Advertisement

iklan

Langkah - Langkah Membuka Deposito Di Bank

Agar nantinya terhindar dari kebingungan dan kesalahan dalam memilih, cobalah untuk memperhatikan langkah-langkah membuka deposito di bank berikut ini.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Demi alasan keamanan dan kemudahan, saat ini banyak orang yang menyukai untuk menyimpan uangnya di bank. Selain menaruh uang di bank itu dijamin keamananya, menempatkan uang di bank juga bisa dijadikan pilihan investasi yang menarik. Caranya adalah dengan memanfaatkan salah satu produk perbankan yang bernama Deposito.

Deposito

Membuka deposito berbeda dengan tabungan biasa dalam beberapa hal. Perbedaan paling menyolok adalah uang yang ada di deposito tidak bisa diambil sewaktu-waktu saat kita butuh, karena uang tersebut hanya bisa diambil saat jangka waktu yang sudah ditentukan. Namun demikian, deposito menawarkan bunga yang lebih besar dan menarik daripada tabungan biasa.

Walaupun deposito merupakan jenis produk investasi yang tidak akan banyak memberi keuntungan, tetapi deposito termasuk bentuk investasi yang tidak berisiko tinggi. Maka dari itu, bagi Anda yang ingin mengembangkan uang Anda tetapi Anda masih tergolong awam tentang dunia investasi, deposito adalah pilihan yang tepat.

Setiap bank akan memberikan suku bunga berbeda-beda yang bisa membuat Anda pusing dan bingung untuk memutuskan bank mana yang akan Anda pilih dan hal-hal apa saja yang diperlukan untuk bisa membuka deposito di bank. Tapi, tidak perlu khawatir, berikut ini ada beberapa langkah-langkah yang perlu Anda perhatikan untuk bisa membuka rekening deposito di bank:


1. Lihat Reputasi Bank

Saat ini telah ada bermacam-macam bank karena adanya perkembangan dunia perbankan yang kian maju. Oleh karena itu, hal pertama sebelum membuka deposito adalah memperhatikan reputasi bank-bank tersebut. Untuk menghindari adanya risiko kebangkrutan dari bank, pastikan bank yang Anda pilih memenuhi standar kesehatan oleh Bank Indonesia (BI). Lebih baik lagi jika membuka deposito di bank milik Pemerintah.

Jika bank memiliki reputasi yang baik, tentu saja bank tersebut juga akan akan melayani para nasabahnya dengan baik dan memuaskan karena bank tersebut memiliki standar pelayanan yang baik. Jadi dengan memilih bank yang memiliki reputasi baik, nantinya Anda akan merasa aman dan nyaman menyimpan dana besar di bank tersebut.

 

2. Pilih Jangka Waktu Deposito Yang Tepat

Biasanya sebuah bank menawarkan jangka waktu deposito mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 24 bulan. Perbedaan untuk jangka waktu ini bisa berdampak pada besaran bunga deposito oleh bank. Jadi Anda bisa memilih jangka waktu deposito dengan bijak dan sesuaikan pilihan Anda tersebut dengan kebutuhan di masa depan. Jangan sampai salah dalam memilih waktu deposito, karena dana dalam deposito susah ditarik dan bisa terkena penalti dari bank jika dicairkan sebelum jatuh tempo. Setelah Anda memilih jangka waktu yang tepat, Anda bisa membandingkan bunga deposito yang ada di bank satu dengan bank lainnya.


3. Bandingkan Bunga Deposito Antar Bank

Anda sebaiknya melakukan perbandingan bunga antar satu bank dengan lainnya untuk mengamati bank mana saja yang menawarkan bunga deposito lebih tinggi, karena semakin tinggi bunga deposito maka semakin besar pula keuntungan yang bisa diperoleh. Walaupun, Anda juga perlu memperhitungkan poin 4 dibawah ini.

Suku Bunga Deposito


4. Awas Bunga Deposito Terlalu Tinggi

Langkah selanjutnya adalah lihat jumlah maksimal besaran bunga dari Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS). LPS, sebagai lembaga bentukan pemerintah, hanya menjamin dana di bank dengan maksimal suku bunga tertentu. Jadi, Anda harus waspada apabila ada bank yang menawarkan bunga deposito kelewat tinggi dan melebihi besaran yang ditetapkan oleh LPS. Pasalnya, jika Anda membuka deposito di bank tersebut, dana yang Anda gunakan investasi disana sangat berisiko, karena jika bank tersebut bangkrut maka dana bisa hilang seluruhnya. LPS tidak akan bertanggung jawab dengan mengganti uang Anda.


5. Pilih Persyaratan Paling Mudah

Langkah terakhir yang perlu dilakukan untuk membuka deposito adalah memilih bank dengan persyaratan dan ketentuan yang mudah, karena setiap bank memiliki ketentuan tersendiri di setiap transaksi. Periksa bagaimana aturan pencairan deposito-nya? Apa yang perlu dilakukan ahli waris jika Anda tidak bisa mencairkan sendiri deposito tersebut? Dan seterusnya. Selain itu, perhatikan juga berapa biaya administrasi (jika ada) serta biaya penalti jika terjadi penarikan uang sebelum jatuh tempo. Lalu, pertimbangkan hal-hal tersebut dan pilihlah mana yang menurut Anda paling menguntungkan.


Kesimpulan

Deposito merupakan salah satu jenis investasi yang sangat aman karena memiliki risiko yang rendah. Ditambah lagi, deposito juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menjadikannya masuk dalam kategori investasi dengan tingkat keamanan tinggi yang diminati masyarakat. Jadi jenis investasi ini sangat disarankan bagi Anda yang belum pernah berinvestasi dan baru ingin mulai terjun dalam dunia investasi.

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.

20 MEI 2019
BANK
BANK CENTRAL ASIA 5.8 % 6 %
BANK DANAMON INDONESIA 6 % 6 %
BANK MANDIRI 4.3 % 6.5 %
BNI 46 5.9 % 6.5 %
BANK RAKYAT INDONESIA 6.3 % 6.5 %
BANK TABUNGAN NEGARA 6.7 % 6.7 %
Selengkapnya