OctaFx

iklan

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga Emas

194169

Penyebab pergerakan naik turunnya harga emas tidak dipengaruhi oleh satu faktor saja. Berikut adalah empat faktor utama yang berpengaruh signifikan terhadap pergerakan harga emas.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Disamping sebagai alat lindung inflasi dan investasi jangka panjang, emas kini juga ditradingkan dalam jangka pendek (non-fisik) seperti halnya forex atau indeks harga saham. Seperti komoditi pada umumnya, harga emas ditentukan oleh permintaan dan penawaran di pasar. Secara umum ada 4 faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga emas saat ini, yaitu:

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga Emas

 

1. Nilai Tukar US Dollar

Pada umumnya korelasi harga emas dan mata uang Dolar AS adalah negatif. Nilai tukar USD yang sedang kuat akan cenderung menyebabkan harga emas turun dan sebaliknya jika Dollar yang sedang lemah biasanya harga emas akan cenderung naik. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan untuk investasi dalam USD ketika mata uang negara super power tersebut menguat. Ketika terjadi ketidak-pastian ekonomi seperti pada saat resesi global, maka USD cenderung melemah, dan ini menyebabkan investasi emas meningkat baik dalam bentuk fisik maupun perdagangan yang non-fisik.

2. Produksi Emas Dunia

Produser utama emas dunia adalah Afrika Selatan, China, Australia, Amerika Serikat, Russia dan Peru. Produksi emas dunia akan mempengaruhi harga emas sebagai akibat dari permintaan dan penawaran. Pada tahun 2010 produksi emas dunia naik 3% atau sekitar 2,652 ton dibandingkan tahun sebelumnya, namun demikian sebenarnya produksi emas dunia cenderung terus turun sejak awal tahun 2000. Salah satu faktor penyebabnya adalah makin sulitnya penambangan emas.

Penambang harus menggali lebih dalam lagi untuk mendapatkan cadangan emas bumi yang berkualitas, dan resiko pekerjaan tambang meningkat. Ini menyebabkan biaya produksi meningkat yang pada akhirnya juga menyebabkan naiknya harga emas dunia.

3. Permintaan Dari Industri Perhiasan India, China dan AS

Menurut laporan World Gold Council and The London Bullion Market Association, industri perhiasan emas dunia mengambil porsi sekitar 54% dari total permintaan emas dunia, yang totalnya mencapai 3,812 ton. Sebagian besar permintaan datang dari industri perhiasan India, China dan AS yang dalam 2 bulan  bisa mencapai 200 ton. 12% permintaan emas datang dari industri peralatan medis dan elektronik yang menggunakan emas.

Sesuai teori permintaan dan penawaran, ketika permintaan akan perhiasan emas dan produk elektronik yang menggunakan emas meningkat, harga emas juga akan naik. Sebaliknya seperti yang terjadi pada tahun 2009 ketika permintaan perhiasan emas turun 32% akibat krisis keuangan global, harga emas juga mengalami penurunan.

 

 


4. Jumlah Cadangan Emas Bank-Bank Sentral Dunia

Selain uang kertas, bank-bank sentral dunia juga memiliki cadangan emas dalam jumlah besar. Laporan World Gold Council menyebutkan bahwa akhir-akhir ini bank-bank sentral dunia lebih banyak membeli emas dari pada menjual, hal ini menyebabkan naiknya harga emas dunia. Bank-bank sentral dunia yang memperbesar cadangan emasnya termasuk The Fed, Bundesbank (Jerman) dan European Central Bank (ECB).

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

21 September 2019 22:17

1,516.44 ( 1.19%)

Support : 1,504.09
Pivot : 1,510.32
Resistance : 1,522.68

100% Buy 100% Buy 100% Buy

96% Buy
Selengkapnya