Advertisement

iklan

David Katz: Trading Trend Mudah Itu Pakai Fibonacci Retracement

277626

Perkenalkan David Katz, si pemburu trend. Dia telah menjadi trader paruh waktu sukses dengan strategi trading trend sederhananya.

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Siapa sangka guru MIPA punya profesi sampingan sebagai trader professional? Perkenalkan David Katz, pendiri situs Tradingfibz dan pengelola kursus trading di Marketfy. Dia menggeluti karier sebagai trader karena sejak berusia muda telah diperkenalkan konsep investasi, saham dan obligasi oleh orangtuanya. Menurutnya, berbagi ilmu mengenai kiat sukses trading adalah kegiatan yang layak ditekuni dengan antusiasme tinggi.

 

Sepak Terjang David Katz Si Pemburu Trend

David Katz bukanlah tipe trader dengan sejarah karir di bank atau institusi finansial mentereng lainnya. Justru dia memulai trading sebagai trader paruh waktu untuk bertrading sekaligus menjalani profesi utamanya sebagai tenaga pengajar.

Antusiasmenya dalam menyebarkan "value investing" dan dasar-dasar bertrading bermula dari keikutsertaannya dengan stockmarketgame.org. Pada saat itu, David Katz melatih remaja Middle School dan High School (setara SMP dan SMA) untuk bertanding dalam kompetisi simulasi pasar saham. Alhasil dia berkali-kali mampu membimbing anak didikannya untuk menyabet trofi berkali-kali dalam kurun waktu satu setengah tahun.

Dari situ, David Katz mendapat kesempatan untuk menjadi koordinator stockmargetgame wilayah Arizona. Berikutnya, karena posisi tadi, dia juga memperoleh peluang untuk mengikuti workshop New York Stock Exchange Euronext. Sampai saat ini, David Katz masih mengelola websitenya dan siap untuk menerima murid-murid baru melalui platform Marketfy.

david katz

 

Resep Mujarab David Katz Untuk Sukses Bertrading

Trend. Betul, trend, itulah resep mujarabnya.

David Katz tidak menekankan strategi rumit dan berbelit-belit untuk diaplikasikan pada kegiatan day-trading-nya. Menurutnya, strategi sederhana lebih fleksibel dan dapat digunakan pada segala macam bentuk pasar, baik itu forex, saham, ataupun futures.

 

1. Strategi pertama, gunakan Fibonacci Retracement untuk mengukur pullback.

Menurut David Katz, garis-garis Fibonacci Retracement dan Extension merupakan aplikasi sederhana paling praktis untuk diterapkan pada trend trading. Hal tersebut karena trend biasanya diikuti oleh pullback sementara, setelah itu biasanya trend akan kembali berlanjut.

Nah, pada situasi terjadinya pullback tersebut itulah Fibonacci Retracement akan sangat berguna. David Katz berkata bahwa jika pullback menyentuh titik Fibonacci Retracement 38%, 50% atau 61.8%, maka kemungkinan besar harga akan memantul kembali mengikuti trend sebelumnya. Contohnya seperti gambar chart berikut:

strategi david katz dengan fibonacci retracement

Pada gambar di atas, lingkaran biru mewakili pullback yang menyentuh titik Fibonacci Retracement 50% (0.5). Pullback biasanya terjadi saat pelaku pasar melakukan profit taking. Jadi dengan asumsi tersebut, harga akan kembali melanjutkan trend bullish awal.

Lingkaran biru pertama (dari kiri) memperlihatkan pola Bullish Pinbar dengan lower shadow-nya menembus titik Fibonacci Retracement 0.5. Sedangkan lingkaran kedua adalah pola Bullish Inside Bar yang terbentuk di level Fibonacci Retracement serupa.

Perlu dicatat, David Katz mengatakan bahwa level-level pada Fibonacci merupakan deretan angka matematis natural. Dengan kata lain, pada hakikatnya harga pasar akan memantul di sekitar titik-titik Fibonacci Retracement tersebut.

 

2. Strategi kedua, gunakan Fibonacci Extension (Fibonacci Expansion) untuk mengukur trend lanjutan.

Selain Fibonacci Retracement, dalam kondisi khusus, David Katz juga menggunakan Fibonacci Extension untuk memanfaatkan peluang saat berlangsungnya trend kuat. Misalnya seperti yang terlihat dalam chart ini:

strategi trading dengan fibonacci extension

Seperti strategi sebelumnya, langkah pertama Anda harus menunggu sampai terjadi pullback. Pada gambar di atas, pullback berhenti pada titik Fibonacci Retracement 0.38 (lingkaran biru). Berikutnya, harga memantul kembali untuk melanjutkan bullish trend sebelumnya, hingga menembus titik Fibonacci Extension 1.27 (garis horizontal biru), atau dengan kata lain, trend terpacu sebesar 127% dari laju trend awal.

Sebagai panduan, David Katz memilih untuk menggunakan titik Fibonacci Extension 100%, 127%, 161.8% dan 261.8%.

Tidak hanya terbatas pada Fibonacci Retracement dan Extension, David Katz juga mengembangkan strategi trading dengan pola-pola Fibonacci.

 

3. Gunakan bar Heikin Ashi untuk mempertahankan posisi selama trend berlangsung.

David Katz menggunakan bar Heikin Ashi agar bisa mempertahankan posisi trading-nya tanpa terpengaruh emosi dari volatilitas harga. Maksudnya, bar candlestick memang akurat dalam menginfokan pergerakan harga, tapi terkadang malah membuat trader cepat panik karena volatilitas pasar.

