Advertisement

iklan

Cukup Trading Sekali Dalam Seminggu

Bagaimana cara menghasilkan profit trading 100% dalam setahun hanya dengan trading sekali dalam seminggu? Artikel ini akan mengupas tuntas penerapan money management serta resiko per trade.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Pada artikel ini akan dicontohkan bagaimana menghasilkan keuntungan trading 100% dalam setahun hanya dengan sekali trading dalam seminggu. Contoh ini sekaligus akan menjelaskan penerapan money management yang agresif, dan tentunya berkaitan dengan resiko per trade yang bisa ditoleransi.

trading mingguan


Point-point penting dalam strategi ini adalah :

1. Berfokus pada kualitas trading bukan kuantitas trading

2. Dengan membuat trading plan dan risk management sebelum entry sehingga memperbesar
    peluang untuk sukses

3. Diperlukan disiplin dan kesabaran agar metode ini bisa bekerja dengan maksimal.


Contoh penerapan metode trading sekali dalam seminggu

Account balance awal  = $5,000.00
Risk / Reward per trade = 1 : 2
Risk per trade : 10% = $500.00
Reward per trade = $1,000.00
Persentasi profit (asumsi) = 40%
Persentasi loss (asumsi) = 60%

Catatan:  modal awal / balance dan besarnya resiko per trade adalah relatif dan tergantung dari pilihan trader masing-masing. Ada trader yang agresif dan ada yang konservatif dalam menetapkan resiko per trade dan risk and reward ratio-nya.

Jika rata-rata trading sekali dalam seminggu, maka dalam setahun ada 52 trade,

52 X 40% trade yang profit = 20.8 trade profit, dibulatkan jadi = 21 trade profit
52 X 60% trade yang loss = 31.2 trade loss, dibulatkan jadi = 31 trade loss
Trade profit ($) = 21 X $1,000.00 = $21,000.00 profit
Trade loss ($) = 31 X $500.00 = $15,500.00 loss
Total profit = $21,000.00 - $15,500.00 = $ 5,500.00  (110% return)

Jadi dengan asumsi profit / loss = 40/60 seperti diatas, dengan frekuensi trading rata-rata sekali seminggu, dalam setahun menghasilkan return 110%, angka yang sangat acceptable untuk standar trader profesional.

Kita bisa lebih agresif dengan menetapkan risk/reward = 1:3 (risk per trade = $500.00 dan reward = $1,500.00), tetapi asumsi profit/loss = 30/70 (30% profit dan 70% loss), atau 36 trade loss dan 16 trade profit, maka :

Trade profit = 16 X $1,500.00 = $24,000.00, dan trade loss = 36 X $500.00 = $18,000.00.

Total profit = $24,000.00 - $18,000.00 = $6,000.00  (120% return)

Dari contoh diatas, ambil rata-rata return 100% dalam setahun. Untuk trader dengan account size atau balance awal kecil, mungkin 100% return dalam setahun masih belum memadai. Ambil contoh misal balance awal $500.00 atau sekitar Rp.5 juta, maka return 100% atau Rp.5 juta setahun mungkin kurang memadai bagi trader tersebut, tetapi jika si trader bisa dengan konsisten menghasilkan return 100% setahun, tentunya tidak sulit menemukan financer untuk diajak bekerja sama.


Ubah pola pikir dan rencana trading

Cara berfikir ingin profit besar dengan modal kecil dan dalam waktu singkat harus dibuang jauh-jauh, karena trading adalah probabilitas, bukan hitungan pasti. Hasil trading yang konsisten dalam suatu periode adalah ukuran kualitas seorang trader terlepas dari berapa modal awal atau account balance-nya. Faktor penting untuk belajar memperoleh hasil yang konsisten adalah dengan mengatur resiko secara efektif pada setiap trade.

Memaksakan trading dengan time frame rendah (30 minute, 15 minutes, dst) agar bisa trading sesering mungkin agar keuntungan besar, cukup sering dilakukan oleh trader dengan account size kecil, tetapi terbukti banyak yang malahan kena margin call dalam waktu singkat. Pada time frame rendah terdapat banyak noise dan kesalahan (false) sinyal yang tentunya akan berpengaruh pada risk management kita.

