OctaFx

iklan

Bitcoin Menurut Warren Buffett

283915

Bitcoin menurut Warren Buffett sangat bertentangan dengan strategi investasinya yang mementingkan nilai intrinsik suatu perusahaan.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Warren Edward Buffett (lahir 30 Agustus 1930) adalah seorang tokoh bisnis, investor, dan filantropi Amerika Serikat yang menjabat sebagai ketua dan CEO Berkshire Hathaway. Ia dianggap sebagai salah satu investor paling sukses di dunia, dan memiliki kekayaan bersih $82.9 miliar pada Februari 2018, yang membuatnya menjadi orang terkaya ketiga di dunia.

Buffett telah menjadi ketua dan pemegang saham terbesar Berkshire Hathaway sejak tahun 1970. Ia telah disebut sebagai "Wizard", "Oracle", atau "Sage" dari Omaha oleh media global berkat kemampuannya dalam menilai investasi dan untuk berhemat secara pribadi, meskipun kekayaannya sangat berlimpah. Namun, ia juga sangat dermawan, bahkan pernah berjanji akan memberikan 99% dari kekayaannya untuk tujuan filantropi, terutama melalui Bill and Melinda Gates Foundation.

Warren Buffett juga telah menjadi tokoh yang kontroversial selama beberapa tahun terakhir karena hanya dia dan rekannya, Bill Gates, yang hingga kini tidak mengakui bahwa Bitcoin itu nyata dan termasuk instrumen investasi yang menjanjikan.  Setelah sebelumnya kita membahas tentang Bitcoin Menurut Bill Gates, kali ini giliran pendapat Warren Buffett tentang Bitcoin dari waktu ke waktu yang akan menjadi topik pembahasan utama kita.

 

Bitcoin Menurut Warren Buffett

 

 

Maret 2014 – Jauhi Bitcoin, Itu Adalah Fatamorgana

"Jauhi Bitcoin, itu pada dasarnya adalah fatamorgana," demikian Bitcoin menurut Warren Buffett, sebagaimana disampaikannya dengan tegas di Squawk Box CNBC pada tanggal 14 Maret 2018.

Menanggapi pertanyaan tentang mata uang kripto dari pendiri Quicken Loans Dan Gilbert, Buffett mengatakan, "Ini adalah metode pengiriman uang. Ini adalah cara yang sangat efektif untuk mengirimkan uang dan anda dapat melakukannya secara anonim. Cek adalah cara mentransmisikan uang juga. Apakah cek bernilai banyak uang hanya karena mereka dapat mengirimkan uang? Saya berharap Bitcoin menjadi cara yang lebih baik untuk melakukannya, tetapi Anda dapat mereplikasinya dengan berbagai cara. Gagasan bahwa itu memiliki nilai intrinsik yang besar hanyalah lelucon dalam pandangan saya."

 

Oktober 2017 - Bitcoin Adalah Gelembung Nyata

Pada Oktober 2017, sang Oracle of Omaha dilaporkan memberi tahu kepada peserta sesi Q & A atau sesi tanya jawab di Omaha, Nebraska, bahwa nilai populer mata uang kripto (terutama Bitcoin) yang meroket adalah gelembung yang menunggu untuk meledak.

"Orang-orang bersemangat dari pergerakan harga besar, dan Wall Street mengakomodasi," kata Buffett. Bitcoin yang memungkinkan pembayaran tanpa perantara perbankan tradisional memang terlihat sangat potensial di masa depan. Namun, karena tidak ada dukungan dari pemerintah, nilainya terus berfluktuasi liar dalam beberapa tahun terakhir.

"Anda tidak dapat menilai Bitcoin karena itu bukan aset yang menghasilkan nilai," kata Buffett kepada MarketWatch. Dia mengatakan bahwa tidak mungkin untuk mengatakan seberapa jauh nilai Bitcoin akan naik, menambahkan bahwa ada "Gelembung Nyata" dalam hal semacam itu.

Pada saat itu, hal senada juga dikatakan oleh CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon. Dimon mengatakan bahwa "Bitcoin adalah penipuan". "Anda tidak akan dapat memiliki bisnis hanya dengan menciptakan mata uang dari udara tipis, dan berpikir bahwa orang-orang yang membeli itu benar-benar pintar," ujarnya kepada Reuters.

 

Januari 2018 – Tidak Diragukan Lagi, Bitcoin Akan Berakhir Buruk

CEO Berkshire Hathaway, Warren Buffett, mengatakan pada tanggal 10 Januari bahwa perusahaan tidak tertarik untuk ikut serta menunggangi kereta mata uang kripto, termasuk di pasar Bitcoin Futures.

