Belajar Jadi Investor Sukses Dari John Templeton

Siapa sih yang tidak ingin menjadi seorang investor sukses dan memiliki banyak saham seperti John Templeton? Nah berikut ini adalah tips sukses menjadi seorang investor seperti Templeton.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

"Arguably the Greatest Global Stock Picker of the Century"

Begitulah majalah Money memberikan nama pada Sir John Marks Templeton, seorang investor sukses, banker, manager keuangan, serta filantropi kelahiran Amerika. Di balik kesuksesannya sebagai pemilik saham terbaik dan terbesar di dunia, mari kita simak bersama perjalanan awal karirnya serta tips sukses yang bisa kita ikuti.

investor sukses ala john templeton

Awal Karir

Marks Templeton memulai hidupnya sebagai seorang ekonom hebat di dunia dengan mengambil jurusan Ekonomi di Universitas Yale. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magisternya di Oxford dan lulus tahun 1936. Sekembalinya ke New York, Templeton kemudian bekerja sebagai trainee di perusahaan pendahulu Merrill Lynch, yaitu Fenner & Beane.

Pada tahun 1937, ketika terjadi Great Depression, Templeton mendirikan firma bersama rekannya yang kemudian diberi nama Templeton, Dobbrow & Vance. Di bawah kepemimpinan Templeton, perusahaan tersebut untung besar hingga mampu mengakumulasi $300 juta serta melakukan ekspansi pada 8 saham yang sama. Kesuksesan perusahaannya itu tentu tak lepas dari pengalaman Templeton selama bertahun - tahun.

Di tahun 1939, Templeton membeli beberapa saham di bawah $1 dari New York dan Bursa Efek Amerika. Ia kemudian memiliki 104 perusahaan namun 34 lainnya bangkrut. Templeton lantas menjual perusahaannya secara terpisah hingga bisa memperoleh keuntungan sebanyak 4x lipat dari modal awal yang hanya $10,400.

Di tahun 1954, Templeton mendirikan Templeton Foundation di Nassau, Kepulauan Bahama. Templeton Foundation adalah organisasi filantropi yang selaras dengan keinginan Templeton untuk menggabungkan ilmu spiritual dan keagamaan.

Selama lebih dari 25 tahun, Templeton berperan penting pada perusahaan-perusahaan besar dan sukses. Tahun 1992, Templeton menjual sahamnya pada Franklin Group yang kini menjadi Franklin Templeton Funds (BEN) dengan jumlah aset mencapai $53.5 juta.

 

Motto Hidup Sir Templeton

Semasa hidupnya, Templeton punya 3 visi: kemauan yang kuat untuk belajar, pentingnya keyakinan spiritual, serta pencapaian tujuan yang lebih tinggi dari sekedar keuntungan semata. Berpegang pada ketiga visi itu, Templeton berhasil menjadi seorang investor terbesar di dunia. Ia juga percaya jika menjadi orang yang berpikiran terbuka akan sangat membantu, sebab jika tidak, "I would have been unable to attain so many goals (aku tidak akan bisa mencapai begitu banyak tujuan)."

 

Tips Sukses Ala Templeton

Menurut Templeton, sukses dalam pasar saham harus berdasar pada "beli harga rendah, jual harga tinggi". Namun, apakah untuk menjadi sukses dalam pasar saham sebatas pada pola perilaku jual-beli seperti itu? Tidak, inilah 16 tips yang disarankan Sir Templeton yang telah dirangkum oleh tim Seputarforex.com:

investor sukses ala templeton

  1. Lakukan investasi untuk mendapatkan Total Return Maksimum atau keuntungan return saham setelah pajak dan inflasi. Jika Anda tidak melakukan perhitungan yang matang soal pajak dan inflasi, maka bisa saja investasi Anda sebenarnya merugi.
  2. Jadikan saham sebagai investasi, bukan trading atau sekedar spekulasi, karena pasar saham bukan seperti main kasino atau gambling.
  3. Cobalah terbuka dengan tipe-tipe penanaman modal lainnya, karena tidak ada salah satu jenis investasi yang paling baik.
  4. Ketika Anda ingin membeli saham, beli di harga rendah.
  5. Ketika membeli, cobalah menemukan "harga murah" di antara saham - saham berkualitas lainnya.
  6. Jika Anda ingin membeli saham, lihat penilaian fundamental perusahaan tersebut. Jangan sekedar mengikuti tren atau outlook ekonomi.
  7. Bedakan tipe saham berdasarkan bidang industri, resiko, atau negaranya. Mencari saham dari berbagai negara memungkinkan Anda mendapatkan penawaran harga terbaik.
  8. Terus berlatih. Jika perlu, mintalah bantuan pada ahlinya.
  9. Selalu lakukan monitoring pada investasi Anda secara aktif dan berkala, karena trend di pasar tidak pernah permanen.
  10. Jangan panik ketika terjadi kerusuhan pasar saham, apalagi menjual saham Anda. Waktu terbaik menjualnya adalah ketika tidak adanya kerusuhan di pasar.
  11. Ketika Anda salah, jangan berkecil hati dan kecewa. Jadikan kesalahan sebagai pelajaran dan pengalaman.
  12. Selalu awali dengan doa, karena doa membantu Anda menjadi lebih tenang.
  13. Buat keputusan investasi yang lebih baik. Cobalah mengungguli pasar meskipun terdengar cukup sulit.
  14. Selalu berusaha temukan jawaban-jawaban baru atas setiap pertanyaan, karena menjadi sukses tidaklah cukup dengan hanya menemukan satu jawaban.
  15. Jangan melakukan investasi saat IPO (Initial Public Offering) hanya karena ingin lebih hemat.
  16. Jangan terlalu khawatir atau berpikiran negatif. Percayalah investasi Anda akan membuahkan hasil nantinya.

Selain dari beberapa tips di atas, Anda juga bisa membaca tips lain seputar investasi saham yang telah dirangkum oleh tim Seputarforex disini atau disini

Alumnus Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya yang sudah mengenal dunia jurnalistik sejak SMP. Sempat aktif sebagai Editor dan Reporter di UKM Pers UWKS, kini bekerja sebagai salah satu Online Journalist di seputarforex.com.