/paling lemah? Klo bandingin satu2 gitu rasax gag cukup buka banyak chart aja, tapi perlu konfirmasi dlu sama berita2 yg ada soal pair2 yg bersangkutan juga
Arifin Ms.
Menentukan pair dengan mata uang terkuat vs mata uang terlemah bisa dengan membandingkan performa dari pair-pair di forex. Di website ini (seputar forex) saya lihat sudah ada beberapa tools yang bisa memberikan indikasi tentang performa mata uang.

Di tabel pergerakan harga bisa melihat fluktuasi pair dari nilai pips, sedangkan di tabel kurs forex (live) ada quote harga dan berapa persen perubahannya juga. Mungkin bisa melihat perbandingannya dengan lebih jelas di tools-tools tersebut.

Untuk tools yang bisa memberikan secara langsung keterangan tentang pair dengan mata uang terkuat vs terlemah saya belum tahu.
Martin S
@ Yp:
Indikator yang applicable atau tool sy belum pernah tahu, tetapi dailyfx memberikan analisanya dalam intra-day strong/weak analysis jika Anda member dari program DailyFX on Demand. Untuk keterangan bisa baca salah satu artikel dailyfx: How Trading Outside Of the FX Majors Can Ignite Your Trading.