Metode Trading Price Action

Anda boleh jadi sering mendengar istilah metode trading Price Action. Namun, bagaimana sih penerapannya dalam trading forex?

iklan

acy

iklan

Advertisement

Banyak trader forex yang cenderung mencoba menganalisa beberapa variabel dalam waktu yang bersamaan, terutama trader yang belum memiliki sebuah metode dan strategi tertentu untuk diterapkan dalam trading sehari-hari. Sering mereka menggabungkan beberapa indikator teknikal sekaligus, melihat beberapa pasangan mata uang dalam berbagai time frame serta membaca perkembangan berbagai berita fundamental. Cara seperti ini jelas tidak efektif. Mereka bermaksud memahami pergerakan harga pasar dengan cakupan yang terlalu luas sehingga membingungkan dan cenderung untuk over-analysis.

Artikel ini berhubungan dengan konsep ‘spesialisasi’ dalam trading forex, dimana metode trading price action adalah salah satu bagiannya. Trader forex adalah sebuah profesi, dan seperti halnya profesi lain pada umumnya, spesialisasi selalu lebih menguntungkan. Dokter umum banyak dijumpai dan bagi yang beruntung penghasilannya bisa sangat baik, tetapi dokter spesialis yang lebih langka dari dokter umum sudah barang tentu akan mendapatkan penghasilan lebih baik karena mereka menguasai bidang spesial yang tidak dimiliki oleh dokter umum. Seorang trader forex yang mempunyai metode tertentu yang telah teruji adalah spesialis dalam trading.

Keuntungan Metode Trading Price Action

Keuntungan utama metode trading price action adalah metode ini bisa digunakan dengan sederhana. Kita hanya perlu fokus pada pola pergerakan harga pasar apa adanya serta level-level support dan resistance. Indikator teknikal sangat minim digunakan, biasanya hanya indikator moving average untuk konfirmasi.

Metode trading price action bisa diterapkan pada seluruh pasangan mata uang, dan time frame trading yang digunakan biasanya daily atau 4-hour. Jika pada salah satu time frame tersebut telah terbentuk formasi dalam setup price actionnya, maka tidak harus diperbandingkan lagi dengan time frame yang lebih besar ataupun yang lebih kecil. Dengan terbiasa menggunakan metode price action secara disiplin dalam trading, trader tidak akan ragu ketika hendak membuka posisi karena sinyal trading yang dihasilkan biasanya cukup valid.

Contoh Penerapan Metode Trading Price Action

Berikut dicontohkan metode trading price action pada EUR/JPY daily. Namun ini hanyalah contoh, dan pada dasarnya Anda bisa mengembangkan metode trading price action dengan strategi Anda sendiri, terutama dalam menentukan entry dan exit point serta risk/reward ratio. Di sini dicontohkan EUR/JPY karena pasangan mata uang ini cukup populer, likuid dan bisa diprediksi (predictable).

Pertama kali adalah menentukan kondisi pasar, apakah trending atau ranging (sideways).

Metode Trading Price

Dengan melihat posisi support dan resisten yang terbentuk, jelas bahwa pergerakan harga trending ke arah atas (uptrend). Setelah diketahui kondisi pasar sedang uptrend, kemudian kita menentukan level-level kunci support dan resistance:

 

Metode Trading Price

Kita gunakan indikator exponential moving average (ema) 8 dan ema 21 sebagai konfirmasi setup price action yang terbentuk. Seperti diketahui, dalam setup price action terdapat pin bar, fakey bar dan inside bar. Dalam chart EUR/JPY ini tampak setup fakey bar oleh penolakan (rejection) dari ema8 sebagai level support dinamis, dan jika setup ini benar (terkonfirmasi), maka harga akan bergerak sesuai arah uptrend.


Metode Trading Price

Ciri utama formasi fakey bar terdiri dari inside bar, diikuti oleh bar ‘false break’ yang terbentuk dan ditutup pada level range inside bar. Entry point untuk posisi buy bisa ditentukan saat level atas inside bar ditembus, sedang level stop loss ditetapkan pada level low dari formasi fakey bar (yang ‘false break’ ).


Metode Trading Price

Terakhir, kita tentukan risk/reward ratio. Bisa 1:1 atau 1:2 sesuai dengan strategi money management yang telah kita sepakati. Kita juga bisa memaksimalkan profit dengan menggunakan fasilitas trailing stop, teknik averaging, ataupun pyramiding.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Vira
saya suka teknik ini..simple..segala sesuatu di chart monitor tampak jelas..cuma kog harus pake tf d1 ya?si om nial ini pasti punya alasannya?apa teknik ini emang pas nya pake tf ini ya?adakah penulis bersedia memberikan pencerahan/..thanks..
Pitung
salam..iya..kenapa sih..kan ane pingin pake ilmu ini buat scalping. Bs kagak sih?ayo donk para master..pada kemn sih?
Tegas
mencoba membantu.. begini..tf tersebut sangat cocok dipasangkan dengan strategi price action karena sinyal yang muncul dari pemahaman price action akan lebih valid/solid terjadi di tf ini. D1 mengumpulkan kegiatan/news yang terjadi seharian otomatis akan sangat kuat berpengaruh terhadap perubahan pergerakan tren ke depan.. semoga terjawab
Upit
kog belum nyangkut ke pertanyaan yg diatas yaa?mereka cari jawaban buat scalping..gan.
Dina
kepada mas @upit..kog gak ngikut aj sih mas? kan dah enak tuh ada yang ngajari walau gak secara langsung.Masih mendingan ada yang mo buka ilmuny. Apalagi buat kita2 yang masih bau kencur(orang bule ngerti kencur gak yaa..heheheh).
Martin S
@vira:
si Nial Fuller ini memang biasa trading di time frame daily atau 4 hour. Alasannya karena pergerakan harga di time frame yang lebih rendah dari 1 hour akan banyak noise atau kesalahannya. Karena contoh-contohnya selalu pada tf daily maka akurasinya cukup tinggi.

Pada dasarnya metode trading price action bisa diterapkan pada semua time frame tetapi pada tf yg lebih tinggi akurasinya akan semakin tinggi juga, dan lagi pada saat yg sama tidak semua tf menunjukkan setup price action.

Jadi tergantung pada tf mana saat kita mengamati setup price action tersebut, seperti kalimat pada artikel ini: "Jika pada salah satu time frame tersebut telah terbentuk formasi dalam setup price actionnya, maka tidak harus diperbandingkan lagi dengan time frame yang lebih besar ataupun yang lebih kecil"
Martin S
@ pitung: metode price action untuk scalping? bisa, karena price action itu sebenarnya mencerminkan perubahan sentimen pelaku pasar. Makin rendah time frame-nya makin cepat reaksinya. Sedikit saran dari saya kalau untuk scalping begitu ada terbentuk formasi price action langsung masuk, jangan lama-lama nunggunya bisa nggak kebagian...
Uqi
Untuk yg mau scalping sebenarnya teknik price action sangat bagus karena teknik ini simple, yang perlu di perhatikan adalah untuk tidak melawan trend dan usahakan emosional selalu terkontrol.Mengapa menggunakan tf h4 dan daily karena di tf tersebut news tidak begitu mempengaruhi fluktuasi harga sehingga pattern lebih valid dan emosi lebih terjaga