Belajar Dari Lika-Liku Pengalaman Trading Valeria Bednarik

245628

Valeria Bednarik, trader wanita asal Argentina yang sukses meski pernah jadi korban penipuan ini adalah Pimpinan Analis di FXStreet, serta pengelola portofolio klien di FXSolutions.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Mengikuti perkembangan karir trader wanita di dunia forex memang selalu menarik. Bukan hanya karena status mereka yang masih menjadi minoritas, namun juga kegigihan mereka untuk bisa membangun karir di bidang ini. Setelah sebelumnya kita telah membahas tentang Kathy Lien dan pelajaran berharganya mengenai analisa fundamental serta glass ceiling, kali ini kita akan mengulik kisah sukses Valeria Bednarik. Siapakah dia?

Valeria Bednarik
Valeria Bednarik adalah salah satu trader wanita asal Argentina yang telah sukses meniti karir sejak tahun 2003. Meski masih aktif bertrading, Valeria kini juga menyalurkan passion-nya untuk mengajarkan ilmu pada para pendatang baru. Karena kemampuan dan dedikasinya inilah Valeria kini menjadi Pimpinan Analis di FXStreet, dan melalui perusahaan sendiri, mengelola portofolio klien penting bagi FXSolutions.

Dari Akuntan, Korban Penipuan, Hingga Jadi Pengajar

Mengikuti tradisi keluarga yang hanya memperhitungkan karir di bidang kedokteran dan akuntansi, Valeria Bednarik lulus dari Universidad Catolica del Salvador sebagai CPA (Certified Public Accountant). Ia selalu tertarik dengan dunia finansial, namun pekerjaan yang dijalaninya hanya terbatas di lingkup manajemen perpajakan dan pembiayaan.

Pada usianya yang ke-30, Valeria tiba-tiba memilih mundur dari jabatannya sebagai General Manager di sebuah perusahaan teknologi, untuk serius belajar trading dari tahap awal. Komitmen ini muncul setelah ia merasakan pengalaman pahit ditipu oleh semacam program penipuan investasi berskema Ponzi, yang pada saat itu telah merugikan sekitar 11,000 korban di wilayah Amerika Selatan. (seputarforex.com)

Pengalaman Belajar Yang Tak Terlupakan
Valeria lebih memilih untuk menempuh pendidikan trading secara formal di sebuah lembaga khusus bernama Trader College. Mengapa ia tidak memilih jalan mudah untuk belajar secara online? Hal ini rupanya lebih dikarenakan oleh persepsi masyarakat di negara asalnya, Argentina, yang hanya menganggap serius sebuah profesi jika proses studinya ditempuh secara formal.

Keputusan Bersolo Karir
Valeria memutuskan untuk menjadi salah satu pengajar di Trader College setelah menyelesaikan pendidikannya di sana. Tak lama kemudian, ia diajak bergabung di Mol FX, salah satu sekolah Forex di Argentina yang dikembangkan oleh salah seorang rekannya di Trader College.

Akan tetapi, bergabungnya Valeria di institusi-institusi tersebut tidaklah lama. Keinginannya untuk menjadi trader yang 100% independen semakin tumbuh dari hari ke hari. Untuk memenuhi impian tersebut, ia beralih menjadi trader retail dan passion mengajarnya ia salurkan melalui kontribusinya di FXStreet.com.

Lalu, Bagaimana Dengan Gaya Tradingnya?

Valeria Bednarik adalah trader yang memiliki pandangan khusus tentang analisa teknikal. Apa saja indikator yang digunakannya? Dan bagaimana ia mengaplikasikan serta mengembangkan teknik tradingnya?

sesi live valeria bednarik

Live Session bersama Valeria Bednarik (tengah)

Pencarian Holy Grail
Bagi Valeria, analisa teknikal telah memunculkan banyak "kenapa" pada masa-masa belajarnya. "Kenapa indikator ini yang lebih baik digunakan?" "Kenapa bukan yang itu?" Memang tidak heran jika pertanyaan-pertanyaan itu muncul, mengingat begitu banyaknya tool dan indikator teknikal yang bisa dimanfaatkan.