Dalam strategi "Trading Sekali Dalam Seminggu" ini, sangat dianjurkan untuk menggunakan time frame daily. Anda tidak sering masuk pasar, hanya sekali dalam seminggu, tetapi probabilitas ketepatan sinyal dalam trading Anda lebih besar. Perencanaan seperti ini sangat berarti bagi trader dengan account size kecil. Selanjutnya, agar strategi ini bisa berjalan dengan baik Anda harus disiplin dan berlatih sabar dalam memantau pergerakan harga pasar.

Terapkanlah strategi trading dengan price action dalam menerapkan metode ini. Mungkin Anda bisa mulai mencoba dulu metode ini dengan demo account, jika asumsi ratio profit / loss yang Anda terapkan bisa tercapai atau mendekati asumsi, barulah bisa mulai menggunakan real account dengan jumlah kecil dulu, baru ditingkatkan kemudian jika memang hasilnya sudah cukup konsisten.

                          

Sumber : Nial Fuller - www.learntotradethemarket.com

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


A.morris
Untuk trading sekali seminggu itu apa hasilnya akan beda kalau modal yang digunakan nanti lebih kecil?
Martin S
@ A.Morris:
Yang jelas profitnya lebih kecil, tetapi hasilnya (persentasi profit dan loss-nya) sama asalkan asumsi persentasi profit (win rate) dan persentasi loss-nya sama. Mengenai penjelasan persentasi profit dan loss ini Anda bisa baca disini. Untuk membuktikan Anda bisa coba sistem trading dengan persentasi profit tertentu pada account demo untuk dana kecil dan dana besar, entry pada saat yang hampir bersamaan untuk memperoleh hasil trading yang mendekati sama, lihat persentasi profit / loss pada hasil akhir masing-masing.
Farhan
@morris: mestinya sih enggak kalo agan tradingnya bisa konsisten ngikutin sistem & rencana trading. tapi ane sih belum begitu yakin lihat perhitungan di atas, soalnya masih spekulatif & mengesampingkan faktor2 yang lain kayak fasilitas dari broker & kondisi market sendiri. yah kalo dijadiin target trading sih oke, tapi untuk berharap itu bener2 terealisasi sepertinya masih belum segitunya
Martin S
@ farhan:
- Maksud fasilitas dari broker? - Trading adalah mengenai probabilitas atau kemungkinan-kemungkinan tetapi tidak harus spekulatif. Anda bisa menggunakan sistem trading yang mempunyai win rate (persentasi profit) tertentu (tentu saja setelah ditest dengan backtesting atau forward test). Trading dengan sistem tsb dengan disiplin, Anda bisa lihat hasilnya setelah periode waktu tertentu. Sebagai referensi Anda bisa baca:
- Cara Berpikir Yang Benar Dalam Trading
- Risk Reward Ratio Dan Harapan Profit
Mario_sen
yg pnting kn da targt trading drpd g da sm sekali. klo diprkirkn kpn entri n sbrp bnyk posisi trdngx gt kn jdi bkn trdng lbh stbl n g smbrngn msk posisi. lgian target semakin bsr semakin bgs, asal masi rrealistis. tu n bs jd motivasi trdng yg bgs bwt kedepanx
Sam110
Iya, memang lebih mantap lihat grafik dg timeframe yg lebih tinggi, sering ketipu juga waktu ngamati yang timeframe menitan, kalau yang sudah lebih tau ya pasti ga akan sering-sering buka posisi cs sudah tau peluang profitnya ga seberapa banyak tapi resikonya bisa lebih besaraann
Triyo Spetianda
Meskipun sepertinya trading jangka panjang terlihat lebih menjanjikan, tapi cara seperti ini sebenarnya lebih sesuai untuk trader yang sudah pandai memperhitungkan rencana trading dan langkah-langkahnya. Selain ukuran trading yang biasanya diperbesar untuk menghasilkan profit yang banyak, kemungkinan berhasil yang minim untuk para pendatang baru biasanya malah akan menghasilkan profit yang tidak sepadan dengan ruginya...
Martin S
@ Triyo Spetianda:
- Ukuran trading tergantung dari besarnya resiko yang berani Anda tanggung (yang Anda rencanakan). - Keberhasilan dalam trading tergantung dari konsistensi dan disiplin dalam menerapkan sistem trading sesuai rencana, tidak peduli apakah trader tersebut newbie atau sudah berpengalaman atau bahkan trader profesional. Sebagai referensi Anda bisa baca: - Cara Berpikir Yang Benar Dalam Trading
- Risk Reward Ratio Dan Harapan Profit
Wika
Nah kebetulan nemu tempat yang pas sama topiknya buat berguru..hehe. Salam knal semuanya. Pak guru martin boleh tanya kan? Kalo profit trader apakah selalu diitung tahunan untuk bisa dikatakan trader profesional? Apakap trader top dunia sekelas George Soros juga mematok profit ratusan persen seperti contoh diatas? Apakah trader dengan modal pas-pas an selalu harus dengan mencari financer untuk menjadikan dirinya besar selevel opa George? Saya pernah dengar ada strategi compounding, apakah strategi tersebut juga digunakan trader selevel trader-trader top dunia yang sudah mengelola dana miliaran dolar? Ataukah itu strategi trader kelas teri yang bermimpi jadi trader top tapi belum nemu-nemu financer..hehe?
Martin S
@ wika:
- Trader profesional adalah mereka yang penghasilan utamanya dari trading sehingga trading dijadikan sebagai bisnis utama. Biasanya mereka mengelola dana klien dengan sistem profit sharing disamping juga dana pribadi. Mereka sering disebut juga dengan hedge fund manager. Semakin stabil kinerja tradingnya akan semakin banyak klien-nya.

