Bedanya Trading Di Account Demo Dan Di Account Live

Banyak trader forex lebih gampang profit di account demo ketimbang ketika menggunakan uang sungguhan. Mereka menduga itu akal-akalan para broker forex.

iklan

Advertisement

iklan

Advertisement

Banyak trader forex yang mengeluhkan hasil trading mereka di account live dibanding saat mereka trading di account demo. Kebanyakan dari mereka lebih gampang profit di account demo ketimbang ketika menggunakan uang sungguhan. Mereka menduga itu akal-akalan para broker forex atau perusahaan pialang untuk memanipulasi dana mereka ketika telah terjun beneran di account live dengan merubah server, memperlambat eksekusi order dan lain sebagainya. Bahkan ada yang beropini bahwa ketika masuk di account live kondisi pasar memang tiba-tiba berubah menjadi tidak bersahabat.

Secara psikologis memang pikiran kita cenderung lebih santai dan fleksibel ketika trading di account demo, hingga kita bisa lebih terbuka dan obyektif dalam menyikapi kondisi pasar. Sebaliknya, kita cenderung tegang dan was-was ketika menggunakan uang beneran dalam account live. Dalam ilmu meta fisika, gelombang otak yang sedang santai lebih bisa berfikir dengan logis, sedang pikiran yang tegang cenderung menggunakan cara sederhana dan primitif yang mengandalkan naluri dan lebih emosional.

Bedanya Trading Di Account Demo Dan Di

 

Kenyataan Ketika Trading Dengan Uang Sungguhan

Kenyataan pertama adalah bahwa pasar tidak peduli dan tidak pernah tahu account kita, apakah itu account live atau demo, apakah balance kita bertambah atau berkurang. Pasar akan tetap seperti itu, naik dan turun, trending dan sideways. Jika loss dalam trading kita tidak seharusnya menyalahkan pasar, melainkan akibat cara kita yang keliru dalam menyikapi kondisi pasar, bisa jadi mungkin kita kurang obyektif dan mencoba mengontrol pasar dengan prediksi yang berlebihan.

Kenyataan kedua adalah bahwa ketika trading di account live, kita tidak fokus ke proses trading, tapi lebih fokus ke besarnya profit atau loss yang telah dan akan kita peroleh. Walaupun kita telah membuat rencana trading dan menerapkan strategi serta money management persis sama seperti ketika di account demo, tetapi kita tidak selalu melakukan apa yang seharusnya kita lakukan. Besar resiko yang kita tetapkan akan sangat mempengaruhi emosi kita. Kita merasa tidak siap ketika dana kita tiba-tiba hilang begitu saja dengan cepat.

Perilaku orang akan bisa berubah ketika berhubungan dengan uang sungguhan. Sewaktu di account demo, mungkin Anda bisa disiplin menjalankan rencana trading, tetapi giliran terjun ke account live, Anda jadi emosional dan selalu mengintervensi posisi trading Anda. Anda cenderung mengabaikan rencana trading hingga proses trading jadi kacau. Itulah realitasnya terutama jika Anda baru pertama kali membuka account live dan trading dengan dana yang tidak Anda alokasikan untuk trading forex atau dana yang ‘siap hilang'.

 

Manfaat Account Demo

Dalam forum-forum trading forex, kursus-kursus atau seminar dan webminar tentang trading forex selalu dianjurkan bahkan diwajibkan untuk trading di account demo selama kurun waktu tertentu sebelum membuka account live. Perusahaan pialang (broker) forex selalu menyediakan tempat untuk membuka account demo walau dengan server yang terpisah dengan account live-nya. Account demo memang sangat diperlukan terutama bagi para ‘newbie’ atau pemula untuk mendalami metode trading dan menguji coba strategi trading, tetapi ketika kita trading di account demo emosi kita tidak benar-benar seratus persen terlibat.

Terlepas dari manfaat metode ataupun strategi trading yang telah kita pelajari, atau server demo broker yang terpisah sehingga account demo selalu mulus eksekusi ordernya, manfaat utama trading di account demo adalah melatih untuk tidak melibatkan emosi kita dalam trading.

Kita mesti memperlakukan account demo seakan-akan account live. Itulah cara yang paling realistis untuk tidak melibatkan emosi dalam trading, dan itulah manfaat utama dari account demo. Tradinglah di account demo selama mungkin sebelum membuka account live. Pastikan dulu bahwa Anda bisa trading dengan tanpa emosi.