 

 

"Dalam hal mata uang kripto, secara umum, saya bisa mengatakan dengan nyaris pasti bahwa mereka akan berakhir dengan buruk", tegasnya. Namun demikian, ia juga tak tertarik untuk mendapatkan keuntungan dari penurunan harga Bitcoin dengan memasang posisi short atasnya.

"Tidak ada alasan (bagi saya untuk membuka posisi di Bitcoin)," kata Buffett dalam wawancara di CNBC. Imbuhnya, "Saya mengalami cukup banyak masalah dengan hal-hal yang saya mengetahui sesuatu mengenainya. Mengapa pula saya perlu mengambil posisi long atau short pada sesuatu hal yang saya tak tahu apa-apa tentangnya."

Komentar Warren Buffett mengenai Bitcoin ini diungkapkan sehari setelah CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon mengatakan bahwa dia menyesal menyebut Bitcoin sebagai penipuan. Buffett mengatakan bahwa Berkshire Hathaway tetap fokus untuk mengidentifikasi bisnis yang baik dan berinvestasi di dalamnya.

 

Februari 2018 – Bitcoin Adalah Racun Berbahaya

"Bitcoin adalah racun berbahaya," kalimat sederhana tentang Bitcoin menurut Warren Buffett ini sangat tajam.

Tangan kanan Warren Buffett, Charlie Munger, juga menegaskan hal yang senada, "Pendekatan pemerintah kita yang lebih longgar terhadap Bitcoin adalah salah. Jawaban yang tepat untuk sesuatu seperti itu adalah menginjaknya dengan keras. Mata uang virtual juga merupakan pintu gerbang ke penipuan pemasaran dan banyak usaha terkait mata uang kripto sedang di operasikan oleh Scammer."

 

Mei 2018 - Bitcoin Lebih Cocok Disebut Judi Daripada Investasi

Warren Buffett kembali mengatakan bahwa Bitcoin adalah pertaruhan (judi) dan bukan investasi pada bulan Mei 2018. Dia mengatakan kepada Yahoo Finance pada awal Mei 2018, "Jika Anda membeli sesuatu seperti Bitcoin atau beberapa mata uang kripto lainnya, Anda tidak benar-benar memiliki sesuatu yang menghasilkan sesuatu. Anda hanya berharap orang berikutnya membayar lebih banyak."

Dia melanjutkan, "Tidak ada yang salah dengan itu. Jika Anda ingin berjudi, orang lain akan datang dan membayar lebih banyak uang besok. (Namun) itu adalah salah satu jenis permainan. Itu bukan Investasi."

Buffett membeli Berkshire Hathaway, sebuah pabrik tekstil yang mengalami kesulitan finansial, pada awal 1960-an dan mengubahnya menjadi salah satu lembaga investasi paling sukses di dunia. Keberhasilan itu dikaitkan dengan strategi investasi yang kuat dengan menanamkan dana pada model-model bisnis yang mudah dimengerti dan sulit untuk diganggu. Filosofi itu telah menyebabkan Buffet menjadi skeptis terhadap sektor teknologi dan bitcoin khususnya, yang ia sebut "fatamorgana" pada Maret 2014.

Dalam komentar terbarunya, ia lebih lanjut mengkritik bitcoin, dengan alasan nilainya terlalu bergantung pada perdagangan. "Sekarang jika Anda melarang perdagangan di peternakan, Anda masih bisa membeli peternakan dan memiliki investasi yang sangat layak. Namun, jika perdagangan bitcoin dilarang, orang tidak akan punya alasan untuk berinvestasi lagi," Pungkasnya.

 

Mei 2018 - Bitcoin Mungkin Racun Tikus Kuadrat

Sebelum pertemuan tahunan Berkshire, Buffett mengatakan kepada seorang wartawan dari CNBC pada tanggal 7 Mei 2018 bahwa, "Bitcoin adalah mungkin racun tikus kuadrat."

Selama pertemuan itu sendiri, Buffett bergurau bahwa "jika Anda telah membeli emas pada zaman Kristus dan Anda mengetahui tingkat bunga majemuk, itu adalah beberapa puluh persen". Bitcoin menurut Warren Bufferr adalah sesuatu yang Anda bisa membelinya, tetapi takkan bisa menghasilkan apapun yang berharga."

Sebagai investor yang memprioritaskan nilai intrinsik investasinya, jelas sekali ia tidak memandang baik investasi dalam bentuk Bitcoin.

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.