Mengenai periode waktu untuk menentukan keuntungan itu relatif, bisa tahunan atau 6 bulanan, tergantung dari prestasinya. Saya tidak tahu pasti apakah Soros mematok target tetapi ketika trading GBP pada 16 September 1992 ia bisa profit lebih dari USD 1 milyard dengan modal USD 10 milyard dalam waktu sehari.

- Modal pas-pasan tidak harus mencari financer. Yang penting Anda bisa mengembangkan account Anda. Tanpa prestasi trading yang bagus biasanya sulit untuk mencari financer (kecuali teman dekat atau famili), sebaliknya kinerja trading yang bagus akan menarik financer.

Saya tahu ada yang bisa trading for a living dengan dana pas-pasan dan tidak pernah kena margin call (mc), tetapi cara tradingnya sangat hati-hati.

- Compounding artinya me-reinvest profit yang diperoleh, jadi profitnya nggak di-withdraw tapi ikut ditradingkan. Saya tidak tahu pasti apakah digunakan oleh trader sekelas Soros, tetapi kalau dilihat dari diversifikasi asset-assetnya mungkin juga menggunakan compounding.
Wika
- 10 milyar dolar? wuih seberapa itu ya? kalo ditaruh dikarung beras bisa sekontainer kali ya..hehhe. Pak guru kalo boleh mo nanya nih.. orang macam om George itu bisa mainin duit segitu dan dapet  persen dalam satu hari, pake analisa apa ya? Apa pake teknikal juga? ato murni fundamental? ato malah murni spekulasi?

- Nah terus kalo trading akun kita dah konsisten profit, gimana nyari financerny? Kan modal kita cuma pas-pas an, orang mana mau percaya dan yakin? Misal kita biasa main cent trus ada financer punya modal milyar, apa bisa langsung di pake tuh sistem? Misal dengan akun cent kita profit per bulan  persen, trus kita masukin modal tambahan  milyar, apa sistem kita juga bekerja untuk duit segitu? Kira-kira apa yang harus diperhatikan dalam menerapkan duit orang  yang segede gitu ya?
Martin S
@ wika: - Yang pasti bukan spekulasi, konon waktu itu Soros tahu fundamental ekonomi Inggris sedang lemah dan GBP sudah overvalued, jadi pertimbangan utamanya faktor fundamental. Dan lagi di Quantum Funds (perusahaan milik Soros) waktu itu ada Stanley Druckenmiller, trader dan hedge fund manager top. - Untuk nyari investor (financer) Anda harus bisa mem-presentasikan sistem trading Anda ke calon investor yaitu strategi trading dan juga risk managementnya, juga bukti hasil trading Anda (kalau ada). Sistem yang bagus atau profitable akan tetap menghasilkan profit, tidak tergantung dari equity atau dana yang didepositkan untuk trading. Dalam trading yang paling penting adalah money management yang pada intinya adalah pengendalian resiko.