Dibanding bar candlestick, bar Heikin Ashi terlihat lebih "tenang" dan rapi, sehingga membuat trader mampu mempertahankan posisi tradingnya tanpa rasa takut ingin exit secara berlebihan. Itulah alasan kenapa David Katz menggunakan bar Heikin Ashi untuk bertahan "in-the-trend" dengan kepala dingin.

Namun perlu diperhatikan, David Katz hanya menggunakan bar Heikin Ashi setelah posisi trading dibuka dan sedang berjalan. Artinya, dia masih membutuhkan keakuratan bar candlestick sebagai bahan pertimbangan entry menurut price action.

 

4. Ikuti trend pasar dengan mengawasi fundamental.

David Katz beropini bahwa analisa fundamental sebenarnya tidak memiliki andil terlalu besar dalam keputusan entry-nya. Meskipun begitu, dia menyadari bahwa trend kuat umumnya hanya akan terjadi jika para pelaku pasar besar (The Big Fish) bereaksi terhadap suatu stimulus fundamental.

Oleh karena itu, dia menyarankan para trader untuk mewaspadai rilis-rilis berita berdampak tinggi dengan menggunakan kalender forex.

 

5. Bertradinglah dengan target tertentu, dan hindari overtrading.

Penting sekali bagi David Katz untuk mengingkatkan bahwa trader harus disiplin dalam mengatur frekuensi tradingnya. Untuk itu, David Katz biasanya menetapkan target trading tertentu untuk membatasi dirinya agar tidak terjerumus ke dalam overtrading.

Misalnya target trading Anda hari ini adalah $100, maka segera hentikan semua posisi trading ketika Anda telah mencapai keuntungan sebesar itu. Begitu pula jika Anda mengalami posisi rugi dua kali berturut-turut.

 

Kesimpulan

David Katz adalah sosok nyata seorang trader part-timer professional, dengan begitu memang benar bahwa semua orang memiliki kesempatan untuk mengembangkan kariernya sebagai trader paruh-waktu selagi menjalankan profesi utama mereka.

Bagi David Katz, trading mengikuti trend adalah strategi paling baik terutama untuk para pemula. Meskipun pada praktiknya David Katz selalu menitikberatkan pada penggunaan fibonacci retracement dan extension, hal itu tidak membatasi kreativitas trader untuk mengembangkan strategi sederhana lainnya.

Mungkin Anda juga pengalaman serupa dengan David Katz? Jika iya, silahkan tuangkan di dalam box komentar di bawah. Siapa tahu Anda bisa mendapatkan manfaat lebih besar dengan saling berbagi ilmu trading.

 

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut perihal trading dengan Fibo, selain dari kolom komentar, Anda juga bisa langsung bertanya pada ahli kami pada forum tanya jawab khusus Fibo level berikut.

Rio Renata aktif menulis di Seputarforex sebagai penulis artikel forex dan broker dalam dua bahasa, khususnya mengenai aspek teknikal. Karena berlatar pendidikan psikologi, ia memandang pergerakan harga pasar layaknya dinamika perilaku individual, yaitu memiliki pola tertentu yang dapat diantisipasi.


T Anton Gunarya
hi mas bro, blh sy mnta emailnya david katz atau apa pn yg brhubungan dgn beliau, sy pgn jg bljr dr beliau.
Rio Renata
Anda bisa menghubungi David Katz dengan mengunjungi website pribadinya di tradingfibz, di situ terdapat keterangan info mengenai twitter handle dan alamat emailnya (kalau tidak salah, david@tradingfibz.com)
Fran
Nah kira2 master katz ini ada penjelasan di lv mana akan retrac e, 38, 50 ato 68? Ato terus liat monitor?
Rio Renata
Dari kutipan artikel, "David Katz berkata bahwa jika pullback menyentuh titik Fibonacci Retracement 38%, 50% atau 61.8%, maka kemungkinan besar harga akan memantul kembali mengikuti trend sebelumnya". adi maksudnya, kalau harga sempat te-retrace, ya kemungkinan besar ke salah satu titik retracement terdekat. Kalau retracement di level 38% tertembus, maka titik retracement berikutnya adalah di 50%. Kalau masih ditembus lagi yah berarti di retracement 61.8%. Lebih dari itu, berarti trendnya memang sudah berubah arah.

Kalau saya sih, daripada melototin monitor terus, mending pasang alarm di dekat daerah lvl retracement tersebut. Jadi kalau harga menyentuh level itu, alarmnya bunyi terus saya cek price action-nya gimana, apakah akan naik atau turun.
Jenal
Untuk penggunaan fibonacci ini, timeframe nya yang bagus yang berapa ya?
Rio Renata
@Jenal, pada dasarnya Fibonacci Retracement dan Fibonacci Ekspansion dapat digunakan pada segala macam timeframe. Namun, pemula dianjurkan untuk mempelajari penggunaannya sampai terbiasa pada timeframe besar seperti H4 dan Daily dulu, sebelum pindah ke timeframe kecil. Tujuannya, untuk mengurangi resiko kebiasaan overtrading, yang sering kali terjadi pada timeframe kecil, karena sinyal lebih sering muncul di TF kecil.