Benarkah Forex Trading Adalah Bisnis Online Yang Paling Prospektif

Forex trading dianggap sebagai salah satu bisnis online dengan prospek paling tinggi, dengan berbagai alasan. Benarkah demikian?

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Di suatu forum, pernah ada bahasan tentang "Apa sih Bisnis Online yang Paling Prospektif?" Dari kebanyakan komentar yang ada, banyak yang menganggap bahwa forex trading dianggap sebagai bisnis online yang paling prospektif. Menyimak komentar-komentar yang ada saya jadi bertanya-tanya, benarkah seperti itu? Sebelum kita menilai apakah pendapat tersebut benar atau tidak, ada baiknya kita simak alasan-alasan yang mendasari pendapat tersebut. Ada beberapa macam alasan yang dikemukakan oleh temen-temen yang berpendapat bahwa forex trading adalah bisnis online yang paling menguntungkan. Coba kita simak satu persatu yaa.

Bisnis Online

Alasan pertama yang dikemukakan adalah: melihat volume transaksi per hari alias uang yang terlibat dalam bisnis forex berkisar triliunan rupiah. Ok deh, nilai total transaksi yang sedemikian besar memang cukup menggiurkan dan bisa diartikan bahwa prospek bisnis ini lumayan cerah.

Alasan kedua
: perkembangan bisnis forex trading, khususnya di Indonesia, dalam beberapa tahun terakhir ini sangatlah pesat. Pesatnya perkembangan forex trading, terutama di Indonesia, ditandai dengan bermunculannya perwakilan-perwakilan broker dari luar negeri dan juga broker-broker baru asli dalam negeri.

Hal ini menunjukkan bahwa market perdagangan forex dianggap masih besar sehingga menguntungkan untuk digarap. Bahkan bukan hanya broker-broker baru maupun perwakilan broker yang bermunculan, tetapi juga bisnis lain yang menunjang kegiatan forex trading ini seperti misalnya bisnis exchanger dan juga IB (Introducing Broker) banyak bermunculan. Ini juga bisa menjadi indikator yang menunjukkan bahwa memang peminat kegiatan forex trading ini masih lumayan besar dan diharapkan pertumbuhannya akan terus positif di masa yang akan datang.

Alasan ketiga: bisnis ini akan tetap bisa berjalan selama seluruh dunia belum menggunakan mata uang tunggal; satu hal yang kayaknya sangat sulit untuk terjadi. So, kayaknya sih bisnis ini bakalan masih bisa berjalan untuk jangka waktu yang lama.

Alasan keempat: ini yang menurut saya paling menarik. Dalam bisnis ini, kalo kita bertindak sebagai trader, kita tidak mengenal adanya "pesaing".  Menurut saya, ini alasan yang sangat menarik. Gimana nggak menarik tuh, satu bisnis tanpa pesaing dengan kemungkinan perolehan profit yang hanya tergantung pada besarnya modal plus kemampuan kita sendiri. Menarik bukan? Mana ada sih, bisnis yang tanpa pesaing selain menjadi trader forex?

Tidak seperti di bisnis jual-beli yang lain dimana kita akan merasa tersaingi apabila muncul pedagang baru, sebagai trader forex, kita gak perlu khawatir apalagi merasa tersaingi kalo semakin banyak trader yang bermain di market. Justru, semakin banyak trader (plus modal yang terlibat), market akan semakin aktif. Semakin aktif market, semakin besar kemungkinan kita untuk mengambil keuntungan. Jadi, semakin banyak trader baru, justru semakin menguntungkan. Oya, satu hal lagi, semakin "kompak" trader yang ada di market, semakin mudah juga kita membaca arah market.

Apa yang saya kemukakan di atas itu memang hal-hal positif dari forex trading. Nah, klo hal negatifnya? Mmm…yah, mungkin ini lebih berasal dari individu si trader. Banyak trader yang kurang bisa mengendalikan diri secara psikologis pada saat melakukan trading, sehingga tradingnya bukannya mendatangkan pendapatan, tetapi justru menghabiskan modal. Banyak pula trader yang bertrading tanpa pemahaman maupun kemampuan analisis yang memadai dan hanya mengandalkan untung-untungan sehingga kegiatan trading yang dia lakukan tidak jauh beda dengan sekedar mengundi nasib alias berjudi.

