Faktor Penting Mengenai Robot Trading Forex (EA)

117396

Perdagangan dengan menggunakan Robot Trading Forex (EA) mulai popular di forex. Ada beberapa alasan mengapa para trader tertarik dengan otomatisasi yaitu mampu mengakses pasar 24 jam non stop, tanpa melibatkan emosi dan akurasi eksekusi dari hasil strategi sangat cepat.Ada beberapa faktor penting dalam merancang strategi.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Trading otomatis mulai mendapatkan popularitasnya di Forex. Ada beberapa alasan mengapa para trader tertarik dengan otomatisasi trading ini, yaitu kemampuannya mengakses pasar 24 jam non stop tanpa melibatkan emosi, serta akurasi eksekusi dari hasil strategi yang sangat cepat.

Beberapa trader mungkin tidak memiliki waktu merancang sendiri strateginya, tetapi mereka juga belum tertarik untuk mencoba Robot Trading Forex (EA) karena tidak punya waktu melakukan riset pasar. Namun trader dapat memperhitungkan Robot Trading Forex (EA) sebagai alat tradingnya. Lagipula, bukankah menghabiskan waktu di awal trading untuk memastikan ketepatan strategi adalah salah satu syarat wajib menjadi trader sukses?

Di bawah ini faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam pembuatan trading otomatis.

1. Menetapkan strategi trading Robot Trading Forex (EA)
Sebuah sistem dapat secara akurat dan cepat menghitung serta mengeksekusi posisi-posisi entry dan exit dalam trade. Ada beberapa perbedaan nyata antara trading manual dan menggunakan Robot Trading Forex (EA). Robot Trading Forex (EA) dapat mengurangi stress trader saat bertrading. Selain itu penggunan Robot Trading Forex (EA) dapat membantu trader untuk bertrading di beberapa pasar yang berbeda secara bersamaan.

Dan sebagai tambahan, trader bisa menguji strategi yang akan digunakannya dalam Robot Trading Forex (EA) sebelum masuk ke dalam trading live.

Faktor Penting Mengenai Robot Trading Forex


2. Menganalisis dan Menguji
Selalu ingat satu saran penting dalam ber-trading: selalu pastikan strategi yang digunakan itu sederhana. Banyaknya waktu yang dihabiskan seorang trader untuk mempelajari analisis teknikal dan mengkoneksikan indikator-indikator yang akan digunakan, tidak menentukan kualitas sistem mereka.

Setelah menemukan sistem trading yang akan digunakan, pastikan untuk melakukan tes. Periksa grafik harga secara reguler selama pengembangan sistem. Jangan lupa untuk memastikan apakah strategi final bisa menempatkan posisi trading praktis secara riil. Jika strategi tersebut sesuai dengan gaya trading dari penggunanya, maka bisa dipastikan bahwa strategi memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi.

3. Back-testing dan Optimasi
Backtesting adalah upaya mengestimasi hasil trading berdasarkan data historis pergerakan harga di masa lampau. Backtesting trading ini dapat menjadi tool yang berharga untuk pengembangan strategi.

Sedangkan optimasi dapat berperan penting dalam memperkuat sistem, atau menghancurkannya. Hal ini bergantung pada bagaimana trader menggunakannya. Sehubungan dengan optimasi, satu hal yang tak boleh dilakukan oleh seorang trader: melakukan optimasi berlebihan. Sebab tindakan tersebut dapat membuat trader memiliki harapan palsu atas sebuah strategi dan malah membuatnya menjadi tak berguna.

Walaupun ada backtesting dan optimasi, tes terbaik dan paling akhir dari sebuah sistem tetap hanya bisa dilakukan pada trading di waktu riil.

4. Pentingnya Exit
Penggunaan Robot Trading Forex (EA) memungkinkan penyetelan manajemen risiko secara otomatis. Hal ini nantinya akan membuat strategi dilaksanakan secara disiplin sesuai dengan rumusan yang ditetapkan, berbeda dengan trading manual dimana trader sering tergoda untuk menyimpang dari aturan yang telah ditetapkan sendiri. Poin ini mungkin bisa jadi pertimbangan trader manual untuk menggunakan trading otomatis. Sebab, menciptakan exit yang tepat adalah fase yang paling kritis dalam pengembangan strategi trading.