Valeria berpendapat bahwa sebagai pemula, keinginan untuk menggunakan semua indikator memang tak terhindarkan. Hal ini kemudian memicu pencarian terhadap holy grail trading. Belajar dari pengalamannya, Valeria sadar bahwa holy grail trading bukanlah tentang apa, tapi bagaimana kita menerapkannya, dan bagaimana kita bisa memahami pergerakan pair terkait dengan indikator yang sedang digunakan.

Kekalahan Paling Berharga
Saat ditanya tentang momen kemenangan yang tak terlupakan dalam interview bersama FXStreet, Valeria justru memaparkan pengalaman kekalahannya. Saat itu, ia menderita kerugian besar untuk pertama kalinya, dengan membukukan loss sebanyak lebih dari $2,000 dalam sekali trade. Angka tersebut melingkupi hampir 50% dari seluruh akunnya.

Setelah menerapkan disiplin trading secara ekstrim selama 4 bulan, barulah hasil trading yang didapat mampu mengimbangi jumlah kerugian di atas. Saat itu ia menyadari bahwa pelajaran paling berharga bukan datang dari kemenangan, tapi dari kegagalan. "Momen paling bahagia sepanjang karir saya sebagai trader adalah saat mengetahui saya telah bisa menerapkan disiplin untuk mengikuti strategi dan trading plan." kenang Valeria.

Price Action Dan Perilaku Pasar
Valeria meyakini tentang pentingnya perilaku pasar yang melatarbelakangi pergerakan harga. Namun kemungkinan yang dapat ditimbulkan perilaku pasar bisa tak terhingga jumlahnya. Ini lebih dikarenakan oleh banyaknya faktor yang mempengaruhi market, dan kita dapat merasa kewalahan dan terbebani untuk bisa memperhitungkan semua faktor tersebut.

Di sinilah pentingnya price action. Menurut Valeria, kita bisa mengamati price action, pola yang telah terbentuk sebagai akibat dari perilaku pasar, untuk bisa menelusuri fokus market saat ini. "Ini adalah trik pemula, namun berguna untuk memahami tren dominan yang sedang berlangsung." demikian sebutnya.

Tak Cukup Satu Chart
Valeria menerapkan komposisi campuran antara MA, Momentum, CCI, dan RSI. Perspektif teknikal yang bisa diperoleh dari ramuan itu dapat diaplikasikan baik sebagai pemicu, filter, maupun indikator khusus di pair-pair tertentu. Tidak hanya itu, kombinasi indikator tersebut juga dikatakan dapat bekerja di semua timeframe.

Setting indikator Valeria ternyata bukan hanya itu. Ia juga menggunakan chart tambahan yang dipasanginya garis tren atau Fibonacci untuk menguji beberapa hal. Ia tidak pernah berhenti belajar dan menyatakan akan terus belajar hingga tutup usia. "Pengetahuan adalah dasar kesuksesan. Yang lebih penting adalah untuk memahami diri sendiri, (untuk dapat mengetahui) kelemahan dan kekuatan adalah hal yang fundamental bagi saya", demikian tuturnya.


Valeria: "Wanita Punya Potensi Sukses Lebih Baik, Namun Tak Akan Mendominasi"

Valeria memiliki pandangan positif tentang peran wanita dalam forex, dan mengamini potensi mereka untuk bisa menjadi trader yang lebih sukses. Akan tetapi, tumbuh di tengah masyarakat Argentina yang masih mengutamakan peran kaum pria, Valeria sadar bahwa sangat tidak mungkin wanita dapat menjadi kaum mayoritas di forex.

pendapat valeria bednarik tentang wanita dalam forex

Valeria Bednarik sebagai pembicara


Kurangnya Ego Hindarkan Wanita Dari "Dosa Trading"
Valeria sependapat dengan Dr. Alexander Elder, yang dalam bukunya "Come Into My Trading Room" berkata bahwa persentase sukses untuk trader wanita lebih besar, mengingat kecenderungan mereka untuk tidak mementingkan arogansi. Kesombongan adalah "dosa" besar dalam trading, dan kaum pria lebih mudah dipengaruhi ego saat bertrading. Sementara wanita lebih fokus pada perolehan profit dan penghindaran resiko daripada pembuktian diri.