Nah, sekarang mudah-mudahan anda bisa membuat penilaian sendiri, apakah forex trading ini memang bisnis online yang paling prospektif?

Jika merasa belum mampu menilai, ada baiknya menyimak belajar trading forex terlebih dahulu.

Awalnya, Greenpips merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun, kemudian mengenal forex di perguruan tinggi, dan setelah itu memutuskan membuat tesis mengenai Expert Advisor. Paling suka menggunakan Fibonacci dalam trading.


Pramuditya
kita sih ga bersaing sama tradernya, tapi secara g langsung malah sama brokernya. pernah ada pembahsan soal broker yang dirugikan klo kita untung, tapi diuntungkan klo kita rugi. jujur itu konsep yg amat mengkhawatirkan menurut gw, secara broker disini sbg pemberi fasilitas trading & tempat kita percayain modal & hasil trading kita. broker bisa aja melakukan manipulasi ke akun kita buat menekan profit. klo konsep itu bener berarti kan posisi kita g bener2 aman meskipun kita bisa profit sebanyak apapun..
Hachiko44
mnurut ane gg bakal gitu ceritanya kalo brkernya punya regulasi yg trpercaya. apalagi klo pengikutnya bnyk, profit/loss dr tradr pst gg akan sbsr itu pngrhnya bwt bisnis broker itu sndr. Krn mrk lbh seneng kalo punya trader yg banyk dn depositkan modal mrk ketimbang jatuhin tradingnya klien mrk.
Pramuditya
@hachiko: meskipun dari broker sekelas fxcm pun masih ada keluhan soal manipulasi trading. jadi intinya emang tindakan broker yg kayak gitu terjadi dimana-mana. g ada broker yg 100% aman, karena pasti salah satu fasilitasnya ada manipulasi dari broker.
Hachiko44
yg spt itu menurut ane lumayan wajar, namanya juga bisnis, pasti smw org pgn untung. yg penting tu trjdinya msh dlm bts wajar. dsini peran regulasi ut bkl terlihat. buat memastikan cara2 broker kayak gitu masih normal atau udah mengarah ke scam. kalo udah ok go dr regulator resmi ane rasa trading kita masih trbilang aman kok. malah klo ada maslh mstinya ya evaluasi dulu dr strategi tradingnya, kesalahan kn bkn cm dr broker aja.
Dyah Permata
Possible gg ya kira2 gerakan sejuta traderx? Low bisa kan lumayan tuh bisa dapetin profit bareng2...
Bambang Priyono
Itu mungkin terjadi, tapi peluangnya sangat kecil, dan bisa berakibat fatal terhadap kondisi keuangan dari negara asal. Untuk melakukannya bukan hanya perlu jumlah trader yang banyak, tapi juga ukuran trading yang besar. Kalau tidak bermodal besar, jumlah trader yang banyak sekalipun juga akan kesulitan mempengaruhi market. Contoh kasus ini bisa diambil dari insiden Black Wednesday yang diprakarsai oleh George Soros dan menjatuhkan nilai Poundsterling ke level yang samngat rendah
Soni Aditya
Forex memang termasuk bisnis online yang menjajikan sekali. Memang tak ada pesaing untuk bisnis satu ini, tapi... masalahnya kalau trader ini salah memilih broker, apalagi brokernya itu broker yang nakal, sudah tamat deh.. Selain itu juga tergantung pada kecerdikan trader sendiri dalam menentukan strategi trading yang profitable 
Simon
w ada dana 10 juta gan, klw mw trading, enaknya trading mandiri atau trading pake broker?
Seputarforex
Kalau 10 juta dollar mungkin baru bisa dipertimbangkan pak. Kalau hanya 10 juta rupiah, kami sarankan pakai broker saja
Kaka Zakaria
gak bisa dibilang gak ada pesaingnya jg min. persaingan disini ketat banget. terutama para trader profesional yang ada di luar negeri. belum lagi broker-broker yang kini semakin merajalela. disini semua sama2 berlomba ingin dapetin banyak duit. kalau bukan persaingan, terus apa namanya? 
Mas Sinar
emang ga ada mas kaka. Anda ga akan ketemu trading lain dan saling berdebat dengan mereka mana posisi yang benar. Akan lebih sering nanti berdebat sama diri sendiri, ini posisi harus ditahan atau dilepas, atau buka posisi baru, atau tutup rugi. Kira-kira seperti itu.