Contoh-Contoh Pemodelan Dalam Backtest Robot Trading Forex (EA)

115418

Mari kita mulai dengan metode pemodelan sederhana berdasarkan pada grafik satu jam. Sekarang, mari kita bahas satu jam dalam bentuk bar, dimulai pada tanggal 5 September 2007, pukul 10:00 disorot dengan warna merah :Open Price Beberapa trader tidak ingin bergantung pada particluarities pemodelan intrabar, sehingga mereka menciptakan Robot Trading Forex (EA) perdagangan saat bar sudah selesai.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Mari kita mulai dengan metode pemodelan sederhana berdasarkan pada grafik satu jam. Sekarang, mari kita bahas satu jam dalam bentuk bar, dimulai pada tanggal 5  September 2007, pukul 10:00 disorot dengan warna merah :

Contoh-Contoh Pemodelan Dalam Backtest Robot

Open Price
Beberapa trader tidak ingin bergantung pada particularities pemodelan intrabar, sehingga mereka menciptakan Robot Trading Forex (EA) untuk perdagangan mereka saat bar sudah selesai. Fakta membuktikan bar yang telah selesai hanya dapat diketahui setelah pergerakan candle berikutnya muncul. Inilah yang disebut sebagai open price.

Contoh-Contoh Pemodelan Dalam Backtest Robot

Dalam mode ini, pertama, bar dibuka (Open = Tinggi = Rendah = Close, Volume = 1), dan ini memungkinkan Robot Trading Forex (EA) untuk mengidentifikasi akhir dari penyelesaian bar harga sebelumnya. Bar yang seperti terlihat di atas merupakan bar yang baru jadi, di mana pengujian Robot Trading Forex (EA) bisa dilakukan.

Kontrol Poin
Metode kontrol poin ditujukan untuk perkiraan kasar dari perdagangan Robot Trading Forex (EA) dalam sebuah bar. Untuk menggunakan metode ini, data historis dari jangka waktu terdekat harus tersedia.

Dalam beberapa kasus, data yang tersedia dari jangka waktu yang lebih kecil tidak sepenuhnya menutupi rentang waktu jangka waktu yang diuji. Jika tidak ada data jangka waktu yang lebih kecil, evolusi bar dihasilkan atas dasar template gelombang yang telah ditetapkan, seperti yang terjadi dalam versi sebelumnya yang ada pada gambar di atas.

Segera setelah data historis dari jangka waktu telah muncul, maka data-data tersebut diinterpolasi. Sedangkan harga yang berada di titik OHLC digunakan sebagai titik kontrol. Dalam kebanyakan kasus, hasil tes Robot Trading Forex (EA) dengan metode titik kontrol dapat dianggap sebagai hasil perkiraan saja, bukan sebagai hasil akhir. Grafik di bawah ini menunjukkan bagaimana bar pada tanggal 2007/09/05 10:00 dikembangkan oleh metode titik kontrol.

Contoh-Contoh Pemodelan Dalam Backtest Robot

Every Tick
Mode ini memungkinkan gerakan model harga dalam sebuah bar dengan cara yang paling tepat. Tidak seperti "poin kontrol", metode setiap tick menggunakan data dari jangka waktu yang lebih terdekat, tetapi kerangka waktu yang lebih kecil juga harus lengkap dan tersedia pada history chart.

Seperti metode sebelumnya, metode ini menghasilkan titik kontrol berdasarkan data OHLC dari time frame yang tersedia pada m1. Untuk menghasilkan pergerakan harga antara titik kontrol, interpolasi berdasarkan template standar history market.

Contoh-Contoh Pemodelan Dalam Backtest Robot

Semakin banyak data yang dihasilkan dapat mempengaruhi konsumsi sistem operasi dan kecepatan pengujian.  

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2010. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.