Pernyataan di atas dibuktikan sendiri oleh Valeria, yang melalui pengalamannya kini telah menyadari bahwa dalam trading, tidak ada yang perlu dibuktikan. Banyak pelajaran hidup telah mengajarkannya untuk mengesampingkan ego. "Saya menang, saya kalah, itulah pekerjaan saya! Dan saya menyukainya!" demikian katanya.

Telaten Belajar Sebelum Mencoba Akun Demo
Selain lebih mudah mengesampingkan ego, dalam pandangan Valeria, para wanita cenderung lebih telaten untuk belajar dan memahami trading sebelum membuka akun demo. Hal ini berbanding terbalik dengan kebanyakan trader pria yang lebih cepat tertarik untuk bereksperimen di akun live.  Bagi Valeria, kondisi tersebut bisa dihubungkan kembali dengan pendapat Dr. Elder, yang mencermati kecenderungan trader pria untuk lebih mementingkan ego. "Sukses dan popularitas memang menarik, namun bagi saya itu bukanlah prioritas." demikian pendapat Valeria. (Artikel ini ditulis oleh Galuh untuk seputarforex.com)

Tak Sanggup Bayangkan Dominasi Wanita Dalam Forex
Dalam petikan wawancara dengan FXStreet, Valeria diminta untuk mengungkap pendapatnya tentang apa yang akan terjadi jika wanita bisa menjadi kaum mayoritas dalam forex. Ternyata, ia bahkan tak sanggup untuk membayangkan dominasi wanita di bidang ini. Valeria mendasarkan pandangannya terhadap realita sosial dari masyarakat di Argentina yang ia sebut sebagai "macho latino world".

Namun demikian, persoalan gender menurutnya bukanlah suatu hal yang penting dan patut diributkan dalam trading forex. "Market tidak tahu gender saya, apakah saya belajar atau tidak, apakah saya mengikuti strategi atau hanya bertaruh. Saya tidak bisa mengenali market sepenuhnya, dan saya juga tidak yakin market bisa memahami saya." begitu ungkapnya.

 

Sempat berbicara tentang pencarian holy grail, Valeria Bednarik bukanlah satu-satunya trader wanita sukses yang menyoroti fase trading tersebut. Lewat ulasan tentang hambatan trading yang pasti ditemui setiap trader, Toni Turner juga membahas cara terbaik untuk menghadapi bahaya holy grail. Seperti apa uraian lengkapnya? Anda bisa temukan kisahnya di: Kiat Menghadapi 4 Rintangan Trading Ala Toni Turner.

Alumni Sastra Inggris Universitas Negeri Surabaya yang sekarang menjadi pengisi konten artikel di seputarforex.com. Aktif menulis tentang informasi umum mengenai forex, juga terinspirasi untuk mengulas profil dan kisah sukses trader wanita.


Fran
hebat juga ini ibu, loss pertama langsung $2000 dalam sekali trade, buset ini artinya risk 50% dari modal.. berikutnya ibu ini langsung bisa bangkit mengembalikan kerugiannya dalam waktu 4 bulan, artinya tiap bulan profit $500 atau 25%.. dari yang ceroboh terus bisa konsisten profit 25%/bulan.. Hebaatttttt..newbie biasanya margin call berkali2 sampe mereka bisa disiplin dengan metode tradingnya..wonder woman ibu ini..ha..ha..mohon maaf ini kayaknya cerita yang aneh
Hari
Kalo nggak hebat ya nggak bakal jadi tokoh trader sukses gan..