Menyikapi Penurunan Emas

Seringkali penurunan harga emas di pasar bisa cukup signifikan. Sebagai trader yang baik, bagaimana cara menyikapi turunnya harga emas dengan bijak?

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Emas sedang menurun padahal sebelumnya pernah memuncaki level tertingginya di atas US$1470. Namun gejolak yang cukup besar ini tampaknya sudah disikapi dengan biasa saja oleh pembaca. Rupanya pembaca setia Web ini saat ini sudah sangat mengerti tentang fluktuasi naik-turunnya harga emas, beda dengan peristiwa lebih dari setahun lalu, penurunan yang signifikan selalu dipertanyakan.

Menyikapi penurunan emas

 

1. Mengapa Harga Emas Menurun? 


Ada apa?
Kenapa turun?
Waduh, saya baru memulai berinvestasi malah turun. 
Dan ungkapan-ungkapan kebingungan lainnya. Dan rupanya teman-teman semua sepakat bahwa setelah naik tinggi lalu turun itu sesuatu yang wajar saja. Karena itulah psikologis sebuah perdagangan. Dimana setiap sebuah harga sudah mencapai kejenuhan tertentu pastilah akan ada balancing dengan penurunan sejenak.

Saya hanya ingin menambahkan bahwa data penurunan emas dari berbagai sumber yang saya himpun, terdapat beberapa faktor yang bisa mempengaruhi, di antaranya adalah setelah pengajuan menunjukkan investor George Soros dan Louis Moore Bacon memotong saham di bursa yang diperdagangkan dalam kuartal terakhir.

Emas untuk pengiriman segera turun sebanyak 0,3 persen menjadi $1,630.60 per ounce dan berada di $1,630.90 di Singapura. Harga 2,2 persen lebih rendah pekan lalu, siap untuk mundur terbesar sejak periode sampai 21 Desember. Bullion untuk pengiriman April turun 0,3 persen menjadi $1,631.10 di Comex.

Menyikapi penurunan emas

Soros dan Bacon melaporkan saham yang lebih rendah di ETPS didukung oleh emas pada kuartal tersebut, pengajuan menunjukkan. Emas telah turun 2,7 persen tahun ini atas spekulasi pertumbuhan global diatur untuk meningkatkan, membatasi permintaan haven. Sementara Indeks 500 Standard & Poor naik ke kemarin lima tahun yang tinggi, pedagang yang paling bearish pada emas di lebih dari satu tahun, menurut sebuah survei Bloomberg.

"Dunia tidak  berantakan, jadi mengapa Anda pindah ke emas?" Kata Jonathan Barratt,  CEO Buletin Barrat, sebuah buletin komoditas di Sydney. Investor “melompat pada ekuitas papan,” katanya. 20 analis yang disurvei oleh Bloomberg pekan ini berharap emas turun minggu depan, sementara 11 yakin bullish dan 3 menyatakan netral, sehingga proporsi menanggung tertinggi sejak Desember 30, 2011. Hedge fund memotong taruhan pada harga yang lebih tinggi sebesar 56 persen sejak Oktober dan mendekati sikap mereka paling bullish pada emas sejak Agustus

 

2. Penurunan Harga Emas Dan Permintaan Emas 

Ternyata ditengah penurunan harga emas ini, dua negara besar India dan China malah membeli Emas. China yang tingkat konsumsi emas di 2012 turun 0,5 persen menjadi 776,1 ton. Dengan demikian, selisih pembelian emas antara India dan China hanya sekitar 88,1 ton. Sebagai perbandingan, di 2011, gap di antara keduanya mencapai 206,5 ton.

Sebelumnya pada November lalu, WGC sempat memprediksi, China akan mengambil alih posisi India sebagai negara pembeli emas terbesar dunia pada 2012. Namun, perlambatan ekonomi China ke level terendah dalam tiga tahun terakhir di kuartal III pada level 7,4 persen menyebabkan permintaan emas dari Negeri Panda ini tak bisa ikut naik.

Dia menambahkan, persaingan antara kedua negara akan semakin ketat seiring menipisnya gap. Tahun ini, perbedaannya akan semakin kecil. "Jika dilihat dari basis per kapita, permintaan emas China masih lebih rendah secara signifikan dibanding India,"

Jika digabung, permintaan emas di kedua negara tersebut mencapai 52 persen dari total demand atau permintaan emas global. Emas menurun? Jangan takut! Kalau menurut saya, beli saja, lalu Biarkan! Tunggu harga naik lalu kembali jual.

Mulai terjun di dunia trading akhir tahun 2009. Pertama kali belajar konsep Money Management dari seorang trader Jepang, kemudian berlanjut otodidak. Strategi trading berpatokan pada level Support dan Resistance (Supply and Demand), dengan dasar High Low yang pernah terjadi, ditunjang range market yang sedang berlangsung dan pembatasan risiko.

22 Mei 2019 07:41

1,274.97 ( 0.02%)

Support : 1,263.83
Pivot : 1,280.62
Resistance : 1,291.50

40% Sell 100% Sell 100% Sell

80% Sell
Selengkapnya