 

Beberapa Tip Dalam Trading Di Account Live

Kalaupun Anda merasa telah bisa trading dengan tanpa emosi di account demo, tetapi ketika telah membuka account live Anda bisa agak kesulitan untuk menyesuaikan karena faktor resiko kehilangan uang yang memang nyata. Untuk itu ada beberapa tips agar Anda tidak tegang atau was-was ketika telah membuka account live:

  • Gunakan dana yang memang Anda alokasikan untuk trading forex atau dana yang ‘siap hilang’. Jangan pernah menggunakan dana untuk biaya hidup sehari-hari. Trading forex adalah bisnis dan anggaplah itu modal usaha Anda.
  • Terimalah kenyataan bahwa Anda sangat mungkin akan mengalami kerugian, dan bersiaplah untuk itu.
  • Pastikan besarnya resiko yang bisa membuat Anda nyaman setiap kali akan membuka posisi trading. Ya, selalu tanya ulang diri Anda apakah Anda telah cukup nyaman dengan resiko sekian persen untuk posisi tersebut.
  • Ketahuilah bahwa ukuran keberhasilan dalam trading forex bukan pada hasil dari sekali atau dua kali masuk pasar, melainkan akumulasi hasil trading dalam jangka panjang. Jadi tetaplah konsisten pada rencana trading Anda yang telah teruji dalam account demo.


Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Mif Rs
Na itu disebutin kalo server buat akun demo sama akun real beda. Apa nggak rawan manipulasi tu?
Gus
@mif: klo trading di broker yg bkn ecn emang kayaknya selalu ada manipulasi bro, makanya trader jg kudu pinter milih2 broker yg aman. tp kadang2 gagal trading di account live itu bkn krn mslh brokernya ja, tpi ya jg krn faktor2 yg disebutin diatas jg...
Bambang Priyono
Tindakan yang paling tepat dilakukan adalah memperbaiki strategi trading pribadi, utamanya dengan menganggap trading di akun demo seperti menggunakan akun riil. Trader pasti akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengatur batasan resiko dan cara tradingnya supaya tidak kehilangan uang yang ditradingkan.

Sebaiknya mencoba akun demo tidak hany dilakukan pada satu broker, tapi juga dengan broker yang lainnya
, untuk membandingkan platform trading yang lebih menjanjikan dan mengetahui failitas trading yang disediakan oleh masing-masing broker.
Fx Nubi
@bambang: trus gimana kalo trnyata tmbh bikin bingung stlh coba akun demo di broker yg lain2?
Bambang Priyono
Selain dengan mencoba platform demonya, trader juga bisa membaca review broker dari berbagai sumber dan berdiskusi dengan trader lain yang lebih senior untuk membahas akun demo dan akun riil setiap broker. Biasanya saran dari yang lebih berpengalaman akan lebih bermanfaat dan layak untuk dipertimbangkan
Martin S
@ Mif Rs :
Hampir semua broker memisahkan server untuk account demo dengan server untuk account riil, tetapi pergerakan harganya tidak jauh berbeda. Kalau manipulasi biasanya tidak dari servernya, tetapi dari softwarenya, seperti misalnya broker yang suka jadi stop loss hunter dsb.
Win Forexx
Hati hati dengan broker nakal, jadi jnagan mimpi mau profit di forex, setiap trading live akan mendapat perlawanan dari broker,
pikir1000 kali untuk trrjun di bisnis forex, kalau pun ada yg sukses harus dengan modal ratusan juta rupiah dengan resiko loss.. yg tidak dapt di duga.

Jika chart loss maka akan tinggi pointnya sebalik nya jika profit point nya cenderung rendah..
kata orang lebih baik jualan kacang jelas profitnya di banding trading forex
Martin S
@ Win Forexx:
Yang seperti itu bisa terjadi kalau Anda trading di broker bandar. Broker bandar biasanya tidak diregulasi oleh badan regulator yang kredibel. Kalau Anda trading di broker yang benar (bukan bandar) dan telah teregulasi oleh badan regulator yang kredibel, Anda bisa melaporkan kecurangan broker pada badan regulator (dengan bukti yang valid). Badan regulator juga bertanggung jawab terhadap keamanan dana klien.
Aris Chandra
Memang udah hukum alam kali ya!  kalau dapat profit pas trading  karena kemampuan sendiri, atau gara- gara strategi yang trader pilih sudah pas dan cocok, eeeh tapi giliran sedang dalam keadaan merugi saat trading,  yang disalahkan brokernya dlu

padahal mungkin  gak sepenuhnya salah brokernya yang curang, nakalan atau menipu. Bisa jadi salah trader nya sendiri karena grogi atau alasan yang sudah disebutkan diatas.
Vina 766hi
Apa kita mmg benar2 bs memprediksi harga akan naik atau turun?
Martin S
@ Vina 766hi:
Trading intinya memang memprediksi kemungkinan arah pergerakan harga, akan naik atau turun. Alat untuk prediksi adalah analisa fundamental, analisa teknikal dan analisa sentimen pasar atau price action. Yang diprediksi adalah kemungkinan yang paling besar arah pergerakan harga, jadi bukan kepastian arah pergerakan.