Bitcoin Menurut Bill Gates

Fenomena Bitcoin telah memicu ketertarikan besar yang mendunia, terutama dari para pakar dan investor. Sebagai pendiri Microsoft, apa kata Bill Gates tentang Bitcoin?

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Bitcoin dan mata uang kripto lainnya telah menyebabkan banyak kontroversi di dunia keuangan global. Sistem pembuatan dan transaksi Bitcoin didasarkan pada teknologi Blockchain, atau kode kompleks yang dapat dipublikasikan dan dikelola oleh jaringan komputer di seluruh dunia. Hal itu memungkinkan anonimitas kepemilikan dan penggunaan, sehingga Bitcoin bisa digunakan secara independen dari regulasi pemerintah.

Bitcoin mampu memberikan manfaat besar dalam rantai transaksi antara perusahaan dan konsumen. Namun di sisi lain, ada juga kekurangan yang patut diwaspadai, karena Bitcoin mudah digunakan untuk kegiatan ilegal seperti pencucian uang, transaksi obat terlarang, dll.

 

Bitcoin menurut Bill Gates

 

 

Terpisah dari tujuan yang dimaksudkan, Bitcoin dan mata uang kripto lain (Altcoins) telah menjadi kendaraan spekulasi yang intens di kalangan pedagang dan investor. Nilai Bitcoin melonjak menjadi hampir $20,000 pada akhir tahun 2017, sebelum akhirnya jatuh secara dramatis di awal tahun 2018. Fluktuasi harga di pasar kripto sangat lumrah terjadi, dan karena itu bisa memberikan keuntungan maupun kerugian besar secara instan.

Sementara beberapa ahli melihat potensi besar dalam mata uang kripto, sebagian pakar lainnya merasa Bitcoin merupakan aset yang sangat berisiko, mirip dengan fenomena Bubble lain yang pernah terjadi di masa lalu. Karena itu, artikel kali ini akan membahas pendapat Bill Gates tentang Bitcoin. Ia merupakan salah satu orang terkaya di dunia saat ini dan yang paling berpengaruh dalam perkembangan teknologi. Jika konsep utamanya adalah menjadi mata uang masa depan, maka Bitcoin menurut Bill Gates tentu bisa berperan besar.

Tak hanya sekali dua kali, Bill Gates rupanya sudah mengutarakan opininya tentang Bitcoin dalam beberapa kesempatan. Berikut adalah ulasan historis tentang komentar Bill Gates terhadap Bitcoin, yang menggarisbawahi pandangan sosok tersebut untuk potensi Bitcoin di masa depan.

 

Apa kata Bill Gates

(Baca Juga: 5 Sosok Pebisnis Terkemuka Paling Ditakuti)

 

 

Bitcoin Lebih Baik Dari Mata Uang Biasa (2014)

Bill Gates menyatakan kepada Bloomberg pada 2014 bahwa:


"Bitcoin menarik karena harganya yang murah. Bitcoin lebih baik daripada mata uang biasa karena Anda tidak harus memilikinya secara fisik, dan tentu saja untuk transaksi besar, mata uang biasa bisa sangat merepotkan."


 

Mata uang kripto seperti Bitcoin dapat digunakan untuk membeli barang tanpa perantara, yang berarti bisa mengurangi ketergantungan transaksi terhadap peran bank. Sementara sistem perbankan tradisional dapat membebankan biaya transaksi yang tinggi, Bitcoin dapat memungkinkan transaksi global berlangsung dengan biaya lebih rendah. Perlu diketahui, anggapan ini hanya valid sebelum timbulnya masalah skalabilitas yang menyebabkan pembengkakan biaya transaksi di platform Bitcoin.

 

 

Fluktuasi Nilai Berbahaya, Bitcoin Tak Akan Mendominasi (2015)

Hanya karena Bitcoin lebih baik daripada mata uang kripto lain, tidak berarti Bitcoin akan menggantikan uang kuno. Dalam sebuah wawancara dengan Backchannel tahun 2015, Gates menegaskan kembali bahwa Bitcoin adalah teknologi yang dapat membuat arus transaksi lintas negara menjadi lebih mudah dan murah. Akan tetapi, Gates juga menambahkan bahwa Bitcoin tidak akan menjadi sistem yang dominan.

Gates mengatakan:


"Ada banyak yang bisa dilakukan oleh Bitcoin, termasuk membuat 'pergerakan' uang antar negara lebih mudah dengan biaya yang murah. Namun, Bitcoin tidak akan menjadi sistem yang dominan."


 

Menurut Bill Gates, meskipun Bitcoin dan teknologi yang mendasarinya dapat membuat transaksi lebih mudah dan murah, ia percaya jika masalah seperti fluktuasi nilai dan kurangnya akses pembatalan transaksi dalam jaringan adalah hambatan  signifikan untuk adopsi Bitcoin yang lebih luas.

 

Fluktuasi Bitcoin

(Baca Juga: Harga Bitcoin Naik, Apa Saja Yang Mendasarinya?)

 

 

Pakar lain setuju bahwa Bitcoin tidak akan mendominasi pasar. Kevin O’Leary, salah satu investor terkemuka dunia juga mengatakan hal senada dengan Bill Gates. Ia mengatakan kepada CNBC, "Faktanya adalah, Bitcoin sangat tidak stabil karena memiliki volatilitas dua arah (naik dan turun). Tidak ada pihak dalam transaksi substansif akan mengambil risiko tersebut, sehingga (peran) Bitcoin masih jauh dari mata uang (konvensional)."

