Advertisement

iklan

Enjoy Your Trade!

62151

Tidak sedikit trader yang menganggap trading sebagai beban. Ketahuilah, menikmati trading adalah salah satu cara untuk mencapai kesuksesan.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Terus terang saya suka heran kalau ngeliat temen-temen trader atau “calon” trader yang dari komentar-komentarnya, saya menangkap kesan bahwa mereka menganggap trading sebagai beban. Stress ngeliat floating minus, gak sabaran nunggu posisi menyentuh TP, belum lagi yang suka “menyesali” posisi atau mengeluh berkepanjangan kalau kena MC. Saran saya untuk temen-temen trader seperti ini sih sederhana: “Sudahlah… berhenti dulu tradingnya, matikan komputer, cari kegiatan lain dulu… kalo perlu cuti aja dulu deh…“ Lebih-lebih lagi kalau ada (calon) trader yang belum apa-apa udah banyak keluhan. Baru pertama kali liat trading platform udah ngeluh: “Wah… ruwet!”, suruh memahami dasar-dasar tentang forex bilang: “wah… pusing!”

Nah, kalau saya ketemu dengan (calon) trader semacem ini, saya akan bilang: “Udah deh, mending gak usah belajar trading ajah. Cari aja kegiatan lain.” Kegiatan trading menurut saya bukanlah kegiatan yang bisa dilakukan secara “terpaksa”. Iya memang sih, semua hal itu tidak baik jika dilakukan dengan terpaksa. Tapi, trading ini lebih-lebih lagi. Lah, yang trading dengan senang hati aja bisa stress kalau keseringan menghadapi kondisi yang tidak mengenakkan kok. Apalagi yang pada dasarnya melihat trading sebagai suatu beban. Bisa-bisa stress berat deh!

enjoy your trading
Seorang temen trader senior pernah bilang: sebaiknya tidak menjadikan trading sebagai penghasilan utama, karena akan sangat beda rasanya apabila kita trading sebagai kegiatan (dan penghasilan) sampingan dengan trading for living. Memang sih, beberapa temen trader ada yang mengaku sudah bisa menjadikan trading sebagai penghasilan utama. Akan tetapi, saya sangat tidak menyarankan bagi trader baru untuk mengandalkan trading sebagai pendapatan utama. Bagaimanapun, beban mental bagi trader yang trading untuk sekedar hobi dengan trading untuk membayar tagihan jelas berbeda. Alangkah ideal memang apabila kita bisa bekerja sesuai dengan minat dan ketertarikan kita. Istilahnya: bekerja sesuai dengan passion. Karena apabila kita sudah menyukai pekerjaan kita, segala hambatan yang dihadapi sehubungan dengan pekerjaan tersebut bakalan tidak terasa sebagai beban, bahkan akan menjadi suatu tantangan dan keasyikan tersendiri.

Saya kenal dengan temen-temen trader yang begitu enjoy dalam kegiatan tradingnya. Mereka dengan rela dan senang hati mengamati chart, mengutak-atik indikator, menganalisis hasil ramuan indikatornya, dan merancang custom indicator atau EA, tidak hanya di hari kerja, tapi bahkan di akhir pekan, ketika market sedang libur! Jangan tanya, apa mereka stress saat trading. Justru mereka mungkin akan stress kalo dilarang membuka trading platform. Terus terang saya sendiri merasa “ada sesuatu yang kurang” di akhir pekan, karena tidak bisa ngeliat chart yang bergerak. Untuk temen-temen trader  yang merasa enjoy dengan kegiatannya, saya ucapkan:  “selamat". Anda sudah menemukan pekerjaan yang sesuai dengan passion, yang berarti  apapun nanti yang akan dihadapi bakalan dihadapi dengan senang hati.

Bagi temen-temen trader yang masih merasakan trading sebagai suatu beban, saya sarankan cobalah untuk merubah pandangan tersebut. Nikmatilah setiap proses dalam trading. Jangan jadikan trading sebagai beban. Okeylah, kita punya trading plan dan target dalam trading, akan tetapi jangan sampai target itu menjadi beban. Jadikan target itu semacam tantangan sehingga kita semangat dan enjoy dalam trading kita. So, find your passion on trading. Be passionate and enjoy your life!

Awalnya, Greenpips merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun, kemudian mengenal forex di perguruan tinggi, dan setelah itu memutuskan membuat tesis mengenai Expert Advisor. Paling suka menggunakan Fibonacci dalam trading.


Reyhan Pratama
saya menjadikan target bukan sebagai beban, tapi lebih ke suatu standard yang mesti dicapai. toh itu kita yang menentukan sendiri, kalau sudah dirasa menjadi beban itu berarti kita masang target terlalu tinggi, lebih baik yang realistis dulu baru kalo udah berhasil dinaikin, biar perkembangannya bisa apik dan target nggak jadi beban.
Hendarso
yg sudah ngerasa terlalu keberatan diawal2 berarti ga cocok jadi trader, smntara yg peluangny paling baik itu yg punya passion trading, senengnya mmg analisa chart, edit2 indikator, dll. trus kalau sy trdngny cm sebagai kegiatan sampingan aja, ga terlalu keberatan tp jg ga terlalu passion, itu berarti apa sy jg cocok mnjdi trader forex?
Reyhan Pratama
sepertinya asal trading tidak dengan terpaksa dan dilakukan dengan tujuan yang pasti saya rasa masih sesuai untuk trading. sebetulnya memang tidak banyak trader yang memiliki passion tinggi dan benar-benar menjadikan trading sebagai pekerjaan utama, sebagian malah hanya tertarik karena peluang profitnya, jadi kalau sudah seperti itu mungkin tradingnya bukan atas dasar hobi dan kesenangan, tapi lebih berorientasi ke hasil trading. disini yang perlu dihindari adalah ketika trading dan target sudah menjadi beban, karena di saat seperti itu kondisi mental yang tidak baik akan berpengaruh secara negatif ke hasil trading.
Suni Wicaksono
lbh dr skdr utak atik indi dn mngmti chart, yg sdh bnr2 gila mlh ada yg buka trde jg diakhir pekan. lha wkt psr tutup pun ps weeken aja hrg ttp ada prgrkn, jd y ttp ada strategi2 yg bs dilakuin pas weekend, mlh ada sndr itu strategi trdng khusus bwt weekend trdng. jd smkn trdr tau dn berminat trdng forex, akan smkn bnyk cr trdng yg bs dikenali....
Jauhari Rudi
Akhir pekan bisa trading juga? Bukane broker2 libur gan? Gimana pula itu strategi tradingnya?
Suni Wicaksono
@jauhari. setau ane bs aja walopun weekend. kl mw libur biasane broker ksh pngumuman dl disitenya, soal strategi bnyk gan, ada trading gaps, trading akhir pekan, dll.
Azis
Y kesimpulanya mnurut sy klo trader stres ktika trading mnding nyadar aj bhwa trading gk ccok bgi dia..Hehehe..Salam profit