5. Trading Otomatis
Keuntungan utama dari penggunaan Robot Trading Forex (EA) adalah untuk meningkatkan kecepatan dan keakuratan eksekusi trade. Ini karena penggunaan Robot Trading Forex (EA) tidak mengikutsertakan trading yang bersifat emosional yang tak diinginkan trader. Satu-satunya kelemahan dari penggunaan Robot Trading Forex (EA) ini adalah dia membutuhkan sambungan internet yang kuat.

SFTeam merupakan hasil kerjasama beberapa personel tim Seputarforex untuk menghadirkan liputan akurat dan bermanfaat bagi pembaca. Cakupan bahasan menyeluruh hingga menjangkau fundamental, teknikal, dan berbagai aspek trading forex lainnya.


Dwi Komarudin
Apakah masih mungkin menerapkan strategi yg sederhana kalau pakai sistem trading otomatis? Dan juga, bagaimana contohnya optimasi yg berlebihan? Saya kurang ngerti, karena kalau ditrading manual bahkan sistem trading yg dibuat sendiri pun baiknya dari waktu ke waktu terus diupdate untuk mengikuti perkembangan pasar, jadi lebih ditentukan sesuai kebutuhan, kalau butuh banyak perubahan maka ya harus disesuaikan. Apa dengan trading otomatis optimasinya harus dikit aja meskipun nanti perlu banyak perubahan yg dilakukan?
Heru Ajalah
bagus juga kalo bisa jagain exit sesuai haluan terus. emang kendala trader paling besar ya itu, suka bingung sendiri kalo lihat market yang nggak menentu, udah diaturin target exitnya, eh masih aja suka diganti-ganti. yang karna khawatir kena loss lah, ato pengen dapet profit lebih banyak lah, bener2 serakah sama rasa takut ini banyak berperan kalo mau exit. bagus deh kalo dengan trading otomatis ini bisa mastiin supaya eksekusi exitnya tetep konsisiten. mungkin lain kali ane bakal coba
Feri Febrianto
meski demikian bukan berarti hal ini menjamin trading akan selalu berakhir seperti yang diharapkan. karena kesesuaian robot dengan kondisi pasar yang ada tetaplah yang paling penting.

maka itu jangan sampai robot trading hanya bisa bekerja optimal di salah satu kondisi pasar saja. karena strategi trading yang tidak diterapkan dengan tepat bisa berkibat fatal dan sangat merugikan nantinya.

emosi fear dan greed juga tidak hanya muncul saat trader memutuskan close posisi saja. tapi reaksi terhadap hasil trading juga bisa dipengaruhi oleh kedua hal tersebut.

karena trader tetap bisa memutuskan untuk melakukan beberapa perubahan jika robot tradingnya dirasa kurang profitable, maka emosi tetap bisa berperan sebagai respon dari hasil trading sebelumnya. bisa jadi trader juga dipengaruhi emosi soal mengubah input sistem trading otomatisnya. entah karena fear ataupun greed.
Anwarbakhtiar
daftar ea gratisan dimana yah?
kok nggak ada disini... kan sama2 alat trading otomatis juga.
btw yg dimaksudin disini termasuk trading otomatis laen apa cuma ea aja yah? kan ada juga itu macem social trading kayak pamm copy trading mirror trading dsb.
apa faktor2 yg disebutin disini juga bisa buat trading otomatis yg social?
Adam Ganesa
ane ms nubi jd ms perlu bnyk bimbingan. mnguji d akun demo dg backtesting apa beda?keduax kn sm2 menguji apa sistemx bs brhsl apa g d akun ril. kl g sm, berarti backtesting dilakukan drmn? dn bgmn carax? trs bgmn dgn forwardtesting? apa tdk perlu dilakukan jg? ane prnh bc kl backtesting sbnrx g terlalu akurat krn merujuk k ms lalu, lbh baik forwardtesting krn bs lbh k masa kini. tp itu utk trdng manual aja si, gmn kl kasusx sm trdng otomatis?
Hardian
banyak yang bilang exit itu jauh lebih penting daripada entry. entry penting, tpi exit lebih penting krn biasanya orang2 yang exit dah keiket emosinya ma posisi yang dipegang.