Dividen Cukup Semalam, Tanpa Perlu Waktu Lama

Sebagai investor saham, ada dua keuntungan yang kita harapkan. Dividen dan capital gain. Mendapatkan keuntungan berupa dividen sekaligus capital gain dari investasi saham biasanya butuh waktu lama. Tetapi sebenarnya, bisa juga mendapatkan dividen hanya dalam semalam. Bagaimana caranya?

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Setiap kali kita memikirkan tentang investasi, pasti hal yang dipertimbangkan pertama kali adalah keuntungan. Entah pilihannya ke properti, emas, obligasi, saham, tanah atau apapun, yang kita pikirkan adalah bagaimana investasi itu nantinya memberi uang yang lebih.

Ya. Kita tidak bisa memungkiri kalau pada hakikatnya, tujuan investasi kita lakukan adalah mendapatkan keuntungan. Secara sederhananya, kita mengeluarkan sejumlah dana untuk investasi. Dan harapannya kelak dana yang keluar itu akan kembali dengan jumlah yang lebih banyak. Singkatnya, kita dapat keuntungan.

keuntungan investasi saham

Dividen Dapat, Capital Gain Dapat

Di dalam dunia pasar modal, ada dua keuntungan yang bisa didapatkan investor. Keuntungan tersebut ialah capital gain dan dividen. Dari dua keuntungan tersebut, investor harus bisa memilih, keuntungan mana yang ingin dia dapatkan. Capital gain kah, dividen kah atau capital gain dan dividen. Karena, antara keuntungan yang satu dengan keuntungan yang lain berbeda cara mendapatkannya.

Misalnya saja, kita berinvestasi di pasar modal dengan membeli ekuitas atau saham. Tujuannya adalah untuk mendapatkan capital gain sekaligus dividen. Maka, kita harus pintar-pintar mencari perusahaan yang konsisten membagikan dividen. Lebih untung lagi bila dalam rentang waktu tertentu harga saham perusahaan tersebut stabil naik.  Sehingga, ketika kita beli dan simpan, jadwal panen dividen tiba, harga jual saham yang dulu kita beli lebih tinggi dari saat pembeliannya. Dengan begitu, selain kita dapat keuntungan dari selisih harga jual yang lebih tinggi dari harga beli, dividen yang dibagikan perusahaan juga kita dapatkan. Dividen dapat, capital gain pun dapat. Keuntungan ganda dari dividen dan capital gain.

Tetapi lazimnya, ketika kita sebagai investor menginginkan dividen dan capital gain, perlu waktu yang tidak singkat untuk menyimpan sahamnya. Karena, ada kemungkinan kita dapat dividen, tetapi pada saat itu juga saham yang dulu kita beli harga jualnya lebih rendah. Maka, kalau kita terpaksa menjual sebelum nilainya naik, kita hanya dapat keuntungan dari dividen dan bukan capital gain, melainkan capital loss (rugi).

Sehingga, jika kita ingin dapatkan dividen dan juga capital gain, maka kita harus jadi investor jangka panjang. Tetapi, beda kalau seandainya keuntungan yang kita inginkan hanyalah capital gain. Satu jam, dua jam, sehari atau pun seminggu saham kita simpan, jika harga jualnya sudah lebih tinggi dari harga pada saat kita beli, maka saham itu sudah bisa kita jual dengan mendapat untung.

Keuntungan dari capital gain adalah keuntungan dari selisih harga pada saat kita beli dan harga pada saat kita jual. Sehingga, jika sesudah kita beli saham dan ternyata harga pasarnya naik, maka tanpa menunggu waktu lebih lama lagi, saham tersebut kita jual. Harga jual lebih tinggi daripada harga beli, sehingga uang yang kita dapatkan akan lebih banyak daripada uang yang kita keluarkan pada saat beli. Atau dengan bahasa lain, kita untung.

Capital Gain = Harga Beli Saham - Harga Jual Saham


Harus Tahu Jadwal Pembagian Dividen

Atau selain capital gain, kita menginginkan keuntungan yang lain, yakni dividen. Dividen pada dasarnya adalah laba perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham. Sehingga, setiap pemegang saham berhak dapatkan dividen tersebut, meskipun saham yang dia pegang hanya satu lembar.

Untuk mendapatkan dividen, mungkin masih ada orang yang berpendapat bahwa kita harus menyimpan saham tersebut dalam jangka waktu satu tahun. Padahal, kita bisa saja mendapatkan dividen meskipun kita cuma menyimpannya semalam saja. Syaratnya, jika tujuan investasi kita untuk mendapatkan dividen, maka kita harus tahu kapan jadwal pembagian dividen itu, mulai dari jadwal cum date, ex date, recording, sampai payment.

Maksud jadwal cum date adalah jika kita pada saat jadwal cum date, kita sudah punya saham tersebut atau kita beli saham tersebut pada saat cum date, maka kita berhak atas dividen yang kita bagikan. Sedangkan jika kita baru beli pada saat ex date, maka kita tidak ada hak atas dividen yang dibagikan. Sehingga, jadwal ini sangatlah penting kalau investasi yang kita inginkan adalah untuk mendapatkan dividen.

Misalnya, PT Matahari Putra Prima, Tbk (Kode MPPA) akan membagikan cash dividen Rp 186 per lembar, cum date 5 Mei 2014, ex date 6 Mei 2014, Recording 8 Mei 2014 dan payment 19 Mei 2014. Jika melihat harga penutupan saham MPPA pada 2 Mei 2014 di harga 2.755, maka yield nya sebesar 6,7%. Maksudnya, jika kita beli saham MPPA diharga 2.755, dan kita simpan hingga mendapatkan dividen, maka keuntungan dividen tersebut sebesar 6,7% dari modal kita pada saat membeli saham MPPA.

Sedangkan agar kita bisa kebagian dividen MPPA, hari terakhir kita harus beli saham MPPA adalah tanggal 5 Mei 2014, atau saat cum date. Karena jika kita membeli pada saat ex date atau bahkan setelah ex date, maka kita tidak akan mendapatkan dividen. Itulah pentingnya mengapa kita harus tahu kapan jadwal cum date saham yang akan membagikan dividen.

Ketika kita masih punya saham MPPA saat pasar tutup di hari cum date, maka kita tercatat sebagai pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen. Sehingga, jika esok hari atau pada saat ex date saham MPPA kita jual, kita tetap akan tercatat sebagai pemegang saham yang akan mendapatkan dividen. Dan dividen tersebut akan dibayarkan pada tanggal sesuai jadwal paymentnya.

Jadi untuk bisa ikut menikmati panen dividen, sebenarnya kita tidak perlu menyimpanya terlalu lama, cukup semalam saja bisa. Asal kita tahu jadwal pembagian dividennya. Tertarik? Selamat berinvestasi.

Alumni jurusan Manajemen Universitas Negeri Semarang yang aktif di bidang saham sejak masa kuliah. Royan berfokus pada analisa fundamental dalam memilih investasi potensial, khususnya valuasi emiten.