Ketika ditanya tentang potensi mata uang digital seperti Bitcoin dan kemampuan teknologi untuk memberikan transaksi global yang lebih murah, Gates berpikir jika:


"Bitcoin tidak akan menjadi sistem pembayaran terdistribusi yang digunakan di masa depan, tetapi masih memiliki potensi untuk membuat dampak yang cukup besar."


 

 

Mata Uang Kripto Bisa Menyebabkan Banyak Kematian (27 Februari 2018)

Saat dimintai pendapat tentang pandangannya terhadap mata uang kripto di rubrik Reddit "Ask Me Anything", Bill Gates malah fokus pada kerugian Bitcoin dan "rekan-rekannya". Penggunaan dan transaksi mata uang kritpo yang tidak mengungkapkan nama pemegangnya, mencerminkan anonimitas dan mempermudah transaksi ilegal.


"Fitur utama dari mata uang kripto adalah anonimitas mereka. Saya pikir ini bukan hal yang baik. Saat ini, mata uang kripto sering digunakan untuk membeli Fentanyl dan obat-obatan terlarang lainnya, sehingga kripto adalah teknologi langka yang bisa menyebabkan kematian."


 

Kekhawatiran Bill Gates agaknya beralasan, mengingat mata uang kripto yang baru bermunculan malah memiliki keunggulan-keunggulan tertentu untuk menambah privasi pengguna. Contohnya adalah Monero dan Verge, dua koin kripto yang menyediakan anonimitas penuh.

 

 

Bitcoin Adalah Jenis Investasi Terbodoh Yang Pernah Ada (8 Mei 2018)

Pada tanggal 8 Mei 2018, Bill Gates diwawancarai oleh CNBC Squawk Box, tentang bagaimana pandangannya terhadap Bitcoin setelah mendapatkan hadiah ulang tahun berupa 25 BTC dari seorang temannya. Gates mengakui bahwa dirinya telah mendapatkan hadiah tersebut, tapi ia mengatakan telah menjual semua unit BTC tesebut dan tidak memiliki satupun unit BTC saat ini.

Pada saat wawancara tersebut, Gates yang merupakan CEO Microsoft dan filantropis miliarder menjelaskan bahwa penolakannya terhadap mata uang kripto lebih kuat dan berakar pada kurangnya nilai intrinsik.


"Sebagai kelas aset, Anda tidak menghasilkan apa-apa dari Bitcoin kecuali mengharapkan harganya naik. Ini semacam jenis investasi terbodoh yang pernah ada."


 

Gates mengacu pada teori ekonomi yang berbunyi bahwa harga suatu barang tidak didasarkan pada nilai sebenarnya, tetapi sebaliknya, oleh keyakinan dan harapan kolektif dari mereka yang berpartisipasi dalam pasar. Contohnya, minyak memiliki manfaat nyata yang dapat dengan mudah dibuktikan, seperti menjalankan mobil, untuk bahan bakar mesin, dan lain-lain. Di sisi lain, mata uang kripto atau Bitcoin khususnya, hanyalah semacam kode digital yang amat rentan terhadap fluktuasi berdasarkan pada opini pasar. Bitcoin jelas tidak dapat diandalkan oleh setiap orang yang memperdagangkannya. Tidak hanya Bill Gates, bahkan investor legendaris Warren Buffett pun mengumandangkan ketidaklayakan Bitcoin sebagai aset investasi.

 

 

Bill Gates Lebih Tertarik Pada Teknologi Blockchain

Dari rentetan kutipan di atas, bisa disimpulkan bahwa opini Bill Gates terhadap Bitcoin kian memburuk, seiring dengan meningkatnya fluktuasi nilai Bitcoin. Meskipun pernah menyuarakan kekhawatiran terhadap mata uang kripto, Gates tetap tertarik pada teknologi yang mendasarinya, yakni Blockchain.

Saat diwawancara CNBC dalam suatu kesempatan, Bill Gates berkata:


"Ada beberapa teknologi sangat bagus dalam hal berbagi basis data dan verifikasi transaksi, yang dimiliki oleh Blockchain."


 

Yayasan amal yang didirikan Bill Gates, The Bill & Melinda Gates Foundation bahkan memberikan hibah sebesar $100,000 kepada perusahaan Blockchain, Bitsoko, pada tahun 2015. Lalu pada tahun 2017, yayasan tersebut bermitra dengan Ripple untuk mengembangkan teknologi pembayaran mobile bagi warga kurang mampu. Kerangka kerja untuk proyek tersebut telah diluncurkan pada bulan Januari 2018, dan diberi nama "Level One Project".

 

Level One Project

(Baca Juga: Apa Saja Kegunaan Blockchain?)

 

 

Level One Project dimaksudkan untuk menjadi sumber daya dasar dari layanan keuangan digital modern, dan menyasar penduduk miskin yang tidak memiliki rekening bank. Saat ini, tim Level One Project dilaporkan sedang berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan di Afrika dan Asia Selatan, untuk menghasilkan teknologi turunan Blockchain yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dari golongan menengah ke bawah.

Microsoft, perusahaan teknologi raksasa yang didirikan Bill Gates juga sudah beberapa kali mengumumkan adopsi Blockchain: pertama untuk melengkapi perlindungan privasi klien, dan yang terbaru untuk membantu pengembangan aplikasi berbasis Blockchain melalui platform Azure.

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.